Kategori: Advertorial

  • Cuncung – Alpiya Support Tournament PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan

    Cuncung – Alpiya Support Tournament PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dalam beberapa hari ke depan, PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan akan digelar di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

    Turnamen gim mobile bergenre battle royale yang digelar oleh Komunitas Bekantan Esports dsn didukung Seni Kreatif Tanah Bumbu akan diikuti 100 tim dari lintas kabupaten.

    Kompetisi para anak muda ini mendapat dukungan penuh dari Syafruddin H Maming (Cuncung) dan M Alpiya Rakhman yang merupakan bakal calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu.

    “Kegiatan ini sangat positif, sepenuhnya kita dukung. Dengan kegiatan hobi seperti ini dapat menghindarkan kaum milenial dari bahaya narkoba,” ujar Cuncung, Rabu (16/9/2020).

    Cuncung sadar betul, di era saat ini banyak pemuda memilih gim online sebagai hobi.

    Bahkan tak sedikit yang mencari uang melalui gim dalam jaringan. Ia pun berkomitmen mendukung hal tersebut.

    “PUBG Mobile Indonesia sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan menjadi juara dunia dan menjadi pemain terbaik dunia 2019,” jelasnya.

    “Dan tahun ini juga Tim PUBG Mobile Indonesia memberikan hadiah di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 sebagai Juara PMWL East 2020. Dan ini harus tetap dipertahankan,” bebernya.

    Pelaksanaan turnamen ini dimulai dengan babak penyisihan pada 18-19 September 2020 di kediaman anggota DPR RI itu di Jalan Cappa Padang.

    Kemudian berlanjut ke babak semifinal pada 25 September dan final 26 September 2020 yang pelaksanaannya juga di tempat yang sama.

    Turnamen PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan ini diikuti 100 tim yang setiap tim terdiri 5 orang yakni 4 pemain dan 1 cadangan.

    Dari 100 tim yang ikut serta, 70 persen dari Tanah Bumbu dan selebihnya dari Kotabaru, Banjarmasin dan Pelaihari.

    Turnamen ini juga dapat disaksikan Live Streaming melalui melalui akun YouTube Syafruddin H Maming. (rils)

    Editor : Akhmad

  • Sosok Menginspirasi, Organisasi dan Komunitas Pemuda di Banjarmasin Dukung Ananda-Mushaffa

    Sosok Menginspirasi, Organisasi dan Komunitas Pemuda di Banjarmasin Dukung Ananda-Mushaffa

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tertarik dengan gaya kampanye yang unik dan profilnya menginspirasi, puluhan pemuda yang mengatasnamakan Giat Pemuda Banjarmasin menyambangi markas berbenah bersama, Selasa (15/9/2020).

    Puluhan pemuda berasal dari berbagai organisasi dan komunitas kepemudaan ini mengaku siap mendukung, dan memenangkan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin Tahun 2020.

    “Saya sebelum kesini sudah cukup lama memperhatikan sosok Hj Ananda baik di media sosial resminya maupun dari berbagai situs media online. Saya lihat yang bersangkutan sosoknya sangat menginspirasi,” ungkap Nooraida yang hadir di Markas Berbenah Bersama di Jalan Adhyaksa, Banjarmasin Utara.

    Baginya, di usia Hj Ananda yang baru menyentuh kepala tiga, namun sudah mampu mengemban berbagai jabatan strategis, baik sebagai Ketua maupun Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin merupakan sebuah hal yang sangat menginspirasi dirinya.

    “Apalagi kini Hj Ananda mencalonkan diri sebagai Calon Walikota Banjarmasin. Saya tentu sangat mendukungnya karena saat ini Kota Banjarmasin memerlukan pemimpin yang dapat mewakili kaum hawa sekaligus pemuda,” tambah Pemenang Pemuda Pelopor se-Kota Banjarmasin itu.

    Bahkan dirinya mengaku cukup kaget setelah mendengarkan profil Calon Wakil Walikota Banjarmasin H Mushaffa Zakir Lc yang tidak kalah menginspirasi.

