Kelurahan Hikun dan Desa Maburai Jadi Perwakilan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi

Kantor Kelurahan Hikun Kecamatan Tanjung

TANJUNG, Klikkalsel.com – Kelurahan Hikun Kecamatan Tanjung dan Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak jadi perwakilan Tabalong dalam lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi Kalsel.

Dua wilayah tersebut mulai lewati proses penilaian tim penilai lomba ditingkat kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Tabalong, Achmad Rahardian Noor pada kunjungan tim penilai lomba desa dan kelurahan tingkat Kalsel di Hikun Agri Park, Rabu (12/06/2024) tadi.

“Kami bersyukur tentu Kelurahan Hikun dan Desa Maburai ini masuk dalam nominasi penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi tolak ukur dalam lomba tersebut bagi tim penilai provinsi yang bisa dipertimbangkan.

Di Kelurahan Hikun mempunyai tiga inovasi diantaranya Hijau Rimbun yaitu gerakan revolusi hijau menanam, menanam dan menanam pohon untuk anak cucu kita.

Lalu, inovasi Alat Pengukur Kesuburan Tanah (Alpektan) bagi petani dan Buku Digitalisasi yang memberikan pelayanan dalam upaya meningkatkan minat baca di Hikun.

Baca Juga Upaya Pengendalian Inflasi Daerah, Pj Bupati Tabalong Panen Bawang Merah Varietas Bima Brebes

Baca Juga DPMD Tabalong Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes

Selain itu, Kelurahan Hikun juga memiliki produk unggulan yang pemasarannya dilakukan melalui media sosial seperti kue kering, kue basah dan keripik pisang dengan omset puluhan juta rupiah.

“Jadi nanti silahkan kita buktikan inovasinya, kalau memang tidak sesuai, ini jadi bahan pertimbangan dari kawan-kawan tim penilai,” jelasnya.

Dilanjutkan Rahardian, Desa Maburai merupakan salah satu desa yang menjadi pelopor desa digital dan berstatus desa mandiri pertama di Tabalong pada 2019 lalu.

“Kemarin juga ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kalsel sebagai desa peduli TBC dan desa pertama di Kalsel pada 2021,” lanjutnya.

Desa Maburai juga memiliki sejumlah inovasi yakni inovasi Sistem Informasi dan Pelayanan Maburai Idaman (Sipaman), Pengelolaan Air Minum Desa (PAMDes), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Mitra BUMDes.

Rahardian pun berharap agar Hikun dan Maburai yang masuk lima besar pada lomba desa dan kelurahan tingkat Kalsel bisa kembali meraih prestasi.

“Mudahan-mudahan Hikun dan Maburai ini bisa mengulang kembali lagi seperti tahun 2023 kemarin. Ibarat seperti Real Madrid bisa setiap tahun juara liga Champions,” katanya. (dilah/adv)