Selundupkan Pria ke kamar, Penghuni Kost Khusus Wanita Digrebek Warga

TANJUNG, Klikkalsel.com – Seorang pemilik rumah kost khusus perempuan di wilayah Tanjung Selatan, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, melaporkan sepasang kekasih kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Mabuun setelah mendapati seorang pria masuk ke dalam kamar penghuni kost khusus perempuan yang ia sewakan.

Mendapati hal tersebut Pemilik kost berinisial MUN (52) melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Mabuun, BRIPKA Edi Kurniawan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/05/2026) sore.

Kejadian bermula saat pemilik kost memantau rekaman CCTV dan melihat seorang penghuni kost perempuan membawa seorang laki-laki masuk ke kamar kost. Padahal, rumah kost tersebut diperuntukkan khusus bagi perempuan.

Baca Juga : Pelajar Asal Jaksel Bersama Temannya Selundupkan 43,8 Kilogram Sabu-sabu ke Kalsel

Baca Juga : Polres Tabalong Sita Ratusan Miras Ilegal dari Dua Lokasi di Mabuun

Mengetahui hal itu, pemilik kost bersama Ketua RT dan sejumlah warga kemudian langsung mendatangi kamar tersebut. Pasangan itu selanjutnya dibawa ke Polsek Murung Pudak untuk dilakukan pembinaan dan mediasi.

“Kedua pasangan tersebut yakni perempuan berinisial RI (22), warga Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan pria berinisial MI (27), warga Desa Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, yang diakui sebagai kekasihnya,” ungkap IPTU Heri (13/5/2026).

Kapolsek Murung Pudak IPTU Sunaryo memimpin proses mediasi dengan menghadirkan keluarga dari kedua belah pihak. Setelah dilakukan musyawarah, seluruh pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama, pihak pemilik kost meminta agar penghuni perempuan tidak lagi menempati kost miliknya. Permintaan tersebut disetujui oleh pihak perempuan yang juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. (Reno)

Editor: Abadi