    Baca Juga : Perempuan PKS Siap Menangkan Hj Ananda – H Mushaffa Zakir di Pilkada Kota Banjarmasin

    Karena selain lulusan Pondok Pesantren Gontor dan Sarjana Universitas terkenal di Kairo Mesir, yang bersangkutan juga merupakan Anggota DPRD Kota Banjarmasin.

    “Duet yang sama-sama menginspirasi intinya. Jadi saya tentunya makin yakin Kota Banjarmasin bisa jauh lebih baik jika dipimpin oleh mereka berdua,” tegasnya.

    Sementara, Hendri perwakilan pemuda lainnya berharap Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc tidak hanya bisa menjadi perwakilan kaum muda semata dalam Pilkada Kota Banjarmasin Tahun 2020.

    Namun juga mampu menjawab segala aspirasi yang diperlukan oleh kaum muda agar mereka bisa berkembang dan berdaya saing.

    “Kami mengharapkan jika nantinya terpilih yang bersangkutan bisa lebih peduli terhadap kaum muda. Baik dalam hal penyediaan fasilitas pendukung untuk pemuda berekspresi hingga kesempatan meningkatkan skill secara mudah.
    Jika ini bisa dilakukan maka kami akan all out memenangkan pasangan ini,” jelas penggiat Karang Taruna Kota Banjarmasin ini.

    Sementara itu, Soraya Perwakilan Markas Berbenah Bersama mengaku senang dengan kedatangan puluhan pemuda dari berbagai organisasi dan komunitas.

    Baginya markas berbenah bersama sangat terbuka untuk siapa pun, baik untuk berdiskusi maupun memberikan dukungan kepada pasangan Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir Lc yang maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin.

    “Tiap hari kita banyak sekali menerima orang-orang dari berbagai elemen untuk berdiskusi, menyerap aspirasi maupun menerima dukungan. Hal ini tentunya membuktikan bahwa masyarakat Kota Banjarmasin cukup antusias terhadap gerakan berbenah bersama yang kita usung untuk Kota Banjarmasin kedepannya,” pungkasnya.(ganang)

    Editor : Amran

  • Dari Buruh Kayu Hingga Wakil Rakyat, Cuncung Kini Menuju Tanbu 1

    Dari Buruh Kayu Hingga Wakil Rakyat, Cuncung Kini Menuju Tanbu 1

    AJANG Pemilihan Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) 2020 sebentar lagi. Dari empat bakal pasangan calon, menariknya ada nama Syafruddin H Maming.

    Bakal calon bupati Tanah Bumbu satu ini sampai rela meninggalkan kursi empuknya di Senayan, Gedung DPR RI, Jakarta, demi membangun tanah kelahirannya. Lantas bagaimana perjalanan karir pria yang akrab disapa Cuncung itu?

    Sebelumnya, Cuncung mewakili masyarakat di pesisir Banua, sebutan Kalsel, untuk maju di Pemilihan Legislatif 2019 lalu.

    Khusus di Tanah Bambu, eks anggota DPRD Kalsel dua periode ini, sukses meraup 35.011 suara masyarakat Bumi Bersujud.

    Untuk lebih mengenal sosoknya, media ini mencoba menggali bagaimana sosok Syafruddin H Maming.

    Bagaimana perjalanan dan prinsip hidupnya? Kehidupan keluarganya? juga perjuangannya hingga bisa menjadi salah satu tokoh yang dipercaya mengemban amanah masyarakat Kalsel.

    Ya, Cuncung memang tak sepopuler adiknya, Mardani H Maming, bupati Tanah Bumbu dua periode yang saat ini menjabat ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

    Meski begitu, Cuncung juga memiliki sesuatu yang bisa dibilang mirip dengan apa yang dimiliki Mardani selama ini.

    Belum lama tadi, sosok yang ramah dan murah senyum itu menerima kedatangan awak media ini di sebuah ruangan minimalis berpendingin udara dengan warna dominan biru muda, dua sofa ukuran sedang berwarna orange, satu sofa untuk istirahat, dan dua kursi kecil berwarna coklat.

