Kategori: Headline

  • Awal 2019 Poliklinik RS Sultan Suriansyah Dioperasikan

    Awal 2019 Poliklinik RS Sultan Suriansyah Dioperasikan

    BANJARMASIN, klikkalsel – Proyek pembangunan RS Sultan Suriansyah sudah memasuki tahap finishing awal. Dan diperkirakan awal 2019 sudah siap digunakan.

    Pembangunan yang sekian lama tertunda dan mengalami beberapa kendala tersebut kini sudah memasuki tahap finishing awal yaitu bagian Poliklinik.

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih mengatakan, bahwa tadi dirinya mengajak SKPD Pemerintah Kota Banjarmasin untuk turun dan meninjau lokasi poliklinik.

    “Tadi saya sudah melihat langsung lokasi Polikliniknya dan perkiraan akhir November sudah rampung,” tuturnya.

    Dirinya juga mengungkapkan saat ini yang masih dalam pembangunan tahap akhir baru Poliklinik. Sedangkan untuk gedung utama anggarannya akan dimasukan di APBD murni 2019.

    “Kalau untuk Polikliniknya kemungkinan 2019 sudah bisa dipergunakan, sambil melanjutkan pengerjaan gedung utama. Saya tadi juga melihat ruangan Instalasi Rawat Inapnya dan Ruangan-ruangan lain, hingga ke Lantai 4,” jelas Sri.

    Pembangunan rumah sakit tersebut adalah sebuah pekerjaan rumah (PR) dari Pemerintah Kota Banjarmasin yang harus segera dirampungkan.

    Dari serapan anggaran pun sudah sangat banyak untuk Pembangunan RS Sultan Suriansyah. Akan sangat disayangkan apabila pembangunan RS tersebut harus kembali tertunda. (fachrul)

    Editor : Elo Syarif

  • Hijaukan Kawasan Perkantoran, Pemprov Kalsel Adopsi 842 Pohon

    Hijaukan Kawasan Perkantoran, Pemprov Kalsel Adopsi 842 Pohon

    BANJARBARU, klikkalsel – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan berbagai cara untuk merehabilitasi hutan. Salah satunya adalah dengan program Adopsi Pohon di ruang lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov tersebut.

    Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov Kalsel untuk menghijaukan kembali area hutan mereka, terutama di wilayah perkantoran di Jalan Trikora, Banjarbaru.

    Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengatakan kegiatan adopsi pohon dengan 842 pohon ini bentuk keseriusan pihaknya dalam melaksanakan revolusi hijau penanaman di bumi Pangeran Antasari.

    “Kalau kita lihat kemarin, pohon di kawasan kantor Pemprov kan lagi tidak teratur. Jadi melalui adopsi pohon ini bisa memelihara sekaligus teraturkan pohon disini,” jelasnya usai menanam pohon.

    Disana, Paman Birin sapaan akrab Sahbirin Noor pun mengharapkan bagi ASN di eselon II, III, IV untuk bisa memelihara dan menjaga pohon yang mereka tanam.

    “Kita pengen ada sesuatu yang dahsyat yang berhubungan dengan menanam pohon,” terangnya.

    Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan jumlah pohon yang ditanam melalui program adopsi pohon sebanyak 842 pohon, sesuai dengan jabatan yang di Pemprov Kalsel.

    “Dengan harapan pak Gubernur, semua komponen wajib menjalankan amanah adopsi pohon ini,” jelas Ketua PDBI Kalsel ini.

    Ia mengakui pohon yang ditanam ini adalah pohon hias, jadi mereka sedikit agak bandel dibandingkan pohon lainnya. Namun untuk tingkat keberhasilan tumbuhnya sangat tinggi, karena pihaknya sudah mengukur pH tanah disini sekitar 5,4.

    Sedangkan untuk pemeliharaannya, Hanif menambahkan ini masih bersifat kontraktual sampai akhir tahun, baru diawal tahun nanti di swipe up.

