Kategori: Tabalong

  • Puluhan Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Ikuti Pelatihan Las Listrik dan Servis AC di BLK Tanjung

    Puluhan Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Ikuti Pelatihan Las Listrik dan Servis AC di BLK Tanjung

    TANJUNG, klikkalsel.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar pelatihan kerja bagi masyarakat yang menjadi korban PHK dan karyawan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

    Pelatihan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung selama lima hari, dari 5 hingga 11 November 2020 dan diikuti oleh 20 orang peserta.

    Selama lima hari pelatihan, para peserta akan dibekali dengan ilmu tentang las listrik dan servis AC.

    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan mengatakan, pelatihan ini bentuk kepedulian Pemda dalam pemulihan ekonomi dampak Pandemi.

    Selain itu, tujuan dari pelatihan ini juga untuk memberikan kesempatan kepada para peserta mendapatkan ilmu baru.

    “Kita berkeinginan mereka dilatih untuk diberi keterampilan baru dan kemudian bisa bangkit kembali tumbuh menjadi wirausaha baru sesuai keterampilan yang mereka peroleh,” ucapnya usai pembukaan pelatihan di Aula BLK Tanjung, Rabu (4/11/2020)

    Baca Juga : Kunjungi Bumi Sarabakawa, Rudy Resnawan Nilai Tabalong Daerah Terbaik Penanganan Covid-19 di Kalsel

    Dalam pelatihan kali ini, peserta paling banyak didominasi oleh mereka yang terkena PHK.

    “Dari inventarisasi sebagian banyak dari karyawan di PHK yang mendominasi, mungkin lebih dari 60 persen,” jelas Ikhwan.

    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan (kanan) menyerahkan APD dan atribut latihan kepada perwakilan peserta pelatihan. (foto : arif/klikkalsel)
    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan (kanan) menyerahkan APD dan atribut latihan kepada perwakilan peserta pelatihan. (foto : arif/klikkalsel)

    Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga diberikan bantuan hibah peralatan sesuai kejuruan yang diikuti.

    “Setelah mereka dapat bantuan mereka bisa memulai kegiatan usahanya sesuai keterampilannya, masing-masing dapat bantuan hibah peralatan per orangnya,” ujar Ikhwan.

    Ikhwan berharap setelah para peserta selesai mengikuti pelatihan ini mereka dapat memulai usaha baru.

    “Jadi mereka ini menjadi bagian penggerak daripada pemulihan ekonomi di kabupaten Tabalong,” terangnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Kunjungi Bumi Sarabakawa, Rudy Resnawan Nilai Tabalong Daerah Terbaik Penanganan Covid-19 di Kalsel

    Kunjungi Bumi Sarabakawa, Rudy Resnawan Nilai Tabalong Daerah Terbaik Penanganan Covid-19 di Kalsel

    TANJUNG, klikkalsel.com – PLT Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan menilai Kabupaten Tabalong merupakan wilayah dengan penanganan Covid-19 terbaik di Kalsel.

    Itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Tabalong pada, Rabu (4/11/2020), bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta dan Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Firmansyah dan Forkopimda Kalsel.

    Kunjungan ini dilakukan Rudy Resnawan bersama rombongan dalam rangka monitoring dan penanganan Covid-19 dan peninjauan tempat karantina khusus pasien corona di Tabalong.

    Kedatangan orang nomor dua di Kalsel ini, disambut Bupati Tabalong, Anang Syakfiani, unsur Forkopimda Tabalong, Jajaran Pemkab Tabalong, Jajaran Polres Tabalong dan Jajaran Kodim 1008/Tanjung, di Pendopo Bersinar, Pembataan.

    “Tabalong adalah terbaik dalam penanganan Covid-19 di Kalsel. Ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak sehingga berhasil menekan menyebarannya,” ujar Rudy.

    Dikatakan Rudy, saat ini di Kalimantan Selatan, masuk dalam 10 besar tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia.

    Namun begitu, angka kesembuhannya juga lebih dari rata-rata nasional, diangka 91,8 persen atau 10.933 orang.

    Untuk itu karenanya Kalsel hingga saat ini masih terus jadi pantauan oleh pemerintah pusat.

    Sementara, menurutnya, di Kalsel Tabalong adalah daerah yang mampu menekan angka kasus Covid-19, meningkatkan kesembuhan dan menekan angka kematian.

