Jelang Ramadan Disperindag Gelar Operasi Pasar Murah 

Nampak sejumlah warga mendatangi pasar murah yang digelar Diskuperindag Kabupaten HSU. (foto : Ramadhani/klikkalsel)

AMUNTAI, klikkalsel.com – Harga sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng dan bawang merah masih cukup mahal yang dijual pedagang di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Hal ini membuat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskuperindaga) Kabupaten HSU berupaya menstabilkan kembali harga bahan pokok dengan melaksanakan operasi pasar murah (OPM).

Plt Kepala Bidang Perdagangan, Muhammad Isnaini mengatakan, meski harga minyak goreng ditingkat distributor dan agen sudah agak stabil namun tidak halnya ditingkat pengecer.

“Kalau ditingkat agen dan distributor harga minyak goreng sudah berkisar Rp 14 ribu per liter namun di tingkat pengecer masih tinggi karena jumlah stok minyak goreng memang masih terbatas,” ujar Isnaini.

Agar memfasilitasi kegiatan OPM, pihaknya juga akan melakukan pengawasan di tingkat agen dan pedagang besar yang dilaksanakan pada Senin pekan depan.

Ia menambahkan, pelaksanaan OPM tahap II akan dilaksanakan di kecamatan yang belum dilaksanakan pada OPM tahap pertama, yakni Kecamatan Amuntai Selatan, Haur Gading, Amuntai Utara dan Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah.

Baca Juga : Dinas Perdagangan Kalsel Sempat Temui Tumpukan Minyak Goreng Saat Sidak, Kadis: Stok Barang Baru

Baca Juga : Keluarkan 3.280 Liter Minyak Goreng, Dinas UKM Perindag Tabalong Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah

Pada setiap pelaksanaan OPM di kecamatan, jumlah minyak goreng merk Alif yang dijual kepada warga sebanyak 800 liter minyak goreng kemasan dua liter kepada 400 kepala keluarga.

Selain minyak goreng juga dijual produk lain oleh pihak Bulog dan Wing Foods yang turut terlibat dalam pelaksanaan OPM.

“Pembagian kupon kepada warga kami serahkan kepada pihak kecamatan untuk membagikan kepada warga kurang mampu,” katanya.

Pembagian kupon juga dimaksudkan agar warga tertib berbelanja, tidak belanja berlebihan (panic buying) dan berkerumun mengingat masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

Warga Kecamatan Haur Gading Nur Hidayah dilokasi pasar murah mengatakan, bahwa harga minyak goreng di pasar kecamatan masih cukup mahal berkisar Rp 20 ribu per liter sedangkan harga bawang merah mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

“Hanya dua komoditi itu yang masih mahal,” katanya.

Ia berharap, pemerintah terus melakukan pengawasan kepada pedagang agar tidak menjual terlalu mahal bahan pokok mengingat Bulan Suci Ramadan sudah semakin dekat.(ramadhani)

Editor : Amran