Pandemi Covid-19, Atlet Binaan KONI Kota Banjarmasin Berlatih di Rumah

Bidang Pembinaan Prestasi KONI Banjarmasin, Athar Jawawi.(foto: istimewa)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Menghindari penularan Virus Corona (Covid-19) di lingkungan atlet, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarmasin meniadakan latihan bersama di tempat latihan.
Bidang Pembinaan Prestasi KONI Banjarmasin, Athar Jawawi menuturkan, latihan bersama untuk seluruh atlet sementara ditiadakan dan diganti menjadi latihan mandiri.
“Untuk sementara waktu karena adanya wabah Covid-19 ini latihan bersama ditiadakan, kecuali latihan sendiri-sendiri, untuk memutus penyebaran virus Covid-19,” ucapnya, Kamis (30/04/2020).
Kebijakan tersebut diambil demi mendukung program Pemerintah Kota yang sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19, apalagi Kota Banjarmasin sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baca Juga : Awasi Penyaluran Bansos PSBB, Tiga Pilar Banteng Tak Ingin Ada “Tukang Sunat”
“Jadi kita manut lah dengan aturan Pemerintah, semoga virus ini lebih cepat sirna dari bumi Kalsel khususnya dan Indonesia pada umumnya,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Banjarmasin, Djumadri Masrun menjelaskan, cabang olahraga (cabor) beregu seperti sepakbola, basket, dan futsal juga berlatih di rumah.
“Cabor dayung yakni cano dan kayak dilakukan perorangan kecuali perahu naga masih berlatih di Sungai Andai, tapi tanpa penonton. Begitu juga dengan menjaga stamina dan kebugaran dilakukan di rumah saja,” imbuhnya.
Sedangkan untuk intensitas latihan bagi atlet Kota Banjarmasin saat ini sementara dikurangi, karena sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
“Dalam bulan puasa ini porsi latihannya juga juga dikurangi, bahkan atlet PON XX Papua karena jadwalnya ditunda Oktober 2021 mereka juga mengurangi porsi latihan,” ujar Djumadri Masrun.
Hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel XI yang rencananya akan dilaksanakan di Hulu Sungai Selatan. Sebab, belum ada kejelasan apakah masih tetap dilaksanakan pada tahun 2021.
Ia menyarankan, Gubernur Kalsel dan KONI Provinsi Kalsel memberikan kepastian tentang agenda Porprov Kalsel ke XI agar atlet dapat fokus mempersiapkan diri.
“Menurut saya, sebaiknya bulan pelaksanaannya saja yang dimajukan, mungkin Juni sampai Juli 2021. Jadi memberikan kesempatan juga bagi atlet PON XX Papua menambah jam terbang mereka,” tandasnya. (nuha)
Editor : Akhmad