    “Itu bisa dilihat dari pemakaian masker di Tabalong tertinggi 96 persen dan terendah 83 persen,” ujarnya.

    Lebih lanjut Rudy mengatakan, agar apa yang sudah dicapai bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Operasi yustisi yang dilakukan masih diperlukan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

    Sementara itu, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani dalam pemaparannya terkait perkembangan Covid-19 di Bumi Sarabakawa menyampaikan, di Tabalong sudah tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19.

    Pada 4 November 2020 ini, Tabalong sudah memasuki zona kuning. Terakhir tercatat 420 kasus positif, 412 sembuh dan meninggal dunia 8 orang. Hal ini menjadikan Tabalong sebagai daerah dengan kasus Covid-19 terendah di Kalsel.

    “Kenapa itu bisa dicapai, karena berkat kerja keras tiga pilar mereka inilah tulang punggung pemerintah, tiada hari tanpa operasi yustisi yang sudah dimulai sejak 1 September 2020,” jelas Anang.

    Berbagai upaya juga dilakukan Pemkab Tabalong untuk memutus penyebaran Covid-19, seperti mendirikan posko screning test di wilayah perbatasan dengan kabupaten tetangga dan perbatasan Kalsel-Kaltim.

    Tak hanya itu, Tabalong juga melakukan 7000 swab test, baik itu yang resmi oleh pemerintah maupun secara mandiri.

    “Ini sekaligus membuat Tabalong melebihi target WHO satu persen dari jumlah penduduk,” ungkap Anang.(arif)

    Editor : Amran

  • Melda Rahmawati, Guru TK Asal Desa Usih Terpilih Sebagai Putri Pariwisata Tabalong 2020

    Melda Rahmawati, Guru TK Asal Desa Usih Terpilih Sebagai Putri Pariwisata Tabalong 2020

    TANJUNG, klikkalsel.com – Melda Rahmawati, dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Kabupaten Tabalong 2020.

    Ia menjadi yang terbaik setelah menyisihkan enam finalis lainnya pada malam Grand Final Pemilihan Putri Kabupaten Tabalong 2020 yang digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) setempat di Gedung Pusat Informasi Pembangunan, Tanjung, Selasa malam (4/11/2020).

    “Saya sangat senang sekali bisa berpartisipasi di kegiatan pariwisata dan akhirnya bisa meraih gelar ini,” ungkap dara muda yang akrab disapa Melda ini usai pemilihan Putri Pariwisata Tabalong 2020.

    Perempuan asal Desa Usih, Kecamatan Bintang Ara ini, mengaku, mengikuti pemilihan Putri Pariwisata Tabalong lantaran ingin menjadi pemuda yang menginspirasi bagi banyak orang.

    “Serta berperan aktif dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi kepariwisataan yang ada di Tabalong,” ujarnya.

    Dalam mengikuti Pemilihan Putri Pariwisata Tabalong 2020, Perempuan yang akrab di sapa Melda ini, menuturkan memiliki persiapan yang khusus untuk dapat menjadi yang terbaik.

    “Kita harus menyiapkan tentang pakaian serta ilmu-ilmu yang harus dipelajari dan juga cara-cara kita untuk menjadi seorang putri,” katanya.

    Usai terpilih, dirinya ingin lebih lagi dapat mempromosikan pariwisata yang ada di Bumi Sarabakawa. Salah satunya dengan cara memviralkannya melalui Sosial Media.

    Melda juga berharap kepariwisataan di kabupaten yang memiliki ciri khas Tugu Obor dapat berdaya saing agar bisa menarik wisatawan lebih banyak lagi.

    “Semoga semakin meningkat, berkembang dan mempertahankan ciri khas yang ada di Tabalong,” pungkasnya.

    Dalam pelaksanaan Pemilihan Putri Pariwata kali di gelar sederhana dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tamu yang hadir pun dibatasi, tidak lebih dari 50 orang.

    Malam grand final diikuti oleh Tujuh orang Finalis dari hasil seleksi peserta sebelumnya.

    Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tabalong, Ahmad Rizali Noor dalam arahannya, meminta kepada seluruh finalis Putri Pariwisata Tabalong dapat mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Bumi Sarabakawa.

