BANJARMASIN, klikkalsel.com – Enspire School Of Digital Art (ESDA) hadir di Banjarmasin untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak untuk menjadi animator handal.
Di era digitalisasi saat ini, perkembangan industri perfilman sangat berpengaruh terhadap para animator dan 3D Digital Art untuk memberikan efek keindahan terhadap film yang di buat.
Kali ini ESDA yang merupakan salah satu sekolah Animator terbesar di Indonesia hadir di kota berjuluk Seribu Sungai.
Andre Surya, founder Enspire Academy yang merupakan salah satu animator dari sejumlah film Holywood, seperti film Transformer, Starwars dan Iron Man ini membagikan pengalamannya saat seminar 3D Animasi ESDA Banjarmasin.
Menurutnya, kemajuan era digital ini membuat semakin banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia. Namun ahli dari 3D animator ini masih terbilang terbatas di Indonesia.
Baca Juga : Gelar Open House, Siswa Sekolah Kristen Kanaan Tampilkan Seni dari Para Siswa
Baca Juga : Diskominfotik Banjarmasin Diminta Filter Konten Porno Masuk Sekolah
Untuk itulah ia tergerak untuk membuat sekolah animasi 3D ini di Indonesia. Kehadiran sekolah animasi 3D ini sangat disambut banyak oleh para penggila animasi di Indonesia.
Banjarmasin merupakan cabang ke 43 ESDA di Indonesia. “Tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi kita juga akan masuki seperti kota Makassar, Papua dan pulau yang lain agar bisa mendidik animator yang bagus,” ujarnya.
Menurut Andre Surya, animator Banjarmasin harus bisa memajukan industri animasi.
“Untuk target sasaran kita untuk Banjarmasin mulai umur 7 tahun hingga dewasa,” ungkapnya.
Andre juga menjelaskan untuk besik bagi pemula itu harus tidak mengerti sama dengan 3D, lantaran 3D itu adalah skill seperti bela diri.
“Syarat utama jangan ngerti 3D, suka main game, nonton film dan gambar-gambar. Dan untuk pendaftaran sendiri dari mulai lima ratus ribu, yang berlokasi di Jalan Pramuka,” katanya.
Kursus 3D sendiri tidak ada paksaan bagi yang ingin belajar, namun untuk guru sendiri tetap mengawasi.
“Bagi yang ingin turun satu minggu satu kali, atau setiap hari bisa saja, karena game basisnya tidak ada pemaksaan anak untuk kursus,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran





