Ngeri, Habitatnya Terganggu Ular Kobra Masuk ke Pemukiman Warga

Johansyah menyerang ular kobra dengan batang singkong, saat perhatian ular teralihkan. (foto : rizqon/klikkalsel)

MARABAHAN, klikkalsel.com- Ular kobra menggegerkan warga Desa Cahaya Baru Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Hewan melata berbisa dan mematikan itu, mencoba memasuki pemukiman warga sekitar, diduga habitatnya terganggu akibat kebakaran lahan.

Dari pantauan awak media ini, ular kobra panjang sekitar 1,5 meter tersebut melakukan perlawan saat akan diusir warga setempat. Tampak kepala kobra mekar dan beberapa kali menyerang sebilah batang pohon yang digunakan warga untuk menyingkannya dari tengah jalan.

Baca Juga : Masih Baru, Bangunan Puskesmas Landasan Ulin Sudah Terlihat Retak

Lalulintas pun sempat terhenti, warga memilih bertahan kendati takut diserang. Tak lama berselang, petugas pos kamling desa memberanikan membunuh ular tersebut.

“Tadi dipukul dengan batang singkong pas kepala ular berdiri. Dipukul kepalanya sampai mati,” ucap Johansyah, Rabu (6/11/2019).

Johansyah mengatakan, masuknya ular kobra ke pemukiman warga kerap kali terjadi di tengah kejadian kebakaran lahan. Hal ini pun membuat warga khawatir diserang ular.

“Inikan terjadi kebakaran lahan, jadi ularnya mencari tempat lain. Sangat bahaya kalau kena gigit, apalagi di sini banyak anak-anak,” pungkasnya.(rizqon)

Editor : Amran