KOTABARU, klikkalsel – Masyarakat Kotabaru, Kalsel kerap dilanda krisis air saat musim kemarau melanda. Namun hal itu kini berkurang, karena ada Embung Tirawan yang dibangun melalui Program 100-0-100 Kementerian PUPR dengan total anggaran mencapai Rp30 miliar pada 2017 lalu.
“Itu menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam mengatasi krisis air bersih,” ujar eks Dirut PDAM Kotabaru, Noor Ipansyah
Menurut Akademisi dan pakar hukum di Kotabaru ini, krisis air bersih memang menjadi salah satu momok yang terus menerus terjadi saat musim kemarau tiba. Permasalahan ini tak hanya ada di perkotaan juga terdampak hingga ke pelosok desa, seperti di Bumi Saijaan.
Namun, Ipansyah menegaskan, masyarakat Kotabaru tak perlu khawatir lagi saat dihadapkan dengan musim kemarau. Sebab, ketersediaan pemenuhan air bersih aman hingga 2025 nanti. “Itu berkat adanya pembangunan waduk dan embung di era kepemimpinan Jokowi,” imbuhnya.
Tidak hanya Embung Tirawan, yang menjadi ‘PR’ pemerintah setempat agar Kotabaru benar-benar terbebas dari krisis air ialah dengan membangun kembali dua embung, yaitu Embung Gunung Perak dan Embung Mandin melalui APBN.
“Makanya saya pribadi mendukung Jokowi kembali jadi presiden lagi. Sehingga program terkait pembangunan embung dan pemenuhan air bersih ini dapat dilanjutkan,†ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur air bersih yang menjadi kebutuhan dasar sudah banyak dirasakan dan dinikmati warga kotabaru, walaupun belum sepenuhnya. Oleh karena itu, ia berharap program pembangunan embung ini bisa terus berlanjut.
“Semoga, kotabaru masih diberikan bantuan pembangungan embung dan bandungan. Sehingga krisis air saat musim kemarau benar-benar terselesaikan,†harapnya. (ril)
Editor : Farid