    Di atas meja berwarna putih, ada beberapa snack dan air mineral yang memang disediakan untuk para tamu. Di salah satu sudut atas dinding ada tulisan arab beserta terjemahannya. Tulisan itu berbunyi: Segalanya ini adalah karunia Allah.

    Hari itu, Cuncung mengenakan kaos putih polos non-branded dan celana bercorak militer.

    Ia memang tak pernah menyukai barang-barang bermerk. Bapak tiga anak itu lebih suka mengenakan pakaian yang sederhana. Dan kesederhanaan itu terus melekat kepada dirinya sejak dahulu sampai sekarang.

    Cuncung yang lahir di Pulau Burung, 6 Januari 1977, memang terlahir dari keluarga yang sangat dikenal di Batulicin.

    Ayahnya, H Maming, merupakan tokoh masyarakat yang paling dikenang karena kedermawanannya. Menurut Cuncung, ayahnya memang senang membantu orang lain yang sedang tertimpa kesulitan.

    “Saya ingat pesan beliau. Pertama, kalau kita punya uang, bantulah dengan harta. Kalau tidak, bantulah dengan tenaga. Lalu, kalau harta dan tenaga tidak punya, bantulah orang yang kesusahan dengan pemikiran,” kata Cuncung sambil mengenang sosok H Maming.

    Sebagai sosok ayah, kata Cuncung, H Maming merupakan sosok yang tegas, disiplin, dan tak pernah memanjakan anak-anaknya.

    Sebagai contoh, meski menjadi anak seorang tokoh masyarakat di Batulicin, kehidupan Cuncung ternyata tak lurus-lurus amat.

    Ia sempat menjadi buruh kayu selama dua tahun di dermaga Pasar Lama Batulicin. Pekerjaan itu ia tekuni sekira tahun 2000. Setelah usaha kayu macet pada 2004, ia masih terus mengembara mencari jati dirinya.

    Tahun 2008, ia diajak sang adik, Mardani, untuk bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa yang saat itu masih diketuai oleh KH Abdurrahman Wahid.

    Posisi Cuncung saat itu sebagai Ketua PAC PKB Kabupaten Tanah Bumbu. Belakangan, terjadi dualisme di dalam tubuh PKB.

    Sebenarnya, Cuncung dan Mardani berupaya bertahan. Namun, ternyata kondisinya tidak memungkinkan. Akhirnya, mereka berdua hijrah ke partai lain. Partai yang menjadi pelabuhan berikutnya adalah PDI Perjuangan.

    Di partai berlambang banteng itulah, keduanya bisa berkembang menjadi sosok yang diperhitungkan di Kalsel.

    Dipilihnya PDI Perjuangan itu juga atas izin orang tua mereka.

    “Kalau tak ada izin orang tua, tak mungkin kami memilih PDI Perjuangan,” ungkapnya, sambil memperbaiki posisi duduknya.

    Dalam perjalanannya, Cuncung pernah menjadi Kepala Desa Pulau Burung pada 2011 sampai 2013.

    Ia juga dikenal karena menjadi ketua dan pengurus berbagai organisasi penting di daerah ini. Saat ini, ia tercatat sebagai Ketua Yayasan H Maming yang bergerak di bidang sosial.

    Sebelum menjadi anggota Komisi III di DPR RI, Cuncung menduduki kursi wakil ketua Komisi III DPRD Kalsel.

    Pada Pemilu 2014 itu, Cuncung mendapat suara nomor lima terbanyak se Kalsel dengan 19.930 suara.

    Bagi Cuncung, keputusannya maju di ranah politik adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat.

    Ia sendiri tak pernah berpikir untuk mencari keuntungan. Sebab, hal yang paling utama dalam hidupnya adalah membantu masyarakat yang sedang kesulitan.

    Medio Oktober 2018 silam, Cuncung berhasil membuat Pulau Burung terang benderang karena sudah dialiri listrik.

    Meski listrik belum dapat berfungsi maksimal karena hanya menggunakan PLTS, tetapi hal itu menunjukkan komitmen nyata dari Cuncung kepada masyarakat.

    Berhasil terpilihnya Cuncung di DPR RI rupanya menjadi berkah tersendiri bagi warga Tanah Bumbu.

