Diduga Dikeroyok 3 Bersaudara, Yoga Menderita Luka Tusuk Serius

Anggota Polsek Banjarmasin Timur saat melakukan olah TKP
Anggota Polsek Banjarmasin Timur saat melakukan olah TKP
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga Jalan Simpang Pengambangan Gang Jingah RT 29 Kelurahan Pengambangan, digegerkan oleh perkelahian berdarah, Senin (29/6/2020) sore.
Perkelahian tak seimbang tersebut diduga melibatkan 3 bersaudara IF alias Ebok, MD dan RH alias Botak (32) melawan Yoga Sastrawan. Akibatnya korban, Yoga Sastrawan (21) harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita 5 luka tusuk ditubuhnya.
Mendapat kabar tersebut, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, Iptu H Timur Yono bersama jajaran Opsnal Buser dan Opsnal Jatanras Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyelidikan, tak selang lama 2 dari 3 orang terduga pelaku berhasil diamankan.
Baca juga : Jaga Kondusifitas, Bhabinkamtibmas Mediasi Pertikaian Warga
Sementara itu, salah satu terduga pelaku IF alias Ebok saat ditemui wartawan mengatakan kejadian bermula dari selisih paham kakaknya R alias Botak dengan korban, Yoga.
Korban sebelum kejadian sempat mendatangi pelaku, Botak dan melakukan penyerangan menggunakan sebilah golok hingga Botak mengalami luka gores pada bagian perut.
“Saat itu kakak saya (Botak) sempat lari ke rumah. Sedangkan dia (korban) dibawa keluarganya pulang kerumah,” tuturnya.
Setelah itu Botak berencana melaporkan penganiayaan tersebut ke kantor Polisi. Namun keburu didatangi korban hingga perkelahian tersebut berlanjut dan saat itu lah kedua saudaranya diduga ikut menganiaya korban hingga mengalami luka tusuk serius.
“Korban Yoga menderita beberapa luka tusuk, salah satu yang serius yaitu pada bagian perut dan saat ini masih dalam penanganan medis,” ujar Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Susilo.
Baca juga : Golkar Tetapkan Haris – Yuni Maju Pilwali Banjarmasin 2020
Ia membenarkan bahwa 2 dari 3 orang pelaku telah diamankan oleh pihaknya dan masih dalam pemeriksaan .
Namun ia belum berani memastikan berapa jumlah terduga pelaku yang akan dijadikan tersangka dalam kasus ini.
“Kita masih belum bisa pastikan, kita masih melakukan pemeriksaan terkait keterlibatan masing-masing terduga pelaku,” pungkasnya.(david)
Editor : Amran