    “Semua finalis ini diharapkan akan berpartisipasi dan berperan aktif untuk lebih banyak mengenal lagi serta pasif untuk memperkenalkan atau mempromosikan tempat-tempat wisata kita,” katanya.

    Rizali menginginkan, tahun-tahun selanjutnya pengunjung dari luar daerah akan semakin banyak ke tempat-tempat wisata di Tabalong.

    “Disamping itu kami akan mempersiapkan yang lebih baik tempat wisata kita,” ujarnya.

    Rizali juga menginginkan, para Putri Pariwisata Tabalong ini dapat menjadi pemandu para wisatawan yang berkunjung ke Tabalong.(arif)

    Editor : Amran

  • Jembatan Desa Panaan Tabalong Ambruk, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada.

    Jembatan Desa Panaan Tabalong Ambruk, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada.

    TANJUNG, klikkalsel.com – Jembatan penghubung RT 1 Desa Panaan dan RT 2 Desa Panaan ambruk. Akibatnya ratusan rumah terisolasi dan menyulitkan warga melakukan aktivitas.

    Pasalnya jembatan tersebut merupakan satu satunya akses jalan menuju pusat desa Panaan di RT 01 dan RT 02, menuju kantor Desa Panaan dan Puskesmas Panaan.

    Ambruknya jembatan pada hari Selasa, 03/11/20 sekitar pukul 03.00 Wita membuat warga tidak berani melintas dan merasa khawatir apabila nanti turun hujan akan memperparah kondisi jembatan.

    Beruntungnya saat jembatan ambruk, tidak ada warga yang sedang melintas, sehingga tidak ada korban.

    Mengetahui informasi tersebut, Sertu Putut selaku Babinsa Koramil 02/Haruai Kodim 1008/Tanjung menuju lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke atasan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak terkait lainnya.

    Sertu Putut menyampaikan, sementara jembatan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan pengendara motor roda dua.

    “Tetap tenang, tetap berhati hati dan waspada,” Pesan Sertu Putut kepada warga yang tinggal disekitar jembatan.

    Sejauh ini upaya yang dilakukan petugas ialah berjaga-jaga dilokasi kejadian. Guna memastikan warga tetap merasa aman.

    Sebagai informasi, pada bulan maret tahun 2019, jembatan ini juga pernah ambruk, diduga akibat bahan bangunan yang sudah dimakan usia, ditambah lagi curah hujan tinggi sehingga jembatan menjadi ambruk.

    Pada saat itu pemerintah setempat dengan pihak terkait lainnya telah melakukan perbaikan untuk mengatasi permasalah tersebut.

    Atas kejadian ini, warga Desa Panaan berharap persoalan ini cepat diatasi sehingga aktivitas warga kembali normal mengingat ini merupakan satu satunya akses jalan untuk menuju pusat Desa Panaan.

    “Mudah-mudahan jembatan nya lakas baik karena ini akses jalan utama kami, gasan ke RT 2, gasan ke puskesmas. Karena saat ini posisi Mobil ambulance ada di Puskesmas dan berharap ada jembatan Darurat yang kokoh sebelum diperbaiki secara permanen ungkap bapak Prasetyo Kaur Kesra Desa Panaan. (arif)

  • Gunakan Jasa Makelar Mencari Kerja, Anak Muda Ini Tertipu Jutaan Rupiah

    Gunakan Jasa Makelar Mencari Kerja, Anak Muda Ini Tertipu Jutaan Rupiah

    TANJUNG, klikkalsel.com – Persaingan mencari pekerjaan sangatlah ketat. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu guna mencari keuntungan dengan menipu para pencari kerja yang sangat membutuhkan.

    Seperti yang terjadi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel). Wanita berinisial AL bersama lelaki berinisial S, oknum karyawan PT Adit Jaya Mandiri (AJM) dilaporkan telah bersekongkol melakukan penipuan terhadap salah seorang pencari kerja.

    Korbannya adalah anak muda berinisial HR (19), Warga Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong.
    Kasus penipuan terjadi bermula dari korban HR (19) setelah lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan berniat ingin mencari pekerjaan.

    Korban lalu mendapatkan informasi dari salah satu temannya bahwa ada seorang wanita berinisial AL yang dapat memasukkannya bekerja di PT Adit Jaya Mandiri (AJM).

