Kategori: Tabalong

  • Pesta Sabu di Warukin Tabalong, 2 Wanita dan 1 Pria Diringkus Polisi

    Pesta Sabu di Warukin Tabalong, 2 Wanita dan 1 Pria Diringkus Polisi

    TANJUNG, klikkalsel.com -Anggota Polsek Tanta meanangkap tiga orang yang diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.

    Ketiga pelaku adalah MR (32) seorang pria warga Kecamatan Pugaan serta dua orang wanita inisial RM (42) dan DL (49) warga Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Tabalong.

    Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori, melalui Kasubbaghumas Polre Tabalong, AKP Ibnu Subroto, dikonfirmasi Rabu (14/10/2020), membenarkan giat penangkapan tersebut.

    “Penangkapan tiga orang yang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu,” ujarnya.

    Penangkapan ketiga pelaku berawal dari informasi yang didapat petugas adanya penyalahgunaan narkotika di sebuah warung yang ada di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Tabalong.

    Selanjutnya, petugas gabungan yang dipimpin Kapolsek Tanta, Iptu P Siregar, langsung menandatangi tempat tersebut.

    “Dan mendapati tiga orang sedang mengkonsumsi serbuk bening diduga narkotika jenis sabu-sabu,” jelas Ibnu.

    Dari tangan ketiga pelaku petugas menyita barang bukti berupa satu paket plastik klip serbuk bening diduga berisikan narkotika Golongan I jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 0,22 gram dan seperangkat alat untuk menyabu.

    Baca juga : Amankan Demo Susulan, 1.500 Petugas Tegakkan Cara Humanis dan Persuasif

    “Ketiga orang tersebut sudah dibawa ke Polsek Tanta dan sedang menjalani proses pemeriksaan petugas,” pungkas Ibnu.(arif)

    Editor : Amran

  • Komunitas Ikan Guppy Tabalong Juarai Kompetisi di Yogyakarta

    Komunitas Ikan Guppy Tabalong Juarai Kompetisi di Yogyakarta

    TANJUNG, klikkalsel.com – Indonesia Guppy Popularize Asossiacion (IGPA) atau komunitas pecinta ikan hias guppy Tabalong, memenangkan Kontes Guppy Regional di Pendopo Pura Manunggal Kadisoro Gilang Harjo, Bantul Yogyakarta.

    IGPA Tabalong yang mengikuti kontes di 5 kelas kemudian mampu meraih juara satu di Kategori G, Cobra /Snackskins dan meraih nominasi 5 di kelas D, albino bicolor.

    “Alhamdulillah, IGPA Tabalong mampu meriah satu kemenangan di kelas G kategori cobra dan meriah nominasi 5 di kelas D,” jelas Ketua IGPA Tabalong, Eko Suhadi, Selasa (13/10/2020) di kediamannya Pandan Arum, Tanjung.

    IGPA Tabalong yang baru pertama kali mengikuti kontes regional ini sudah mampu menyodok ke pentas komunitas guppy nasional.

    Walaupun kontes dilakukan dengan hanya mengirimkan jenis ikan tanpa kehadiran pengurus dan pemiliknya tapi mampu membawa nama IGPA Tabalong untuk dikenal oleh komunitas yang lebih luas.

    Menurut Eko, dengan bekal pengetahuan itu IGPA kemudian dapat mengenalkan dan mengedukasi guppy berkualitas ke masyarakat Tabalong sehingga mampu meningkatkan perekonomian rumahan.

    “Pada akhirnya IGPA Tabalong ke depan dapat memberikan kontribusi ekonomi rumahan bagi masyarakat Tabalong yang memiliki hobi memelihara ikan hias,” ungkapnya.

    Eko juga berharap kontes regional di Bantul yang telah ia ikuti dapat menjalin silaturahmi antar sesama penghobby guppy seluruh Indonesia. Selain itu juga menambah wawasan dan mengasah pengetahuan.

    Di Tabalong, kendati IGPA masih tergolong baru, tapi sudah memiliki anggota yang tersebar di berbagai kecamatan. Dalam kepengurusan yang masih baru, pihaknya terus berbenah secara internal termasuk mengenalkan jenis ikan tersebut ke masyarakat.(arif)

    Editor : Amran

  • Aktifitas Gowes Meningkat, Dishub Tabalong Akan Tambah Jalur Sepeda

    Aktifitas Gowes Meningkat, Dishub Tabalong Akan Tambah Jalur Sepeda

    TANJUNG, klikkalsel.com – Meningkatnya jumlah pesepeda belakangan ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten berencana menambah ruas jalur khusus sepeda.