    Setelah Pulau Burung, kini giliran 7 kecamatan di Tanah Bumbu yang bakal dibikinnya terang benderang lewat program penerangan jalan utama (PJU) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

    Ada 200 titik tiang yang bakal menerangi ruas jalan yang terbagi di tujuh kecamatan Bumi Bersujud.

    200 kecamatan dimaksud, yakni Kecamatan Simpang Empat 10 titik dan Batulicin 30 titik.

    Kemudian Kusan Hilir 60 titik, Sungai Loban 15 titik, Satui 45 titik, Kuranji 15 titik dan Kusan Hulu 25 titik.

    “Alhamdulillah penerangan akan segera terpasang. Sementara di Tanah Laut dan Banjarmasin masing-masing 50 titik,” ungkap Cuncung. (rils)

    Editor : Akhmad

  • Aset Senilai Rp228 Miliar Diserahkan ke Pemprov Kalsel Guna Pembangunan PA dan SPAM Regional Banjarbakula

    Aset Senilai Rp228 Miliar Diserahkan ke Pemprov Kalsel Guna Pembangunan PA dan SPAM Regional Banjarbakula

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan serah terima hibah aset barang milik negara (BMN) senilai Rp228 Miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2020).

    Penyerahan aset tersebut dilakukan secara virtual di Gedung Mahligai Pancasila untuk pembangunan TPA dan SPAM Regional Banjarbakula dan pembangunan ruang terbuka hijau Kebun Raya Banua.

    Serah terima hibah aset ditandai dengan Penandatangan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah atau Alih Status Barang Milik Negara oleh Sekretaris Dirjen Cipta Karya PUPR Iskandar dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Kepala Dinas PU, Roy Rizali Anwar.

    Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR, melalui Sekretaris Dirjen Cipta Karya PUPR, Iskandar mengatakan, melalui hibah ini akan lebih meningkatkan kualitas pengelolaan kekayaan negara.

    Beralihnya hak dan kewajiban atas aset BMN tersebut setelah serah terima hibah akan memperjelas tanggung jawab terhadap pengoperasian dan pemeliharaannya. Dengan demikian, aset yang dihibahkan dapat memberikan pelayanan yang berkelanjutan.

    “Aset yang dihibahkan akan tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga dalam pengoperasian dan pemeliharaannya dapat dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” jelas Iskandar.

    Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirn Noor yang karib disapa Paman Birin berharap aset BMN yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan di banua.

    “Ini bukti sinergitas yang baik antara Kementerian PUPR dengan Pemprov Kalsel untuk bisa menjadikan Kalsel menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tukas Sahbirin.

    Sedangkan Kepala BPPW Kalsel, Dardjat Widjunarso mengatakan aset BMN tersebut diserahkan kepada Pemprov Kalsel untuk penataan yang akan dilaksanakan diantaranya pembangunan TPA dan SPAM Regional Banjarbakula dan pembangunan ruang terbuka hijau Kebun Raya Banua.

    “Penataan aset akan segera dilakukan pencatatan di dalam Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (Simbada) dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar pencatatan asetnya masuk ke dalam aset Pemprov Kalsel,” kata Dardjat.

    Lanjut, Dardjat menjelaskan aset hibah tersebut merupakan pembangunan fisik yang sudah dikerjakan di tahun 2016 sampai 2019.

    “Jadi seluruhnya sudah dikerjakan pembangunannya dan sudah diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo untuk TPA Banjarbakula,” lanjut Dardjat.

    Menurut Dardjat, kedepannya pihaknya akan melakukan pekerjaan pembangunan untuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di kawasan Kelayan Barat dan ini masih dalam proses pembangunan, penataan kawasan guru sekumpul, SPAM Regional untuk air minum tahap dua 500 liter per detik dan pembangunan Kotaku untuk daerah Rampa Kabupaten Kotabaru.(ganang/adv)

    Editor : Amran

  • Paman Birin Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan dan Terus Menerapkan Protokol Kesehatan

    Paman Birin Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan dan Terus Menerapkan Protokol Kesehatan

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Prilaku hidup bersih di lingkungan masyarakat, kembali ditekankan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Melalui pola itu, diyakni penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) dapat dicegah.