    Bersama temannya korban kemudian mendatangi rumah kontrakan AL di Kelurahan Mabuun. Di sana korban dijanjikan AL akan berikan pekerjaan jika menyetorkan sejumlah uang. Saat itu, korban hanya dimintai setoran awal oleh AL uang senilai Rp750 ribu.

    “Besoknya saya datang kembali ke rumah AL membawa surat lamaran dan sekalian menyerahkan uang sebanyak 750.000 ribu,” ungkap korban HR, saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (3/11/2020).

    Usai menyerahkan lamaran dan uang tersebut, korban dijanjikan AL dua minggu lagi akan dipekerjakan di PT AJM.
    Hingga dua minggu kemudian korban belum mendapat kabar apapun dari AL.

    Selama menunggu kabar itu, lalu pada 1 September 2020, korban dipanggil kembali oleh AL untuk mengikuti orientasi, mendampingi salah seorang supir PT AJM ikut mengantar barang ke Banjarmasin.
    “Sebelum berangkat ke Banjarmasi saya kembali dimintai uang oleh AL senilai 100 ribu,” ucap HR.

    Sepulangnya dari Banjarmasin, korban kembali dijanjikan AL pasti akan dua minggu ke depan akan menjadi karyawan PT AJM.

    Satu bulan menunggu, korban belum mendapat kabar apapun dari AL. Hingga pada akhir Oktober 2020, korban kembali dimintai pelaku uang senilai Rp2.950.000.

    “Setelah menyetor uang itu saya dikatakan sudah resmi jadi karyawan,” jelas HR.

    Merasa sudah resmi jadi karyawan PT AJM, korban lalu berkeinginan mengunjungi kantor PT AJM namun dilarang oleh AL.

    Di situ korban mulai curiga jika dirinya telah ditipu. Selain itu, korban juga tidak diberikan nomor induk sebagaimana yang dimiliki oleh karyawan kebanyakannya.

    Korban yang curiga lalu berinisiatif datang sendiri ke kantor PT AJM dan menemui bagian HRD untuk menanyakan status pekerjaannya.

    Kecurigaan korban tebukti benar, oleh pihak HRD PT AJM korban mendapat informasi jika berkas lamarannya tidak pernah ada masuk dan juga korban tidak terdaftar sebagai karyawan resmi seperti yang dikatakan oleh pelaku AL.

    “Setelah itu hari itu juga saya langsung melaporkannya ke Polres Murung Pudak,” terang HR.

    Dikonfirmasi terpisah, Selasa (3/11/2020), Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kapolsek Murung Pudak, IPTU Samsu Suargana, membenarkan jika pihaknya menerima laporan dugaan penipuan dari pelapor berinisial HR(19).

    Mendapat laporan tersebut, petugas lalu melakukan penyelidikan dengan melakukan klarifikasi terhadap pelaku AL. Setelah ditemukan adanya bukti dugaan penipuan, pelaku AL langsung diamankan petugas pada, Rabu (28/10/2020).

    Baca juga : Bawaslu Kalsel Akhirnya Minta Maaf Setelah Didatangi Puluhan Wartawan

    Kemudian, oknum karyawan PT AJM berinisal S yang ikut terlibat dalam kasus dugaan penipuan ini ditangkap polisi pada sore harinya di rumahnya di Desa Sungai Pimping, Kecamatan Tanjung.

    Baca juga : Tak Sesuai Peruntukan, Puluhan Toko di Pasar Tanjung Kena SP 3 dan Disegel

    Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, berupa transfer uang, surat lamaran kerja korban, buku rekening bank dan handphone.

    “Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Murung Pudak,” pungkas Kapolsek.(arif)

    Editor : Amran

  • Penggabungan Tiga Bank Perkreditan Rakyat Bank Ditinjau DPRD Kalsel

    Penggabungan Tiga Bank Perkreditan Rakyat Bank Ditinjau DPRD Kalsel

    TANJUNG, klikkalsel.com – Bergabungnya tiga Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang ada di Kabupaten Tabalong menarik perhatian Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan. Bersama Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, komisi bidang ekonomi dan keuangan ini melakukan kunjungan kerja ke PT. BPR Tabalong Bersinar, Senin (2/11/2020).

