TANJUNG, klikkalsel.com – Ratusan warga Kabupaten Tabalong mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih jelas melalui Operasi Katarak Gratis bertema “Satu Cahaya, Berjuta Cerita” yang digelar di Puskesmas Muara Harus, Desa Tantaringin, Kecamatan Muara Harus, Senin (3/8/2026).
Program sosial tersebut merupakan kolaborasi PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati, PT Makmur Sejahtera Wisesa, PT Putra Perkasa Abadi, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, dan Yayasan Amanah Bangun Negeri bersama Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Kesehatan Tabalong.
Operasi katarak ini dilaksanakan secara bergilir di tiga lokasi, yakni Puskesmas Muara Harus, Puskesmas Mabuun, dan Puskesmas Muara Uya, guna pemerataan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai wilayah Tabalong.
Department Head CSR PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan, mengatakan program ini telah menjadi salah satu kegiatan sosial perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan sejak 2003. Dalam kurun waktu 2003 hingga 2025, program tersebut berhasil melakukan operasi pada hampir 7.500 mata, dengan rata-rata sekitar 370 operasi setiap tahunnya.
“Pada 2026 ini kami menargetkan sebanyak 397 mata yang akan dioperasi dan tersebar di enam kabupaten di wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
la menjelaskan, pelaksanaan operasi melibatkan dokter spesialis mata dari daerah, tenaga kesehatan lokal di Tabalong, serta perusahaan medis CV PPI yang telah berpengalaman menangani operasi katarak.
Baca Juga : Beasiswa CSR Adaro Ringankan Beban Sekolah 126 Pelajar Balangan
Baca Juga : Bupati Tabalong: OPP PT SIS Wujud Kolaborasi Cetak Tenaga Kerja Terampil
Menurutnya, operasi dilakukan menggunakan teknologi phacoemulsification yang memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari proses yang lebih cepat, aman, hingga masa pemulihan pasien yang lebih singkat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada PT Adaro Indonesia dan pihak lainnya atas terselenggaranya program tersebut, karena melalui kegiatan operasi katarak gratis ini masyarakat di tiga kecamatan dapat memperoleh layanan kesehatan.
“Nah, ini merupakan wujud nyata kehadiran perusahaan dalam membantu masyarakat. Perusahaan bukan hanya mencari keuntungan, tetapi juga mau berbagi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang sangat-sangat bermanfaan dan berguna bagi masyarakat,” ujar Habib Taufani.
Meski demikian, ia berharap kuota penerima manfaat dapat ditingkatkan pada tahun mendatang agar lebih banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh layanan operasi katarak gratis.
“Kuotanya memang terbatas karena Adaro juga melaksanakan program ini di daerah lain. Mudah-mudahan tahun depan kuotanya bisa ditambah sehingga semakin banyak masyarakat yang terlayani,” katanya.
Di sisi lain, Department Head Government & External Relation, R Aryamir Husein Sulasmoro, mengatakan seluruh perusahaan dalam grup turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut dia, dukungan diberikan baik dalam bentuk pendanaan maupun kontribusi terhadap jumlah peserta operasi yang dibantu.
“Kami bekerja dalam satu grup sehingga dukungannya juga bersama-sama. Harapannya program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu sehingga dapat terbebas dari katarak,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, program operasi katarak gratis diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang memperoleh kembali kualitas penglihatan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. (renn)
Editor : Akhmad