    Kepala Dishub Tabalong, Tumbur P Manalu, mengatakan, saat ini rencana tersebut sedang dalam pengajuan.
    “Ruas jalan bagi pesepeda kedepan akan kita tambahkan, nanti akan kita tambahkan di APBD perubahan dan kita usulkan ke provinsi,” ujarnya, Selasa (13/10/2020).

    Menurut Tumbur, saat ini kondisi jalan di kabupaten Tabalong terbagi tiga yaitu, jalan ruas nasional, provinsi dan kabupaten.

    Untuk itu pihaknya akan memilah mana menjadi kewenangan kabupaten. Sedangkan untuk jalur sepeda saat ini hanya ada ditiga ruas jalan.

    “Masing-masing di kiri kanan Jalan Penghulu Rasyid, Jalan Jaksa Agung Kecamatan Tanjung sepanjang 1,2 kilometer, kemudian di kiri kanan Jalan Pendopo Bersinar Pembataan mulai pintu gerbang sampai fasilitas panjat tebing sepanjang 500 meter,” jelasnya.

    Selain itu, sementara waktu di Jalan PHM Noor yang merupakan ruas jalan nasional juga digunakan para pesepeda. “Namun di jalan ini para pesepeda di anjurkan untuk menggunakan jalur lambat,” ucap Tumbur.

    Sementara, terkait jalur sepeda disejumlah ruas jalan di Kabupaten Tabalong yang hingga kini masih belum memiliki rambu-rambu lalu lintas sebagai syarat keselamatan para pesepeda, Tumbur menjelaskan masih dalam proses perencanaan.

    “Terkait rambu pesepeda akan kita usulkan juga, rencana kalau bisa terealisasi di Oktober ini,” terangnya.

    Tumbur menambahkan, pihaknya akan segera mensosialisasikan keselamatan bersepeda di jalan sesuai Permenhub no 59 tahun 2020.

    “Karena ini lagi viral orang bersepeda di jalan, nanti akan di sosialisasikan kita akan mengundang komunitas sepeda kemudian sosialisasi ke sekolah-sekolah juga,” imbuhnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Kodim 1008/Tanjung Ukur Kemampuan Prajurit Lewat Tes Samapta

    Kodim 1008/Tanjung Ukur Kemampuan Prajurit Lewat Tes Samapta

    TANJUNG, klikkalsel.com – Prajurit Kodim 1008/Tanjung melaksanakan Tes Samapta Periodik II Tahun 2020 bertempat di Lapangan Stadion Pembataan, Kabupaten Tabalong, Selasa (13/10/2020).

    Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur dan meningkatkan sejauh mana kemampuan seorang prajurit selama berlatih Pembinaan Fisik (Binsik) di satuan, guna mendukung tugas pokok TNI AD dalam melaksanakan aktifitas kesehariannya di lapangan dapat terlaksana dengan baik.

    Tes Samapta dipimpin langsung oleh Pasi Personalia Kodim 1008/Tanjung Kapten Inf Hartoto, diikuti oleh seluruh Perwira staf dan personil Kodim 1008/Tanjung.

    “Sebanyak 100 Personil Kodim 1008/Tanjung melaksanakan tes Kesegaran Jasmani (Garjas) periodik, Kegiatan diawali dengan pemeriksaan tahap awal, tensi, peregangan, dan dilanjutkan samapta kesegaran A yakni lari 12 menit,” ungkapnya.

    Pelaksanaan Samapta tersebut meliputi Tes Kesegaran A yaitu lari dengan waktu tempuh selama 12 menit.

    Kemudian dilanjutkan Tes Kesegaran B yaitu Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, serta Shuttle Run dan dilanjutkan Tes Ketangkasan Renang dengan jarak 50 Meter.

