Banjarmasin

Identitas Mrs X Sudah Diketahui, THM Ungkap Korban Saat Masuk Sudah Sempoyongan

BANJARMASIN, klikkalsel- Mrs X yang belakangan diketahui berinisial PA, menurut informasi beredar diduga tewas akibat Over Dosis (OD) ternyata telah meninggal saat tiba di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.

Hal tersebut disampaikan dokter yang menangani korban, dr Ali Akbar saat jumpa pers di Ruang Konsultasi Hukum Ruma Sakit Sari Mulia Banjarmasin, Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 14.00 Wita.

Didampingi konsultan hukum dari Law Firm, M Fajri dan Wadir Keuangan, Umum dan SDM RS Sari Mulia, Hariadi Widodo, dr Ali Akbar menceritakan kronologis kedatangan korban kerumah sakit dengan diantar oleh rekannya.

“Waktu datang dan saya periksa kondisi korban sudah meninggal dengan kondisi jenazah mengeluarkan busa pada bagian hidung dan mulut serta bibir yang membiru,” ungkap dr Ali Akbar.

Ia pun tidak mau berspekulasi tentang kematian korban, bahkan saat ditanyakan apakah kondisi jenazah yang mengeluarkan busa disebabkan over dosis.

“Tidak bisa disimpulkan, banyak hal yang bisa jadi penyebabnya dan itu diluar kewenangan saya untuk berkomentar,” ujarnya.

Sementara itu pengelola THM tempat korban clubing, Eri Sudarisman mengatakan telah bertemu dengan perwakilan keluarga korban.

Ia mendapat informasi dari keluarga jika korban ini jarang pulang ke kampung halaman di hulu sungai dan lebih banyak menghabiskan waktu di Banjarmasin.

“Pria yang bersama korban itu adalah pacar korban. Info itu saya dapat dari keluarga,” ujar Eri

Selain itu ujar Eri, korban saat masuk kedalam THM yang dikelolanya terlihat sudah sempoyongan dan sempat akan dilarang masuk oleh security, namun karena banyaknya pengunjung yang datang pihaknya akhirnya kecolongan.

“Waktu diketahui hilang kesadaran itu kita sudah berusaha maksimal dengan segera melarikan ke rumah sakit, namun apa daya nasib berkata lain,” imbuhnya.

Meski demikian menurut Eri pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan akan menanggung biaya rumah sakit hingga pemakaman korban.(david)

Editor : Amran

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

To Top