    Disampaikan Paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor, masyarakat tidak perlu takut dengan virus corona, asalkan hidup bersih dan sehat dapat terhindar dari Covid 19.

    “Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, juga dikatakan bahwa kebersihan sebagian dari iman,” katanya saat memperingati World Clean Up Day sekaligus penyerahan hadiah lomba Bank Sampah di Bank Sampah Benawa Raya Mandiri di Komplek Benawa Raya Banjarbaru, Selasa (15/9/2020).

    Paman Birin juga mengajak semua pihak untuk melakukan gerakan bersih-bersih di lingkungan masing-masing. Ia juga bersyukur saat ini tingkat kesembuhan Covid 19 di Banua hampir 80 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

    “Tapi kita jangan lengah tetap laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin, Insya Allah bila kita senantiasa gotong royong akan mampu mengatasi penyebaran Covid 19 ini,” katanya.

    Sementara Kadis Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah mengatakan, lomba bank sampah dan peringatan World Clean Up Day ini merupakan wujud komitmen Gubernur Kalsel untuk menjaga kebersihan lingkungan masyarakat di banua.
    “Gubernur Kalsel Paman Birin sosok yang begitu peduli akan kebersihan dan kelestarian lingkungan, kalau seorang pemimpin cinta akan kebersihan lingkungan maka itu menunjukkan dia cinta juga kepada rakyatnya,” kata Hanifah.

    Sedangkan Wakil Walikota Banjarbaru Dharmawan Jaya Setiawan memuji sosok Paman Birin yang kerap blusukan di daerah pelosok. “Salut dengan beliau yang sering blusukan, termasuk hari ini bersama kita hadir, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masalah kebersihan lingkungan,” kata Jaya.

    Usai kegiatan, Paman Birin juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba bank sampah se Kalsel. Juara pertama diraih Bank Sampah Benawa Raya Mandiri Banjarbaru, kedua Bank Sampah Kayuh Baimbai Tala, ketiga bank sampah Al Jihad Banjarmasin, keempat bank sampah Aisyiah Kab Banjar, kelima bank sampah asrama militer Batola.(ganang/adv)

    Editor : Amran

  • Paman Birin Penyelamat HPN 2020

    Paman Birin Penyelamat HPN 2020

    BANJARMASUN, klikkalsel.com – Suksesnya pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 di Kalsel, tak lepas dari peran serta Gubermir Kalsel. H Sahbirin Noor.

    Ketua PWI Pusat, Atal S Depari kembali menyampaikan ungkapan terima kasih atas suksesnya pelaksanaan HPN dihadapan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat bertandang ke Gedung PWI Kalsel dalam rangka Seminar
    Peran Pers Mengawal Pemilu yang Bermartabat.

    “Saya salut dengan perhatian Paman Birin terhadap dunia pers, beliau adalah penyelamat even nasional HPN,” kata Ketua PWI Pusat Atal S Depari, di Gedung PWI Kalsel di Banjarmasin Senin (14/9/2020) siang.

    Diceritakan Atal, sebelumnya perhelatan HPN akan digelar di Sumatera Utara. Namun jelang hari H dibatalkan.

    “Saat Paman Birin menyanggupi Kalsel jadi tuan rumah HPN 2020, saya langsung bisa tidur nyenyak malam harinya,” ungkap Atal.

    Perhelatan HPN 2020 di Kalsel dinilai sukses pelaksanaannya. Ini dapat dilihat dari apreasiasi yang diberikan presiden Jokowi dan kehadiran banyak duta besar serta menteri.

    Karena itu Atal baru bisa mengucapkan terima kasih sekarang sejak setelah gelaran HPN. “Mohon maaf Paman Birin kami baru bisa mengucapkan apresiasi dan terima kasih hari ini, karena sebelumnya tak sempat ke Kalsel akibat wabah covid,” kata Atal.

    Sementara Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi mengucapkan terima kasih atas dukungan Paman Birin serta jajaran Pemprov Kalsel sehingga HPN berhasil digelar dengan sukses. Zainal juga melaporkan PWI sudah menyiapkan alkah untuk pemakaman keluarga besar organisasi PWI.

    Kehadiran Gubernur Kalsel Paman Birin secara resmi membuka seminar dengan tema Peran Pers Mengawal Pemilu yang Bermartabat. Dalam sambutannya Paman Birin menilai keberadaan pers diperlukan sebagai fungsi kontrol dalam kehidupan bernegara.

    “Tanpa pers seperti sayur tanpa garam, karena itu kehadiran pers penting sebagai fungsi kontrol dan penyambung komunikasi rakyat dan pemerintah,” katanya.

    Ia juga mengharapkan dalam Pilkada 2020 dapat berlangsung langsung umum bebas rahasia (Luber) demi mewujudkan pemilu bermartabat agar semua tahapan berjalan dengan adil dan transparan.

    “Dibutuhkan pengawasan seluruh elemen, termasuk peran pers selaku alat kontrol sosial,
    Saya menyadari hasil proses demokrasi akan menentukan arah pembangunan selanjutnya,” papar Paman Birin.

    Hadir juga dalam silaturahmi tersebut tokoh pers banua HG Rusdi Effendi, Fathurrahman, dan Ketua Mappilu (Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu) Suprapto.(ganang/adv)

    Editor : Amran

  • DPRD Banjarmasin Targetkan Tiga Raperda Rampung Sebelum 2021

    DPRD Banjarmasin Targetkan Tiga Raperda Rampung Sebelum 2021

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – DPRD Banjarmasin telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Kota Banjarmasin yakni Revisi Perda Nomor 5 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Raperda tentang Perubahan Badan Hukum PDAM Bandarmasih, dan ketiga Raperda tentang Parawisata Halal.

    Ketua Bapemperda DPRD Banjarmasin Arufah Arif menargetkan, finalisasi ketiga Raperda itu dapat diselesaikan dalam tempo waktu tiga bulan. Ketiga Raperda usulan Pemkot Banjarmasin itu lanjut politisi Partai Perstauan Pembangunan (PPP) Banjarmasin itu, sangatlah penting sebagai payung hukum terkait terkait kebijakan perubahan badan hukum PDAM, RTRW, dan Wisata Halal, karena dinilai sangat mendesak dan diharapkan disahkan paling lambat akhir tahun 2020 ini.

    Dikatakan Arufah, untuk Pansus Perubahan Badan Hukum PDAM diketuai HM Faisal Hariyadi, Pansus RTRW diketuai Arupah Arief dan Pansus Parawisata Halal di ketuai Hilyah Aulia. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, diharpkan Pansus ketiga Raperda bekerja secara maksimal.

    “Saat ini Pansus sudah berjalan dan ditargetkan akhir tahun sudah disyahkan Peraturan Daerah (Perda) hasil revisi menggantikan aturan terdahulu sebagai payung hukum yang bisa digunakan Pemkot Banjarmasin,” katanya.

    Wakil Ketua Pansus Perubahan Badan Hukum PDAM Bandarmasih Bambang Yanto Permono menjelaskan, Rencana perubahan badan hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) masih dalam tahap penggodokan Pansus DPRD Banjarmasin.

    Hal itu, kata Politisi Partai Demokrat Banjarmasin ini, karena berhubungan dengan fungsi DPRD Banjarmasin sebagai Lembaga Pengawasan yang bisa saja hilang jika PDAM Bandarmasih berubah status menjadi Perseroda.

    “Ketika statusnya berubah menjadi Perseroda, fungsi dewan sebagai pengawasan tidak ada lagi. Hal itu yang masih kami perjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Dalam membuat sebuah kebijakan idelnya tidak merugikan masyarakat. Oleh karena itu sangat penting pengawasan legsilatif dalam setiap kebijakan pemerintah,” jelas dia.

    Perubahan status badan hukum PDAM Bandarmasih lanjut Bambang, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun rencana peralihan status PDAM menjadi Perumda terganjal dengan restu pemerintah provinsi, karena tidak ingin melepas sahamnya, bahkan dicicil sekalipun oleh pemerintah kota.

    “Tiga tahun sejak 2016 tidak ada lagi penyertaan modal dari Pemprov dan Pemkot. Salah satu jalan keluar adalah mengubah status badan hukum PDAM Bandarmasih menjadi Perseroda,” bebernya.

    Yang tidak kalah menarik adalah penggodokan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Wisata Halal. Raperda ini menruut Ketua Pansus Raperda Wisata Halal Hilyah Aulia, merupakan satu upaya memaksimalkan sektor wisata. Pemkot Banjarmasin saat ini lanjutnya, menyusun sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Wisata Halal atau Halal Tourisme seperti beberapa daerah di Indonesia.

    “Beberapa daerah seperti Lombok, Jambi dan lainnya menjadi perhatian kami, bagaimana agar juga bisa diterapkan di Banjarmasin. Outputnya cukup besar mendongkrak perekonomian daerah,” ucap Hilyah Aulia.

    Wisata halal yang dimaksud, lanjut Hilyah, untuk memperkuat dan mempertegas semua elemen pendukung seperti Perhotelan, Restoran, dan lainnya, agar memberikan kepastian dan sarana pendukung bagi berkembangnya pariwisata di Banjarmasin.

    “Hotel, rumah makan, dan sarana pendukung lainnya, wajib menyediakan sarana beribadah bagi wisatawan. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kunjungan wisata, salah satunya sungai, yang jadi andalan Banjarmasin,” harap politisi PKB itu.

    Wisata halal ujar Hilyah, bukan berarti hanya memperhatikan sarana dan fasilitas tertentu saja, namun lebih memperkuat dan memberi kenyamanan bagi masyarakat atau wisatawan, khususnya menjaga kepastian bagi wisatawan dalam hal kehalalan. Terutamanya tempat-tempat kuliner yang dikunjungi wisatawan.

    “Wisatawan akan lebih yakin dan merasa aman jika memang potensi yang kita tawarkan aman, nyaman, dan halal tentunya. Hal ini akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banjarmasin yang sudah dikenal secara nasional hingga mancanegara,” tutupnya. (adv)

  • Perjuangan Cuncung di DPR RI, Tujuh Kecamatan di Tanbu Bakal Dipasangi 200 PJU

    Perjuangan Cuncung di DPR RI, Tujuh Kecamatan di Tanbu Bakal Dipasangi 200 PJU

    BATULICIN, klikkalsel.com – Dalam waktu dekat 200 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan terpasang di tujuh kecamatan di Tanah Bumbu.

    Fasilitas penerangan jalan itu hasil dari usaha Syafruddin H Maming yang dikenal sangat getol berjuang untuk kepentingan rakyat ketika duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI.

    Pria yang akrab disapa Cuncung ini dikenal sangat nyaring bersuara untuk kepentingan masyarakat di daerahnya. Perjuangannya pun berbuah manis.

    “Alhamdulillah PJU PLTS di Tanah Bumbu akan segera terpasang. Ada 200 titik tiang yang bakal menerangi ruas jalan yang terbagi di tujuh kecamatan. Di Tanah Laut dan Banjarmasin masing-masing 50 titik,” ungkap Cuncung.

    Dari 200 titik yang dipasang tersebar di tujuh penjuru kecamatan. Yakni Kecamatan Simpang Empat 10 titik, Batulicin 30 titik, Kusan Hilir 60 titik, Sungai Loban 15 titik, Satui 45 titik, Kuranji 15 titik, dan Kusan Hulu 25 titik.

    Cuncung berharap program yang ia perjuangkan di Senayan dapat dinikmati masyarakat secara langsung untuk penerangan jalan.

    “Semoga PJU yang terpasang ini memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya pengguna jalan. Kita harapkan dapat dijaga bersama-sama, agar selalu bisa dirasakan manfaatnya,” katanya. (rils)

    Editor : Akhmad

  • Cuncung Yakin Pondok Darul Hijrah IV Cetak Generasi Qur’ani

    Cuncung Yakin Pondok Darul Hijrah IV Cetak Generasi Qur’ani

    BATULICIN, klikkalsel.com – Anggota DPR RI, Syafruddin H Maming menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Pondok Darul Hijrah IV Tahfiz Al-Quran, Senin (14/9/2020).