    “Tes Samapta ini, merupakan bagian dari program kerja Kodim 1008/Tanjung untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan mulai dari tingkat kesegaran jasmani prajurit,” jelas Kapten Inf Hartoto. (arif)

    Editor : Akhmad

  • Kedapatan Buka Diam-Diam dan Diminta Tutup Kembali, Menajemen DC Entertainment Minta Keadilan

    Kedapatan Buka Diam-Diam dan Diminta Tutup Kembali, Menajemen DC Entertainment Minta Keadilan

    TANJUNG, klikkalsel.com – Masih adanya pandemi Covid-19, membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong belum memberikan izin terkait operasional sejumlah tempat hiburan.

    Namun pada prakteknya, masih ada saja tempat hiburan yang beroperasi secara diam-diam salah satunya tempat karaoke, DC Entertainment yang terletak di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

    Menurut Kepala Kesbangpol Tabalong, A Rahadian Noor, saat melakukan sidak pada, Sabtu (10/10/2020) tadi, bersama petugas gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri serta Camat Murung Pudak dan Lurah Mabuun, didapati adanya aktivitas di tempat hiburan tersebut meski belum adanya izin.

    “Ini yang jadi permasalah untuk DC ini kalau secara izin sudah ada izin dari Pemkab Tabalong. Cuma dalam hal terkait pandemi yang kita alami saat ini mereka belum mengajukan izin untuk operasional,” ungkapnya.

    Rahadian mengatakan, dalam sidak itu pihaknya telah melakukan diskusi panjang dengan manajemen DC Entertainment.

    Manajemen DC Entertainment diminta agar mematuhi imbauan yang sudah dikeluarkan pemerintah serta menutup sementara kegiatannya sesuai dengan surat yang sudah dikeluarkan oleh Disporapar Tabalong bernomor B-265/Disporapar/Par/556/10/2020 tentang menghentikan operasional sementara.

    Selain itu, Manajemen DC Entertainment juga diminta untuk melakukan penandatanganan surat perjanjian yang isinya menutup sementara waktu sejak 11 Oktober 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

    Namun begitu menurutnya, manajemen DC Entertainment masih belum ingin menandatangi surat yang disodorkannya.

    “Sebagaimana kita sodorkan untuk tanda surat dari pihak DC masih mengulur dan meminta waktu,” jelasnya.

    Selanjutnya, saat ditemui kembali oleh media ini pada, Selasa (13/10/2020), Rahadian mengungkapkan, jika pihaknya telah menerima proposal terkait permohonan izin beroperasional ditengah pandemi Covid-19 dari pihak DC Entertainment.

    Dalam proposal yang ditandatangani oleh General Manager DC Entertainment, Gazali Rahman, pihak manejemen beralasan beroperasionalnya tempat hiburan mereka untuk mencegah gelombang PHK.

    Selain itu, DC Entertainment siap untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yang diterapkan kepada pengelola, karyawan dan pengunjung hiburan.

    “Terkait surat mereka, kami akan membuat telaahan staf yang ditujukan kepada Sekda, Wabup dan Bupati Tabalong. Selanjutnya, apakah disetujui atau tidak permohonan tersebut merupakan kewenangan pimpinan,” terang dia.

    Ia menambahkan, selama proses permohonan proposal tersebut pihaknya meminta management DC Entertainment agar menutup tempat hiburannya.

    “Selama belum disetujui kami minta management DC Entertainment supaya menutup tempat hiburannya,” tegasnya.

    Terpisah, General Manager DC Entertainment, Gazali, meminta agar penutupan tempat hiburan yang dilakukan Pemda harus adil.

    “Kita tidak masalah nanti ditutup yang penting adil dan merata,” katanya.

    Ia juga merasa keberatan kalau tempat usahanya ditutup oleh Pemda pasalnya berimbas ke para karyawannya.

    “Kalau kita ditutup dan dikasih insentif tidak masalah,” ujarnya.

    Gazali manyampaikan, pihaknya juga sudah mentaati peraturan Pemda awal pandemi dengan menutup sementara kegiatan selama lima bulan.

    “Selama itu karyawan dirumahkan semua, karyawan kita kurang lebih ada 60 orang,” katanya.

    Tak hanya itu, menurutnya DC Entertainment juga sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di tempat hiburan.

    “Kita sangat mematuhi Prokes, dari depan kita membikin pencucian tangan, tamu datang tidak bawa masker kita kasih masker, selain itu ada himbauan-himbauan dalam area hiburan, serta sudah ada penanda untuk menjaga jarak,” jelasnya.