    Dalam pertemuan dengan jajaran direksi PT. BPR Tabalong Bersinar, Wakil Ketua Komisi ll Hj. Dewi Damayanti Said, SE, MM, mengatakan, selain bersilaturahmi, juga sekaligus memonitoring peran, fungsi dan kelembagaan BPR Tabalong Bersinar yang berdasarkan informasi merupakan hasil penggabungan dari tiga BPR yang ada di Kabuoaten Tabalong, yakni BPR Haruai, BPR Muara Uya, dan BPR Kelua.

    “Komisi ll sangat mengapresiasi terhadap capaian Pemerintah Kabupaten Tabalong yag telah berhasil melaksanakan merger BPR-BPR yang ada. Diharapkan hal jni akan menambah kecukupan permodalan sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pelaku UMKM di daerah menjadi lebih luas lagi, terlebih yang terdampak Covid-19”, tutur putri mantan Gubernur Kalimantan Selatan Ir. H. M. Said masa jabatan 1984 – 1995.

    Dewi menilai, peran sentral BPR sangatlah besar dalam menjaga stabilitas sistem keuangan daerah, yaitu dalam hal memghimpun dana masyarakat berupa tabungan/simpanan dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada yang membutuhkan melalui dana pinjaman/kredit.

    “Kami terus mendorong BPR-BPR di Kalsel dalam membangun kepercayaan dari para stake holder khususnya, untuk menunjang program-program pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan”, tandas politikus dari Partai Golongan Karya.

    Semetara itu, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ina Yuliani, S.Sos, M.Si, M.IP, juga turut memberikan apresiasi atas merger yang dilalukan BPR Tabalong Bersinar untuk bertahan dan berkembang. Serta sangat mendorong inovasi program Gerbang Emas yang belum ada di daerah lain.

    “Kami selalu menyarankan kepada BPR yang ada di Kalsel untuk melakukan anjangsana atau bertukar inovasi agar bisa lebih baik”, ujar Ina.

    Selain itu, dirinya juga pernah memgusulkan penambahan dana permodalan namun karena kita terkendala oleh wabah pandemi covid-19. Sehingga semua BPR tidak bisa kami usulkan untuk penambahan modal sesuai ketetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Sementara itu, Direktur Utama PT. BPR Tabalong Bersinar M. Gazali Rakhman dalam paparannya mengatakan, bahwa merger ini dilakukan untuk penguatan kelembagaan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Tabalong.

    Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir tidak mendapatkan tambahan dana permodalan. Namun pihaknya tetap berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat melalui salah satunya dengan meluncurkan program Gerbang Emas kredit usaha dengan bunga 0%.

    Alhasil atas prestasinya tersebut, BPR Tabalong Bersinar berhasil mendapatkan Penghargaan TPAKD Award Tahun 2019 Tingkat Kabupaten/Kota.

    “Program ini khusus untuk pengusaha kecil, seperti pedagang, pengrajin, pedagang kaki lima, kelompok-kelompok usaha, termasuk masyarakat miskin terdampak Covid-19”, pungkasnya. (rizqon)

    Editor : Amran

  • Pendapatan Belum Maksimal, Bupati Tabalong Intruksikan Evaluasi Penerimaan Pajak dan Retribusi

    Pendapatan Belum Maksimal, Bupati Tabalong Intruksikan Evaluasi Penerimaan Pajak dan Retribusi

    TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani mengintruksikan melakukan evaluasi terhadap jenis-jenis pajak dan retribusi daerah. Ini dikarenakan, hingga hampir memasuki penghujung tahun 2020, pendapatan daerah baru mencapai 86,73 persen.

    Hal itu disampaikannya saat rapat koordinasi tim intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus membahas draf akhir perbup tentang tex clearance, di Aula Tanjung Puri, Sekretariat Daerah setempat, pada Senin (2/11/2020)

    “Kita harus evaluasi satu persatu. Kalau memang tidak ada potensi kita serahkan ke desa saja. Tapi kalau memang prospek bagus kita lakukan intensifikasi. Kita perlu bicara secara khusus semua SKPD penanggungjawab pajak dan retribusi ini, lalu kita bikin rencana kerja,” ungkap Anang dihadapan kepala SKPD.

    Menurut Anang, untuk dapat memenuhi Pendapatan Daerah tahun 2020 masih ada waktu sekitar satu bulan lebih.

    “Secara keseluruhan kurang 200 miliar lagi, mudah-mudahan ini memang terealisir sehingga yang 200 miliar ini sebagai penutup untuk menggerakkan ekonomi di Tabalong,” ujarnya.

