Menolak Lupa, Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Mengenang 17 Tahun Kematian Munir

Menolak Lupa, Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Mengenang 17 Tahun Kematian Munir
Puluhan Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Menolak Lupa 17 Tahun Dibunuhnya Munir

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin menggelar malam renungan untuk memperingati 17 tahun kematian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib yang tewas di dalam pesawat Garuda saat penerbangan ke Amsterdam, pada 7 September 2004 silam.

Kegiatan tersebut digelar di depan pintu masuk UIN Antasari, Jalan A Yani Banjarmasin, Selasa (7/9/2021). Dalam aksinya para mahasiswa menyalakan sejumlah lilin dan melakukan mimbar bebas serta membacakan tahlil.

Fahriannor (21) koordinator aksi Seribu Lilin Mahasiswa UIN Antasari mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk aksi menolak lupa atas kasus kematian Munir yang sampai sekarang dinilai para mahasiswa tersebut masih belum tuntas.

“Aksi menolak lupa untuk aktivis HAM yang telah meninggal dan kasusnya belum tuntas,” ujarnya.

Baca Juga : Seorang Ayah Tega Cabuli Darah Daging Sendiri yang Masih Bocah

Baca Juga : Pengelolaan 17 Miliar Ton Batubara Kalsel Sebagai Sumber Ketahanan Energi Nasional Perlu Hilirisasi

Ia juga mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah mendapat kabar, jika di tahun ini kasus tersebut belum juga tuntas, maka tidak akan luarsa lagi.

“Artinya Munir tidak akan mendapatkan keadilan dan kasusnya pun akan hilang begitu saja,” kata mahasiswa UIN Antasari jurusan PGMI semester 8 itu.

Baca Selengkapnya di Halaman Selanjutnya :