Idul Adha 1445 H, Pedagang Ketupat dan Lontong Musiman Sepi Pembeli

Nani, warga Pekauman pedangan lontong dan ketupat musiman di Jalan A Yani Kilometer 1

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setiap momen Idul Adha sepanjang ruas jalan A Yani kilometer 1 Banjarmasin banyak didapati pedagang dadakan atau musiman yang menjual ketupat, lontong, tusuk sate dan bumbu-bumbu masakan untuk daging.

Hal tersebut menjadi momen meraup rezeki berlebih bagi para pedagang dadakan tersebut di Kota Banjarmasin.

Sayangnya, pada Idul Adha 1445 Hijriah tahun ini sejumlah pedagang yang berada di kawasan itu mengaku penjualannya mengalami penurunan omzet dibanding tahun-tahun lalu.

“Tahun ini bisa dibilang sepi sekitar 70 persen,” kata Nani (41) warga Pekauman, Kelurahan, Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Tengah yang sudah menjadi pedagang dadakan di kawasan tersebut selama 13 tahun, Senin (17/6/2024).

Bukan tanpa alasan, Nani berani mengatakan hal itu lantaran memperbandingkan di tahun lalu, selama dua hari dirinya mampu menjual ketupat atau lontong sebanyak 800 biji.

Baca Juga : Masjid Sabilal Muhtadin Bagikan 3.000 Kupon Daging Kurban

Baca Juga : Paman Birin Serahkan Sapi Kurban Berbobot 1,8 Ton Bantuan Presiden Untuk Masyarakat

Sementara, di tahun ini pada dua hari terakhir hanya sekitar 400 biji ketupat atau lontong yang laku terjual.

“Jadi tahun ini bisa dikatakan sepi,” tegasnya.


Dirinya sendiri tidak mengetahui pasti penyebab turunnya omzet penjualan tahun ini. Namun, ia menduga karena dampak dari naiknya bahan pokok yang signifikan pada Idul Adha 1445 Hijriah.

“Kalau lontong dulu dijual Rp 5 ribu sekarang Rp 7 ribu. Itu karena harga bahan pokok di pasaran seperti beras naik,” imbuhnya.

Begitu juga bumbu masakan dan bahan untuk membungkus atau membuat lontong dan ketupat, seperti daun kelapa dan daun pisang.

“Selain ketupat dan lontong, bumbu ikut naik. Dulunya seperempat kilo dijual Rp 7 ribu saja, sekarang Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu perseperempatnya,” tuturnya.

Kendati demikian, Nani mengaku bersyukur tahun ini masih ada yang membeli dagangannya.

“Ya masih syukur ada pembeli meskipun tidak seramai dulu, daripada tidak ada yang beli,” ucapnya.

Dirinya juga berharap, Idul Adha kali ini menjadi hari yang berkah untuknya sekeluarga.

“Mudah-mudahan besok bisa habis terjual,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi