Omset Penjualan Bambu “Berkibar” Jelang Hari Kemerdekaan

H Samsury bersama perkerjanya menyiapkan bambu umbul-umbul yang dipesan pembeli.(foto : rizqon/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Sepekan jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Repbulik Indonesia ke 73, membawa berkah bagi pedagang, tidak hanya penjual bendera, melainkan penjual bambu juga rezekinya juga “berkibar”.

H Samsuri, seorang penjual bambo di samping Jembatan Dewi Jalan A Yani mengaku ada kenainakan omset hingga kurang lebih Rp5 Juta perhari.

Beragam jenis ukuran lebar diameter dan panjang bambu, H Samsuri siapkan untuk pembeli yang telah memesan untuk pernak-pernik hiasan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tahun 2018 ini, harga tak menentu tergantung ukuran bambu, ada yang Rp5 ribu, Rp10 ribu & Rp15 ribu. Karna 17 Agustus harga naik sedikit dari tempat saya mengambil di HST ,” jelas H Samsuri yang telah melakoni sebagai pedagang bambu puluhan tahun.

Ia menambahkan, untuk omset perharinya, ada peningkatan dibanding hari biasa dengan penjualan ratusan batang. Namun,  jelang 17 Agustus, sudah 1.000 lebih batang bambu dari baragam ukuran dipesan pembeli.

“Kalau omset di momen 2017 antara 2018 kurang lebih aja. Tapi kalau dibanding hari biasa pasti ada peningkatan, kan orang memesan untuk mengiasi komplek pakai bendera merah putih dengan menggunakan bambu. Belum lagi acara-acara lainnya,” ucapnya.

Selain itu, H Samsuri juga melayani pembeli dari luar daerah yang memesan bambu di lapak usahanya tersebut.

“Banyak ada pembeli dari Marabahan, Batu Licin, dan Sungai Danau, mungkin di sana sedikit ada bambu dan sudah langgganan dengan kita,” tandasnya.(rizqon)

Editor : Amran