Hibahkan Tanah Untuk Bangun SMK di Batola

Wakil Ketua Komisi II DPRD Batola, Redhan Winata saat diwawancarai wartawan. (foto : elo/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Lahan seluas 3 hektar milik Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Kompleks Persada Baru 2, RT 51, Jalur 16 Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak diharapkan bisa dibangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Untuk mewujudkan keinginan itu, Komisi II DPRD Batola pun berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Kalsel, Senin (5/11/2018). Iskandar Zulkarnain bersama Nursiah menyambut hangat kedatangan rombongan komisi bidang pendidikan DPRD Batola itu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Batola, Redhan Winata mengemukakan kalau pihaknya perlu dukungan dewan Kalsel agar SMKN 4 bisa berdiri di Batola. “Sesuai mekanisme, kita hibahkan aset berupa tanah seluas 3 hektar ke Pemprov Kalsel,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Pihaknya berharap 2019 anggaran untuk pembangunan SMKN 4 di Batola bisa disiapkan. Ia berkeyakinan peminat SMK di Batola sangat tinggi.

Iskandar Zulkarnain mendukung penuh rencana tersebut. Bahkan ia mengusulkan SMK tersebut membuka jurusan pertanian dan perkebunan. Hal ini sesuai dengan historis masyarakat Batola yang sebagai berprofesi sebagai petani.

“Jadi jika pelajar sudah lulus, mereka bisa mengembangkan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Batola,” tekan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kalsel ini.

Pada kesempatan berbeda, Rusmiati, Kasi Sarana dan Prasarana SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel mengakui sudah menerima usulan tersebut. “Saat ini kita tengah memproses anggaran usulan pembangunan SMK di Tabalong. Untuk Batola akan kita bicarakan lebih lanjut,” ujarnya.

Membangun sebuah SMK, tekan Rusmiati, memerlukan anggaran Rp5 miliar. Itu sudah termasuk fasilitas pendukung sebuah sekolah kejuruan.

“Mengenai lahan yang dihibahkan Pemkab Batola sudah memenuhi syarat minimal 3 hektar. Tentu keinginan itu akan kita tindaklanjuti. Semoga 2019 akan dibangun SMK di Batola dan Tabalong,” pungkasnya.(elo syarif)

Editor : Farid