    Sementara, terkait surat yang dilayangkan oleh petugas gabungan saat sidak di tempat usahanya, Gazali mengatakan pihaknya belum berani untuk menandatanganinya.

    “Kita harus koordinasi dulu dengan pimpinan. Isinya suratnya penutupan sampai waktu tidak ditentukan dan saya tidak berani tanda tangan karena kita digantung seperti itu,” ungkapnya.

    Sebelumnya pihak DC Entertainment juga sudah pernah melakukan upaya permohonan ke Pemda untuk bisa beroperasi kembali di tengah pandemi.

    “Kita empat bulan lalu sudah mengajukan proposal permohonan ke Gugus Tugas, Dinkes, Satpol-PP dan Kesbangpol tapi tidak ada jawaban,” jelas Gazali.

    Ia pun berharap pemerintah kabupaten Tabalong dapat membina pihaknya dan pengelola hiburan lainnya.

    “Sebagai pengusaha dan karyawan kalau bisa kita dibina jangan dibinasakan,” imbuhnya. (arif)

    Editor : Akhmad

  • Bhabinkamtibmas Polsek Tanta Ini Bantu Warga Antar Anaknya Berobat Ke Banjarmasin

    Bhabinkamtibmas Polsek Tanta Ini Bantu Warga Antar Anaknya Berobat Ke Banjarmasin

    TANJUNG, klikkalsel.com – Sifat terpuji ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Tanta, Bripka Agus Setiawan kepada warga binaannya di Desa Puaian Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.

    Bhabinkamtibmas yang akrab disapa Agus ini membantu menyiapkan sarana dan prasarana keberangkatan pulang pergi orang tua yang membawa anaknya ASM seorang balita berusia yang dua tahun untuk berobat ke Banjarmasin.

    Anak tersebut diketahui mengidap penyakit gangguan penglihatan akkibat kerusakan saraf mata dan adanya tekanan tinggi pada mata sehingga harus menjalani pengobatan medis di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

    Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kapolsek Tanta, Iptu P Siregar, saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020) membenarkan petugas bhabinkamtibmas Polres Tabalong dari Polsek Tanta membantu masyarakat yang sedang sakit, dengan menyiapkan sarana prasarana perjalanan ke Banjarmasin untuk pengobatan seorang balita.

    “Sebagai petugas bhabinkamtibmas Bripka Agus Setiawan selalu memberikan pembinaan dan pelayanan kepada warga di wilayah desa binaannya,” jelasnya.

    Menurut Siregar, mengetahuinya ada permasalahan warga maka Bripka Agus ikut serta membantu meringankan beban orang tua dari ASM.

    “Semoga pengobatan medis balita ananda ASM berlangsung lancar dan harapan kita semua agar bisa segera sembuh,” ucap Siregar. (arif)

    Editor : Akhmad

  • Tabalong Jadi Kabupaten Pertama di Kalimantan Bebas dari Perilaku BABS

    Tabalong Jadi Kabupaten Pertama di Kalimantan Bebas dari Perilaku BABS

    TANJUNG, klikkalsel.com – Kabupaten Tabalong menjadi kabupaten yang pertama di Kalimantan meraih predikat Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

    Raihan predikat ini ditandai dengan deklarasi bersama yang dipimpin Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani secara virtual diikuti oleh seluruh pemerintah desa/kelurahan serta kecamatan se-Kabupaten Tabalong, di Aula Nan Sarunai, Sekretariat Daerah setempat, Senin (12/10/2020).

    Deklarasi ini juga dihadiri Dirjen Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, Imran Agus Nurali dan Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim.

    Selain itu juga berhadir Wabup Tabalong, Mawardi, Ketua TP PKK Tabalong, Hj Syarifah Syifa, unsur Forkopimda Tabalong serta sejumlah kepala SKPD.

    Secara virtual ikut juga turut bergabung Plt Gubenur Kalsel, Rudy Resnawan, Division Head CSR PT Adaro Energy yang juga ketua umum YABN, Okty Damayanti.

    Adapun dalam rangkaian kegiatannya, deklarasi ODF ini diisi dengan penyerahan piagam penghargaan dari Plt Gubernur Kalsel yang diserahkan Kepala Dinkes Kalsel, didampingi Dirjen Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI kepada Bupati Tabalong.

    Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani dalam sambutannya mengatakan, predikat ini patut disukuri bersama, karena merupakan hasil dari perjalanan panjang sejak tahun 2012.

    Menurutnya, tentu prestasi ini, merupakan hasil kerja dari semua pihak dan penghargaan ini sesungguhnya adalah penghargaan untuk warga masyarakat Tabalong yang dengan penuh kesadaran telah meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan.

    “Ini karena seluruh warga masyarakat Kabupaten Tabalong makin memahami tentang pentingnya stop buang air besar sembarangan,” ujarnya.

    Anang menyampaikan, tidak mudah untuk meraih predikat ini. Karena menurutnya masyarakat Tabalong tidak secara otomatis meangadopsi apa yang diinginkan oleh pemerintah.

    “Dan ini semua sebelumnya sangat kami sadari. Karena kami berhadapan dengan teori psikologis sosial perubahan sosial masyarakat,” katanya.

    Selain itu, kata Bupati, raihan predikat ini tidak dapat dicapai tanpa dukungan dari semua pihak seperti, TNI-Polri, masyarakat sipil, perusahaan, tokoh masyarakat, alim ulama, lembaga keagamaan serta pemerintah dari tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

    “Semuanya punya peran sehingga Kabupaten ODF ini bisa kita capai pada hari ini,” ujarnya.

    Lebih lanjut, kata Anang, dukungan keterlibatan dan kerja bersama dari Yayasan Adaro Bangun Negeri yang didukung sepenuhnya oleh PT Adaro Indonesia, PT Adaro Energy dan mitra kerja termasuk kerja keras dari Pokja Gerakan Tuntas baik tingkat kabupaten kecamatan desa dan kelurahan

    “Oleh sebab itu kebersamaan inilah yang menyebabkan kabupaten Tabalong bisa meraih prestasi yang membanggakan ini. Saat ini dari 131 desa dan kelurahan dan 12 kecamatan di Kabupaten Tabalong telah ODF,” ungkapnya.

    Sementara itu, Dirjen Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, dr Imran Agus Nurali, mengatakan, sebelumnya Presiden RI Joko Widodo telah mengajak semua pihak untuk mewujudkan generasi yang sehat dan generasi Indonesia yang unggul.

    Baca juga : Mahasiswa dan Buruh kembali Rapatkan Barisan, Siapkan Aksi Lanjutan

    “Salah satu wujud dari Bapak Presiden RI tadi adalah adalah dengan mewujudkan kabupaten yang bebas buang air besar sembarangan. Sehingga untuk itu marilah kita sama-sama untuk memprioritaskan gerak langkah kita semua menuju Indonesia Maju tahun 2020-2024 dengan membangun SDM yang berkualitas optimal dan produktif,” jelasnya.

    Ia juga menyampaikan, deklarasi ODF Kabupaten Tabalong, menjadi bagian penting dari Provinsi Kalimantan Selatan.

    “Mudah-mudahan ini bisa memotivasi dan mendorong seluruh provinsi di pulau Kalimantan agar bisa mencapai kabupaten dan kota ODF, ” ujarnya.

    Saat ini, jelas dr Imran Agus Nurali, di Indonesia sesuai dengan akses sanitasi di STBM mencapai 79,72 persen kepala keluarga yang sudah akses sanitasi dengan desa ODF sebanyak 33,10 persen.

    “Yang kita harapkan tahun ini bisa minimal mencapai 40 persen dan kabupaten Tabalong sudah berkontribusi dalam pencapaian angka nasional,” terangnya.

    Untuk itu dirinya berharap, Tabalong tidak hanya berhenti pada pilar pertama di STBM, namun juga menjadi pionir bagi kabupaten dan kota lainnya untuk ODF dan berhasil meneruskan dalam pilar kedua sampai kelima STBM.

    Bahkan ditargetkannya Tabalong bisa merintis menjadi Kabupaten Sehat pada tahun 2021 dan pihaknya siap untuk melakukan pendampingan.

    Terpisah secara virtual, Plt Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, mengapresi terhadap capaian Tabalong yang menjadi kabupaten ODF pertama di Kalimantan.

    “Yang sangat membanggakan bagi kita saya sampai kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tabalong yang hari ini telah mendeklarasikan sebagai daerahnya sebagai daerah ODF, yang artinya Tabalong terbebas dari buang air bebas sembarangan,” ujarnya

    Menurutnya, ini adalah suatu capaian dan prestasi yang layak dibanggakan, disupport dan apresasi.

    “Dan semoga ini menjadi awal yang baik. Kedepan kita harapkan kabupaten kota yang lain yang ada di Kalimantan Selatan bisa mengikuti jejak atau kebijakan yang dilakukan ini sehingga banua kita Kalimantan Selatan betul-betul bebas dari buang air besar sembarangan,” ungkapnya.

    Lebih jauh, ia mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten untuk berupaya mewujudkan seluruh daerah terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan hingga menjadi daerah ODF bahkan mencapai tahap sanitasi total.

    “Dan saya yakin Tabalong akan bisa mencapai tahap sanitasi total dengan dimulainya dengan dimulai dari bebas buang air besar sembarangan ini,” pungkasnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Masjid Pusaka Banua Lawas Tabalong Perlu Penanganan

    Masjid Pusaka Banua Lawas Tabalong Perlu Penanganan

    TANJUNG, klikkalsel.com – Masjid Pusaka Banua Lawas, salah satu Cagar Budaya di Kabupaten Tabalong saat ini perlu penanganan segera.

    Hal itu menjadi salah satu kesimpulan dari Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan belum lama tadi.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi, penanganan masjid tersebut yang dimaksud adalah pembangunan siring sungai di dekat masjid yang didirikan hampir 4 abad lalu, tepatnya tahun 1625 Masehi.

    Dimana saat ini akibat tumbukan air, jarak antara mesjid dengan sungai hanya sekitar 3 meter.

    “Dikhawatirkan jika terlambat, akan ada bagian dari masjid tertua di Kalimantan Selatan ini yang akan jatuh ke sungai,” ujar Firman kepada klikkalsel.com, Minggu (11/10/2020).

    Anggota DPRD dari Fraksi PKS ini menambahkan, Masjid Pusaka Banua Lawas adalah monumen bukti sejarah diterimanya Islam dikalangan masyarakat Dayak saat itu, sebab mesjid ini dibangun secara bersama dengan masyarakat dayak.

    Menurut sejarahnya, pembangunan masjid ini digagas oleh Khatib Dayan, tokoh penyebar Islam di tanah Banjar dan Islam datang serta diterima dengan damai oleh masyarakat setempat saat itu.

    Firman pun berharap, pihak terkait dapat segera merespon kondisi ini.

    “Saya kira ini sudah masuk kategori mendesak dan memerlukan penanganan segera untuk melindungi cagar budaya penting ini,” pungkasnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Rumah Reot Nenek Tina Warga Banyu Tajun Tabalong Mulai Dibongkar

    Rumah Reot Nenek Tina Warga Banyu Tajun Tabalong Mulai Dibongkar

    TANJUNG, klikkalsel.com – Rumah Nenek Tina (60 thn), warga Desa Banyu Tajun RT 001, Kecamatan Tanjung, Tabalong mulai dibongkar dan diratakan dengan tanah. Nenek Tina akan dikeluarkan walau yang bersangkutan memilih bertahan.

    “Hari ini akan dibongkar. Sementara nenek Tina akan dibuatkan tenda hingga rumahnya selesai dibangun para relawan. Beliau tidak mau diungsikan atau diinapkan ke lain tempat, makanya dibuatkan tenda,” ujar Koordinator Relawan, Ketua Komunitas Sayangi Sesama (KS2) Tabalong Erlina Effendi Ilas, Sabtu (10/10/2020).

    Pembongkaran dan pembangunan kembali rumah nenek Tina akan dilakukan relawan gabungan, aparat desa dan warga setempat. Tidak hanya relawan, seperti Sedekah Seribu Tabalong pimpinan Ustadz Fahmi, Komunitas Berbagi Ceria, Koperasi Syariah Tabalong, Aliansi Mahasiswa Tabalong, Relawan Gabungan Muara Harus, Relawan Kada Baunduran, serta Giat Sedekah, tercatat juga ada bantuan perusahaan seperti PT Adaro Indonesia dan PT PAMA.

