TANJUNG, klikkalsel.com – Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Nasional serta HUT ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan tingkat Kabupaten Tabalong, pada Selasa (2/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak tersebut, mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.
Kegiatan ini juga diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, ASN, pelajar, serta berbagai instansi terkait dan berlangsung penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.
Dalam amanatnya, Habib Taufani terlebih dahulu mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila.
Dan baginya, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk mengingat kembali dasar dan arah perjuangan bangsa Indonesia, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
“Pancasila telah membuktikan ketangguhannya sebagai bintang penuntun bangsa. Di tengah berbagai tantangan global, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pancasila menjadi jangkar moral dalam menghadapi perubahan zaman, termasuk ketika tantangan bangsa kini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga kedaulatan informasi, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital,” ujarnya.
Baca Juga :Â Temu Teknis Penyuluh Pertanian, Wabup Tabalong Targetkan Produktivitas Padi Meningkat
Baca Juga :Â Wabup Tabalong Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji Menuju Tanah Suci
Habib Taufani menegaskan, kebangkitan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerusnya. Oleh karena itu, upaya menjaga tunas bangsa harus dilakukan dengan memastikan anak-anak dan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Jadikanlah Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja untuk melayani masyarakat, menghormati perbedaan, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan yang rukun dan harmonis. Selain itu, kita juga harus terus menjaga toleransi, meningkatkan literasi digital, serta melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa,” tambahnya.
Ia juga berharap, momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat semakin memperkuat semangat pengabdian seluruh aparatur dalam melayani masyarakat. Menurutnya, sebagai pelayan masyarakat, abdi masyarakat, dan abdi negara, sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tabalong.
Selain memperingati Hari Lahir Pancasila, momentum ini juga menjadi ajang mengenang Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Peringatan tersebut menjadi pengingat atas semangat perjuangan, keberanian, dan pengorbanan para pendahulu dalam mempertahankan Republik Indonesia. Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk terus memperkuat persatuan dan meneguhkan komitmen kebangsaan demi Indonesia yang lebih maju dan kuat. (reno)
Editor : Akhmad





