PELAIHARI, klikkalsel.com – Pencarian terhadap Amat (19), nelayan asal Muara Asam-asam yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, akhirnya berujung duka.
Setelah empat hari dilakukan pencarian intensif, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa alias meninggal dunia, Sabtu (2/5/2026).
Amat sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut pada Rabu (29/4/2026). Informasi kejadian diterima Pos SAR Kotabaru dari unsur TNI AL, yang kemudian langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Operasi melibatkan Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Kotabaru, TNI AL Muara Kintap, BPBD Tanah Laut, Damkar, hingga nelayan setempat. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet RIB 02, dilengkapi alat pendeteksi bawah air Aqua Eye serta dukungan penyelam.
Baca Juga : Dua Pria Hilang Tenggelam di Sungai Martapura Setelah Diduga Sengaja Menceburkan Diri
Baca Juga : Jadi Korban Jambret, Mahasiswi di Banjarmasin Kehilangan Emas Senilai Rp20 Juta
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.40 WITA, berjarak kurang lebih 9 mil laut ke arah tenggara dari titik awal dilaporkan hilang. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD KH Mansyur Kintap sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Koordinator Misi SAR (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim di lapangan.
“Korban ditemukan pada hari keempat dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita kepada keluarga. Ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan, termasuk penggunaan pelampung saat melaut,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing setelah dilakukan evaluasi.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu waspada dan mengutamakan penggunaan alat keselamatan seperti life jacket saat beraktivitas di laut, mengingat risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja,” pungkasnya. (rizqan)
Editor: Abadi