    “Ini hal yang menarik, jadi setiap SKPD mempunyai anak asuhnya untuk dipelihara,” katanya. (baha)

    Editor : Elo Syarif

  • Korem 101/Antasari Saran Protokol Presiden Pakai Jalur Darat ke Lokasi HPS

    Korem 101/Antasari Saran Protokol Presiden Pakai Jalur Darat ke Lokasi HPS

    BANJARMASIN, klikkalsel – Presiden RI Joko Widodo rencananya datang pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2018, di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, 18 Oktober 2018 nanti.

    Kendati jadwal itu belum pasti, namun berbagai persiapan terus dilakukan guna kelancarankedatangan Jokowi, sapaan akrab Presiden.

    Sejumlah anggota TNI akan diturunkan untuk mengamankan kegiatan tersebut.

    Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Arm Syaiful Rahman mengatakan, belum mengetahui kepastian kedatangan Presiden RI, sebab masih menunggu konfirmasi dari pusat.

    “Kita tetap menyiapkan kegiatan pengamanan itu dengan waktu pasti 18 Oktober, tapi maju dan mundurnya kedatangan Pak Presiden kita tidak tahu,” jelasnya saat ditemui di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (8/10/2018).

    Rencananya pula, selama di Kalsel Presiden RI akan menghadiri kegiatan di dua lokasi peringatan HPS, yakni di Kantor Pemprov Banjabaru dan di Desa Jejangkit Muara.

    “Walau ada 2 kegiatan, tapi Pak Presiden akan lebih difokuskan ke Desa Jejangkit yang menjadi peringatan HPS,” ucapnya.

    Untuk itu, ia menyarankan kepada protokol Presiden untuk memilih jalan darat menuju lokasi HPS, agar bisa melihat kondisi di lapangan dan sekaligus menyapa masyarakat.

    “Dengan radius 1 jam, insyaAllah beliau berkenan jalur darat. Tapi kita juga akan memberikan alternatif lain yaitu Helikopter,” katanya.(baha)

    Editor : Farid

  • Pencuri Celengan Mushalla Terekam CCTV

    Pencuri Celengan Mushalla Terekam CCTV

    BANJARMASIN, klikkalsel- Seorang peria terkeam CCTV saat menggasak uang celengan Mushalla Nuruz Sholihin di kawasan Jalan Bandarmasih Komplek DPR RT 38 Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat. kejadin tersebut terjadi pada Minggu (7/10/2018) sekitar pukul 02.30 Wita.

    Dalam CCTV terlihat pria yang mengenakan baju putih dan helm berbekal linggis dan obeng panjang dalam menjalankan aksinya.

    Dalam rekaman tersebut, pelaku berusaha membobol pintu utama, namun gagal.

    Pelaku akhirnya berhasil masuk melalui jendela dan menggondol uang celengan yang terdapat di dalam mushalla.

    Menurut warga mushalla ini telah beberapa kali dibobol maling, sehingga warga memutuskan untuk memasang kamera CCTV di lingkungan mushalla.

    “Sudah beberapa kali kemalingan, sebelumnya sekitar dua bulan lalu juga kemalingan dan akhirnya di pasang CCTV,” ujar Farid Wajedi, salah seorang warga sekitar.

    Didampingi Bhabinkamtibmas setempat, warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Banjarmasin Barat dan menyerahkan barang bukti berupa rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.

    Warga berharap kepolisian dapat segera menangkap pelaku yang juga disinyalir warga merupakan pembobol mushalla tersebut pada beberapa kejadian sebelumnya.

    Sementara itu Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol.Jhoni Eka Putra dihubungi melalui Kanit Reskrim, Ipda Jody Darma membenarkan adanya laporan tentang tindak pencurian disalah satu mushalla di kawasan Belitung Selatan.

    Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

    “Kami telah laporan tersebut dan kami masih melakukan pendalaman,” ujar Jody kepada klikkalsel.com.(david)

    Editor : Alfarabi

  • Gubernur Kalsel Tantang Tukang Kelotok

    Gubernur Kalsel Tantang Tukang Kelotok

    BANJARMASIN, klikkalsel – Menjaga budaya dan melestarikan sungai, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel menggelar Lomba Perahu Mesin (Katingting) atau kelotok, Minggu (7/10/2018).

    Diikuti sebanyak 125 peserta, lomba ini dilaksanakan di Sungai Martapura. Memakai rute antara Lokbaintan hingga Taman Siring Menara Pandang.

    Even ini sekaligus imbauan kepada masyarakat Banua, agar tak lupa akan sungai. Sebab, sungai sarana transportasi tertua di Kalsel khususnya Banjarmasin.

    “Melalui lomba ini, kita mengajak semua lapisan masyarakat agar peduli terhadap sungai. Karena sungai merupakan asal usul kebudayaan kita, dan sumber kehidupan,” kata Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

    Berkaca itu, ia menantang semua tukang kelotok se-Banjarmasin, mengikuti lomba perahu mesin di sungai Martapura tahun depan dengan jalur dari Pesantren Darusalam kabupaten Banjar hingga Taman Siring Banjarmasin.

    “Saya tantang semua tukang kelotok tahun depan mengikuti lomba ini,” ujarnya saat membuka gelaran itu, Minggu (7/10/2018), di Siring Tandean.

    Bagi dia, kelotok salah satu transportasi sungai yang harus digalakkan kembali, karena struktur kota Banjarmasin awalnya terbentuk dari jalur sungai.

    “Kehidupan masyarakat di kota ini dahulu sangat bergantung pada sungai, makanya pemukiman banyak dibangun di pinggir sungai, untuk itu alat transportasi seperti Kelotok perlu dilestarikan,” ujarnya.

    Jadi, kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali tahun depan dengan skala yang lebih besar.

    Menyikapi tantangan gubernur kali ini, Dispora Kalsel tahun depan akan kembali mengagendakannya, dan Dispora siap berkoordinasi dengan semua pihak termasuk SKPD dan Pemkab yang akan terlibat.

    “Hari ini kegiatan sukses, karena ada semangat dari masyarakat. Tujuannya agar tak lupa sejarah sungai,” ujar Kepala Dispora Kalsel, Zakly Asswan. (iyan)

    Editor : Farid

  • H Sudian Noor Jabat Bupati Tanah Bumbu

    H Sudian Noor Jabat Bupati Tanah Bumbu

    BANJARMASIN, klikkalsel – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor resmi melantik H Sudian Noor sebagai Bupati Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) hingga 2021, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (8/10/2018).

    Sudian Noor bertugas menggantikan Mardani H Maming yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan orang nomor satu di pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

    Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengharapkan Bupati Tanbu yang dilantik, agar bisa bekerja lebih profesional, bertanggung jawab dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

    “Bupati kalau bekerja harus turun ke lapangan, biar rakyat tau siapa Bupatinya. Itu juga sekaligus menyerap aspirasi rakyat, agar lebih aktual dikerjakan,” jelasnya.

    Disisi lain, Paman Birin sapaan akrab Sahbirin Noor menilai bahwa Sudian Noor sudah paling tepat mengantikan Mardani H Maming sebagai Bupati di bumi bersujud tersebut.

    “Soalnya dia (Sudian Noor) menjabat wakil bupati saat itu, jadi sudah paling faham dengan visi misi sebelumnya,” katanya.

    Meskipun demikian, menurut Sahbirin, Sugian hanya cuma butuh penyesuaian dengan kewenangan dan tugas sebagai Bupati, karena sebelumnya menjabat wakil Bupati.