    Pondok yang berdiri di atas lahan sekira 4 hektare itu berada di Desa Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

    “Saya sangat mengapresiasi dan sangat mendukung atas berdirinya Pondok Darul Hijrah IV di Tanah Bumbu ini,” ungkap Syafruddin H Maming yang akrab disapa Cuncung.

    Ia menilai sekolah pondok pesantren sangat berperan atas kemajuan sumber daya manusia di daerah, terlebih dalam bidang pendidikan yang dilandasi keagamaan yang kuat.

    “Akhlak sangat penting, melalui Pondok Darul Hijrah IV Tahfiz Al-Quran ini saya yakin akan dapat mencetak generasi yang Qur’ani yang berakhlaqul karimah,” tuturnya.

    Baca Juga : Bantu Korban Banjir, Alpiya Rela Bekayuh

    Cuncung berharap pemerintah dan masyarakat juga dapat bersinergi untuk memajukan pembangunan serta pendidikan di daerah.

    “Pemerintah dan masyarakat tidak dapat dipisahkan, terlebih sinergi memajukan bidang pendidikan, khususnya pendidikan agama,” pungkasnya.

    Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Darul Hijrah IV, dihadiri Wakil Bupati Tanah Bumbu, H Ready Kambo, Anggota DPR RI, Syafruddin H Maming, dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin.
    Kemudian Kepala Kantor Kemenag Tanah Bumbu, H Ahmad Kamal, kepala SKPD lingkup Tanah Bumbu, anggota DPRD Tanah Bumbu, Kepala Desa Sari Gadung, para alim ulama, ustaz dan masyarakat umum. (rils)

    Editor : Akhmad

  • Bupati H Ansharuddin Serahkan 41 Buah Rumah Swadaya di desa Hamparaya

    Bupati H Ansharuddin Serahkan 41 Buah Rumah Swadaya di desa Hamparaya

    PARINGIN, klikkalsel.com – Bupati Balangan H Ansharuddin menyerahkan rumah secara simbolis kepada Sarkani, warga Desa Hamparaya Kecamatan Batumandi, setelah dilakukan bedah rumah melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dengan dana pusat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Senin (14/9/2020).

    “Ada 41 unit rumah warga Desa Hamparaya mendapatkan program bedah rumah,” ujar Bupati H Ansharuddin.

    Menurut dia, dana yang diberikan kepada warga untuk membedah rumah mereka tersebut masing-masing sekitar Rp17,5 juta.

    “Ini merupakan bentuk kerjasama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemkab Balangan. Kami akan terus berkoordinasi, sehingga lebih banyak lagi yang bisa dibantu terutama masyarakat kurang mampu dapat memperoleh kesempatan memiliki rumah lebih layak,” terangnya.

    Disampaikan Bupati Ansharuddin, pada 2020 ini ada sebanyak 250 unit rumah yang dibedah, ditambah dana dari APBD Balangan sebanyak 50 unit rumah se-Kabupaten Balangan.

    “Jadi tahun ini kabupaten Balangan mendapatkan jatah bedah rumah sebanyak 250 unit dari dana pusat ditambah dari dana APBD sebanyak 50 unit, jadi keseluruhannya ada 300 unit rumah warga yang mendapatkan program bedah rumah,” imbuhnya.

    Dia berharap, setelah dibedah, rumah warga tersebut dapat dihuni dengan nyaman oleh keluarga mereka.

    M Amien pun bersyukur rumahnya dapat diperbaiki dan berharap agar program ini terus berlanjut. “Terima kasih sudah membantu memperbaiki rumah saya, harapan saya program seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

    Penyerahan 41 buah rumah oleh Bupati Balangan H Ansharuddin tersebut dihadiri Kepala Dinas Perkim, Akhriani, Kepala Dinas Sosial, Ribowo, Camat Batumandi, perwakilan Danramil Batandi dan kepala Desa Hamparaya. (adv/fitri)

    Editor : Akhmad