Sepekan Pasca Tabrak Lari yang Tewaskan Penyapu Jalan, Polisi Terkesan Tutupi Kasusnya

Mobil yang diduga terlibat kasus tabrak lari penyapu jalan di kayu tangi

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sepekan pasca tabra lari yang menyebabkan seorang penyapu jalan bernama Dewi Fitriani (44) warga Jalan Cemara Gang Akasia 3, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara meninggal dunia,Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 05.00 Wita lalu, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan pelaku.

Padahal sebelumnya Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R Siregar mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi mobil yang terlibat dalam kecelakaan di kawasan Kayu Tangi tersebut.

“Kami sudah mengidentifikasi pelaku dan tinggal menjemput saja,” ucap Plh Kapolresta beberapa saat lalu.

Sempat beredar kabar bahwa polisi berhasil mengamankan pelaku dan mobil yang terlibat dalam tabrakan nahas tersebut.

Bahkan sebuah mobil tipe SUV yang diduga kuat menjadi mobil yang dikendarai pelalu sempat terparkir di depan Gedung Satlantas Polresta Banjarmasin pada Rabu (8/7/2026).

Baca Juga :Ā Polisi Identifikasi Mobil Tabrak Lari Petugas Kebersihan di Kayu Tangi, Pelaku Diminta Menyerahkan Diri

Baca Juga :Ā Petugas Kebersihan Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari Saat Menyapu Jalan di Kayu Tangi Ujung

Saat awak media mengecek keberadaan kendaraan tersebut pada siang Kamis (9/7/2026) mobil tersebut raib dari tempatnya.

Anehnya, saat awak media mencoba menanyakan keberadaan mobil tersebut kepada salah anggota Satlantas Polresta Banjarmasin melalui chat Whatsapp, pertanyaan tersebut hanya di jawab dengan sticker emoticon tersenyum. Dan tak selang lama, mobil tersebut kembali ke tempatnya.

Pihak Satlantas Polresta Banjarmasin pun sempat menjadwalkan press rilis kepada awak media. Namun hingga dua kali diagendakan kegiatan tersebut urung terlaksana tanpa alasan yang jelas.

Awak media sempat berusaha mengkonfirmasi perkembangan ungkap kasus yang menyita perhatian publik tersebut, namun informasi terkait sulit di dapat.

Hingga memunculkan persepsi di tengah publik apakah ada yang ditutupi atau ada upaya main mata dalam kasus tabrak lari penyapu jalan tersebut? (David)

Editor: Abadi