    Terkait pajak daerah yang saat ini baru mencapai 70 persen, jika dalam kondisi normal pihaknya masih bisa berbicara tentang langkah-langkah untuk melakukan intensifikasi. Namun itu tidak dapat dilakukan dalam kondisi tidak normal seperti sekarang ini.

    “Oleh sebab itu, kita perlu mensiasati ada pajak yang tidak terkait langsung dengan dampak Covid-19 itu yang perlu di maksimalkan. Misalnya pajak penerangan jalan, reklame,” jelasnya.

    Anang juga menyampaikan, jika sudah saatnya pihaknya melakukan evaluasi fakta integritas atau kontrak kinerja kepala SKPD.

    “Karena saya khawatir contoh seperti PBB, pajak parkir, retribusi, persampahan, Bupati berganti tetapi masalahnya tidak pernah selesai. Jadi saya memberikan pendelegasian wewenang penuh kepada Wabup untuk mengkoordinasikan dengan kepala SKPD,” ungkapnya.

    Terpisah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tabalong, H Erwanx mengatakan, karena masih situasi Covid-19, pendapatan daerah masih bersifat tentatif.

    “Apalagi menyangkut pajak restoran, pajak hotel ini masih kita berlakukan 50 persen sampai dengan 31 Desember mendatang. Insyaallah kalau ini sudah normal, mulai 1 Januari 2021 semua pajak daerah tentu akan kita berlakukan secara maksimal,” jelasnya.

    Kemudian terkait dengan pajak daerah, Erwan menjelaskan, jika target pemerintah setempat adalah Rp75,5 miliar dan sudah terealisasi sekitar 70,50 persen atau senilai Rp53, 2 miliar.

    “Mudah-mudahan satu bulan kedepan angka ini meningkat terus ya paling tidak minimal sampai 95 persen, kalau sampai 100 persen syukur Alhamdulillah,” ujarnya.

    Selain itu, untuk retribusi daerah menurut Erwan, relatif agak lambat.

    “Dari target Rp7,6 miliar baru terealisasi sebesar Rp 5,3 miliar atau 69,98 persen,” jelasnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Tak Sesuai Peruntukan, Puluhan Toko di Pasar Tanjung Kena SP 3 dan Disegel

    Tak Sesuai Peruntukan, Puluhan Toko di Pasar Tanjung Kena SP 3 dan Disegel

    TANJUNG, klikkalsel.com – Sebanyak 80 toko di Pasar Tanjung, Kabupaten Tabalong diberikan Surat Peringatan ke tiga (SP 3) dan disegel oleh pemerintah daerah setempat.

    SP 3 itu dilayangkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong sebagai langkah tegas untuk para pedagang yang tokonya tidak sesuai peruntukannya.

    “Karena sudah diberikan SP 1 dan SP 2 serta tidak ada tindak lanjutnya, maka kami berikan SP 3 sekaligus hari ini toko dilakukan penyegelan,” jelas Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansariusai pemberian SP 3 di Pasar Tanjung, Senin (2/11/2020).

    Husin mengatakan, SP 3 ini diberikan kepada pedagang yang tokonya tutup. Para pedagang yang tidak membuka tokonya itu mempunyai beberapa alasan.

    “Banyak alasan dari mereka, seperti mempunyai toko di tempat lain, pemiliknya tidak berusaha koperatif dan sebagainya,” jelasnya.

    Selanjutnya para pedagang yang diberikan SP 3 tersebut akan berikan waktu untuk melakukan klarifikasi.

    Namun, Husin menegaskan, waktu klarifikasi itu hanya diberikan paling dua minggu setelah surat dilayangkan.

    “Apabila dalam waktu itu tidak ada tanggapan akan kami lakukan pembongkaran serta akan kami tawarkan kepada pedagang yang berminat menempatinya,” tegasnya.

    Selain lokasi pasar Tanjung, Disperindag Tabalong juga akan menertibkan di beberapa pasar yang ada di wilayah Tabalong.

    “Pasar lain juga dilakukan penertiban seperti pasar Kapar, kuliner dan pasar Kelua,” pungkasnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Disela Cuti Bersama, Bawaslu Tabalong Tetap Monitoring Tugas dan Fungsi Pengawasan

    Disela Cuti Bersama, Bawaslu Tabalong Tetap Monitoring Tugas dan Fungsi Pengawasan

    TANJUNG, klikkalsel.com – Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2020 terus berjalan dan semakin dekat pelaksanaannya.