    Menurut Erlina, pembangunan rumah nenek Tina akan selesai cepat, karena sumbangsih warga Tabalong dan donasi dari organisasi relawan. Ada yang bantu uang cash, ada yang bantu bayar tukang, ada yang bantu waktu dan tenaga, ada yang bantu bahan bangunan dan lainnya.

    Diketahui sebelumnya, nenek Tina tinggal dengan anak laki-lakinya yang tidak punya pekerjaan tetap. Di rumah gubuk nenek Tina tidak ada listrik. Padahal tinggal di tengah-tengah masyarakat yang terjangkau listrik.

    Malam-malamnya hanya menggunakan lampu minyak. Pemandangan sangat kontras di Kecamatan Tanjung yang sangat dekat dengan pusat kota, padahal energi listrik saat ini sedang berlimpah.

    Tinggal di Kecamatan Tanjung dan tinggal di wilayah ring 1 perusahaan tambang yang di kota ini juga punyai perusahaan pembangkit listrik, bukan menjamin gubuk nenek Tina Bermandi cahaya. Padahal tak salah punyai listrik walau rumah nenek pun sudah mau roboh.

    “Bersama kita bisa bantu sesama, mewujudkan impian beliau memiliki rumah layak dengan penerangan yang cukup. Kalau hari ini selesai dibongkar, Minggu langsung dibangun,” jelas Erlina.(arif)

    Editor : Amran

  • Cari Potensi Cadangan Baru Melalui Sumur PRB-002, PT Pertamina EP adakan Sosialisasi DST

    Cari Potensi Cadangan Baru Melalui Sumur PRB-002, PT Pertamina EP adakan Sosialisasi DST

    TANJUNG – PT Pertamina EP terus berupaya mencari potensi cadangan baru untuk meningkatkan nilai produksinya. Salah satunya melalui ekplorasi sumur PRB-002 di Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong.

    Menurut, Legal and Relation Assistant Manager Pertamina EP Tanjung, Galih Pradikta Mochtar, proyek ini merupakan proyek dari eksplorasi. Sebelum melakukan explorasi, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga setempat beberapa waktu lalu.

    “Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pertamina EP Tanjung Field, Eksplorasi, Muspika, perwakilan tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat,” ungkapnya, Kamis (8/10/2020).

    Baca Juga : Bawa Aspirasi Mahasiwa Tolak Omnibus Law, Wakil Rakyat Kalsel Bertolak ke Jakarta

    Galih mengatakan, dalam sosialisasinya kepada warga, pihaknya dan tim eksplorasi memberikan gambaran tentang Drill Stem Test (DST) atau uji lapisan kandungan lapisan yang merupakan prosedur untuk pengisolasian dan pengetesan formasi untuk mendapatkan data-data seperti tekanan, permeabilitas, kandungan fluida, dan kemampuan produksi dari reservoir.

    Disamping itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang potensi-potensi yang akan timbul selama kegiatan eksplorasi berlangsung seperti, akan ada flaring yang membakar gas CO dan H2S dari manifold agar tidak tersebar.

    “Dengan adanya potensi berbahaya selama kegiatan tersebut, telah disiapkan tindakan mitigasi untuk keamanan baik selama bekerja maupun kepada masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi tersebut berada mulai dari pembuatan tanggul setinggi 4 meter sebagai pembatas (barrier), membuat kolam untuk mengurangi efek panas, hingga pengaturan potensi kebisingan,” jelas Galih.

    Baca Juga : Bikin Gaduh, Pria Gempal Bawa Mandau Diciduk Ditengah Aksi Demo Omnibus Law

    Terpisah, Camat Pugaan, Rony Saputra mengatakan, ia bersam jajaran muspika lainnya mendukung penuh kegiatan pemboran yang dilakukan Pertamina, dan berharap dapat memberikan hasil yang diharapkan.

    “Besar harapan kami dengan Pertamina menemukan cadangan baru di Desa Pugaan ini, mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar, baik melalui program CSR maupun bantuan-bantuan lainnya,” ujarnya.

    Sementara itu, diketahui PT Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field adalah salah satu anak perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

    Data SOT (Sistem Operasi Terpadu) hingga September 2020, menunjukkan produksi minyak Tanjung Field sebesar 2.346 barrel oil per day (bopd) sedangkan produksi gas sebesar 1.024 million standard cubic feet per day (mscfd). (arif)