Hasil Rapid Test Tahap Awal : 1 ODP Terindikasi Positif Covid-19

Ilustrasi rapid test. (foto : net)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan (P3) Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) telah melakukan rapid test atau tes cepat virus corona. Pada tahap awal rapid test terdeteksi 1 Orang Dalam Pemantauan (ODP) terindikasi positif Covid-19.
Juru bicara Gugus Tugas P3 Pemprov Kalsel M Muslim menerangkan, pihaknya menerima 2.400 pices rapid test dari pemerintah pusat. Dalam tahap awal telah disebar 1.100 rapid test ke 13 kabupaten/kota dan 5 rumah sakit rujukan, belum lama tadi.
Penggunaan rapid test ini sendiri diprioritaskan kepada ODP yang menunjukan gejala klinis dan Pasien dalam pengawasan (PDP) serta petugas kesehatan, beber Musmin. Hasil laporan yang diterima dari 134 tes menunjukan 1 ODP terindikasi positif Covid-19 per Jumat 3 April 2020.
“Ada 133 yang non reaktif atau orang sering juga menyebut negatif, dan 1 yang reaktif atau positif,” ungkapnya di Command Center Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Jumat (20/3/2020).
Data tersebut merujuk laporan 13 kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan kecuali kecuali dari Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah laut. Muslim menambahkan, pihaknya masih menunggu laporan daerah lain guna memperbaharui data terbaru.
Sementara itu, Untuk diketahui, jumlah PDP hingga pukul 16.00 WITA Jumat (3/4/2020), mengalami penurunan. Dari yang sebelumnya sebanyak 9 orang menjadi 6 orang. Namun, satu orang yakni Ulin 26, laki-laki berusia 58 tahun asal Banjarmasin dinyatakan meninggal dunia. Saat ini pihak gugus tugas masih menunggu hasil laboratorium yang bersangkutan.
Sedangkan data ODP mengalami peningkatan jumlah. Terdata 1.539 ODP per Jumat (3/4/2020), ada penambahan 21 orang dari data sehari sebelumnya yaitu 1.338
Di samping itu, kabar baik didapat tim gugus tugas. Hasil uji lab yang diterima, menyatakan empat PDP negatif Covid-19. Keempatnya Ulin 19 wanita usia 33 tahun rujukan Banjarbaru, Ulin 20 laki-laki usia 66 tahun juga rujukan Banjarbaru, Ulin 21 balita laki-laki usia 1 tahun rujukan Banjarmasin, dan Ulin 22 balita laki-laki usia 3 tahun juga rujukan dari Banjarmasin.
“Hasil mereka negatif. Keempatnya sudah diperbolehkan pulang,” sebut Muslim. (rizqon)