    Guna menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengawaswan disela libur cuti bersama, Bawaslu Kabupaten Tabalong tetap melakukan kegiatan monitoring terkait tugas dan fungsi jajaran pengawas pemilu di Bumi Sarabakawa, Sabtu (31/10/2020).

    Ketua Bawaslu Tabalong, Hirsan, bersama anggotanya, bertandang ke kantor Panwaslu Kecamatan Pugaan gunamendapatkan laporan langsung terhadap hasil Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan 2020 di wilayah selatan Tabalong.

    Kegiatan tersebut dihadiri, pimpinan beserta staf Panwaslu Kecamatan Muara Harus, Panwaslu Kecamatan Kelua, Panwaslu Kecamatan Banua Lawas, termasuk pimpinan, kasek dan staf Panwaslu Kecamatan Pugaan sebagai tuan rumah.

    “Saya atas nama Bawaslu Kabupaten Tabalong mengucapkan terima kasih dan bangga kepada Panwaslu Kecamatan beserta staf yang tetap semangat melaksanakan tugas (diperlukan) meski di saat cuti bersama,” kata Hirsan.

    Beragam hal pengawasan sesuai tahapan Pemilihan menjadi topik diskusi dalam kegiatan tersebut. Termasuk pemahaman tentang mekanisme penanganan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah.

    Hirsan mengatakan, berdasarkan ketentuan UU Pilkada menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan Pengawasan dan penanganan pelanggaran pada Penyelenggaraan Pemilihan adalah hari kalender.

    “Hari dimaksud adalah 1×24 (satu kali dua puluh empat) jam dalam hari menurut kalender,” pungkas mantan PPK Bintang Ara ini.

    Hirsan menambahkan, kegiatan serupa kembali dilaksanakan Minggu (1/11/2020) ke wilayah utara, meliputi Panwaslu Kecamatan Muara Uya, Panwaslu Kecamatan Jaro, Panwaslu Kecamatan Upau, Panwaslu Kecamatan Haruai dan Panwaslu Kecamatan Bintang Ara,

    Kemudian berlanjut ke wilayah tengah, yakni Panwaslu Kecamatan Tanjung, Panwaslu Kecamatan Murung Pudak dan Panwaslu Kecamatan Tanta, Senin (2/11/2020).(arif)

    Editor : Amran

  • Masa Libur Panjang, Pasar Jadi Sasaran Patroli Petugas Kecamatan Murung Pudak

    Masa Libur Panjang, Pasar Jadi Sasaran Patroli Petugas Kecamatan Murung Pudak

    TANJUNG, klikkalsel.com – Libur panjang yang di berlakukan oleh Pemerintah di manfaatkan oleh banyak orang untuk berbelanja ataupun sekadar jalan-jalan.

    Guna memastikan situasi tersebut tetap kondusif, Tim Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Kecamatan Murung Pudak melaksanakan patroli bersama.

    Tim Penegak Disiplin Protokol Kesehatan yang terdiri dari Tiga Pilar Kecamatan Murung Pudak, Personil Polres Tabalong, Personil Kompi senapan A Yonif 621/Manuntung dan anggota Satpol PP sambangi Pasar Mabuun pada, Sabtu (31/10/2020).

    Pada momen libur panjang jumlah pengunjung di Pasar Mabuun mengalami kenaikan, oleh karena itu penting sekali diimbangi dengan peningkatkan Pendisipilnan Penerapan Protokol Kesehatan guna mencegah penularan virus covid-19.

    Dalam pelaksanaannya, petugas mengajak pedagang maupun pengunjung pasar agar mematuhi protokol kesehatan.

    “Selalu terapkan 3M + 1T, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” ucap Babinsa Koramil 04 Tanta Kodim 1008/Tanjung.

    Kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan kepada masyarakat ini bertujuan untuk memutus penularan Covid-19 antara pedagang dan pembeli serta memberikan penekanan masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus.

    Sementara itu Petugas Gabungan Kecamatan Murung Pudak mengungkapkan kegiatan ini juga untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman terhadap warga yang ingin menikmati akhir pekan di Pasar Mabuun.(arif)

    Editor : Amran