    Sementara itu, Bupati Tanbu yang baru dilantik, H Sudian Noor menjelaskan dirinya akan fokus pada awal program visi misinya saat menjadi kepala daerah bersama Mardani H Maming.

    “Saya akan fokus ke Insfratruktur, pendidikan dan kesehatan sesuai dengan tri dharma pembangunan,” ucap mantan Plt Bupati Tanah Bumbu ini. (baha)

    Editor : Farid

  • Wakil Walikota Banjarmasin Upayakan Dampingi Balakar 654 Serahkan Bantuan ke Palu

    Wakil Walikota Banjarmasin Upayakan Dampingi Balakar 654 Serahkan Bantuan ke Palu

    BANJARMASIN, klikkalsel – Rencana Balakar 654 Kota Banjarmasin untuk menyerahkan bantuan langsung dan mengirimkan relawan ke Kota Palu dan kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mendapat dukungan penuh dari Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah.

    “Pemkot Banjarmasin mendukung penuh apa yang dilakukan Balakar 654, baik itu dari penggalangan dana hingga niat pengiriman bantuan dan relawan ke lokasi bencana,” ujar Hermansyah, Senin (8/10/2018).

    Menurutnya hal tersebut akan sangat membantu bagi warga Sulawesi Tengah pasca dihantam gempa dan tsunami beberapa saat lalu.

    Selain itu ia mengatakan, pihaknya akan berupaya memfasilitasi Balakar 654 yang akan ke Sulawesi Tengah melalui rute Banjarmasin menuju Balikpapan dengan jalur darat dan dilajutkan menyeberang ke Sulawesi dengan menempuh jalur laut.

    “Balakar 654 minta fasilitasi transportasi untuk bawa logistik, nanti akan kita upayakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” katanya.

    Herman berupaya mengagendakan agar dapat turut serta mendampingi relawan gabungan pemadam kebakaran ini dalam menyerahkan bantuan kepada korban gempa.

    “Insya Allah, akan kita lihat sikonnya, kalau memungkinkan saya akan turut mendampingi,” ujarnya.

    Ia juga meminta, warga Banjarmasin bisa membantu dengan menyumbang, baik itu berupa, sembako, uang maupun pakaian layak pakai untuk disalurkan kepada korban gempa.

    Sementara itu Ketua Umum Balakar 654 Kota Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi menyambut gembira dukungan yang diberikan Wakil Walikota Banjarmasin tersebut.

    “Kami sangat senang dan bersyukur atas dukungan Pak Wakil, tentu ini menjadi semangat besar buat rekan-rekan yang saat ini sedang melakukan penggalangan dana,” ujar Faisal.

    Disinggung mengenai keberangkatan tim nya menuju Sulawesi Tengah, Faisal belum bisa memastikan. Namun ia memperkirakan tim nya akan berangkat ke lokasi bencana sekitar minggu ketiga hingga keempat Oktober ini dengan membawa relawan dan logistik.

    “Kita masih lihat kondisi disana, namun diperkirakan kami akan berangkat sekitar minggu ketiga atau keempat bulan ini,” pungkasnya. (david)

    Editor : Farid

  • Satu Lagi Anggota DPRD Kalsel Tutup Usia

    Satu Lagi Anggota DPRD Kalsel Tutup Usia

    BANJARMASIN, klikkalsel – DPRD Kalsel kembali berduka. Sebab, ada satu anggota DPRD Kalsel yang tutup usia, yakni H Achmad Saiman, Minggu (7/10/2018) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

    Almarhum merupakan Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Hanura asal daerah pemilihan (Dapil) Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong, menggantikan rekannya H Riduansyah yang juga meninggal dunia pada 2015.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalsel Abdul Munasib Halike ketika dihubungi menyatakan duka yang mendalam. Munasib memastikan pihaknya segera memperoses PAW Saiman.

    “Calon penggantinya anak dari almarhum sendiri. Sepertinya saat ini kurang etis kita buru-buru membicarakan PAW,” tekan Munasib.

    Saiman meninggal dunia dalam usia 60 tahun, karena sakit pada hati dan sempat mengalami operasi di salah satu rumah sakit Penang Malaysia.

    Walau belum sembuh total, almarhum balik ke Banua dan menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarnasin hingga akhirnya Saiman meninggal dunia.

    Sebelum dimakamkan di alkah keluarga dekat Lapangan Golf Landasan Ulin Banjarbaru, Senin (8/10/2018) siang, jenazah terlebih dishalatkan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin sesudah shalat Zuhur.(elo syarif)

    Editor : Farid

  • Sakit Hati Diselingkuhi, Husin Tulis Surat Ini Lalu Gantung Diri

    Sakit Hati Diselingkuhi, Husin Tulis Surat Ini Lalu Gantung Diri

    BANJARMASIN, klikkalsel – Warga sekitar Masjid Al Khair Jalan Soetoyo S RT 5 Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria dengan posisi tergantung, Minggu (7/10/2018) sekitar pukul 21.30 Wita.

    Pria yang diketahui bernama Husin (30), warga Tabalong ditemukan tewas tergantung tanpa mengenakan baju. Ia mengakhiri hidup dengan seutas tali melilit lehernya yang diikat di bagian dalam menara Masjid.

    Penemuan berawal dari beberapa warga yang duduk di sekitar masjid melihat lampu di ruang menara tidak menyala.

    Lantas warga mengecek ke ruang menara yang juga menjadi tempat tinggal korban yang bekerja mengecor halaman Masjid sebulan terakhir.

    Warga yang sedianya melakukan pengecekan lampu terkejut melihat korban tewas tergantung, di lantai sekitar jasad korban tergantung warga juga menemukan potongan kardus dengan tulisan “SELAMAT TINGGAL AYU PITRIANI, AKU CINTA KAMU”.

    Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Tengah yang langsung datang ke lokasi bersama Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin untuk melakukan penyelidikan.

    “Dari HP korban kita juga temukan beberapa pesan singkat yang menyatakan korban sakit hati karena teman perempuannya selingkuh,” ujar Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Sigit Prihanto.

    Selain itu menurut Sigit, untuk sementara pihaknya tidak menemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan dileher.

    “Jadi sementara itu kemungkinan murni bunuh diri,” ujarnya.

    Sementara jasad korban dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum.

    Menurut keterangan keluarga korban, jenazah akan dibawa ke rumah orang tua korban di daerah hulu sungai. (david)

    Editor : Farid

  • Kontestan Pemilu Dilarang Pasang Foto Bersama Pejabat Negara, Kecuali Ini

    Kontestan Pemilu Dilarang Pasang Foto Bersama Pejabat Negara, Kecuali Ini

    BANJARMASIN, klikkalsel – Atmosfer Pemilu 2019 mulai terasa. Sehingga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan (Kalsel) mewanti-wanti peserta Pemilu agar taat aturan.

    Salah satunya tidak memuat meteri yang dilarang pada alat peraga kampanye (APK) atau media sosialisasi.

    Ketua KPU Kalsel Edy Ariansyah menyatakan, APK diperbolehkan berupa baliho, spanduk, umbul-umbul dan videotron serta bilboard.

    Namun, ingatnya, materi atau desain hanya memuat visi misi partai politik, serta tidak berisi konten mengandung isu SARA, anti Pancasila dan berbau makar terhadap NKRI.

    Selain itu, Edy melarang, kontestan Pemilu memuat gambar atau foto figur pejabat negara.

    “Pejabat negara yang diatur dalam Undang-Undang (UU),, contohnya Mahkamah Agung, Dirut Bank Indonesia dan pejabat negara lainnya. Nah itu tidak diperbolehkan” tegasnya.

    Kecuali, kata dia, pejabat negara yang merupakan tokoh politik. “Itu tak dilarang, karena sesuai UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor : Farid