Diduga ASN Pemko Tersandung Kasus Narkoba, Kapolresta Banjarmasin : Barang Bukti Tidak Ditemukan

Ilustrasi ASN terjerat kasus narkoba

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Diduga oknum ASN di Lingkungan Pemko Banjarmasin tersandung kasus Narkoba, bahkan sebelumnya hal tersebut dibenarkan oleh Walikota Banjarmasin.

Namun hingga sampai saat ini terkait kejelasan kasus tersebut masih belum disampaikan oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Meski demikian ketika dikonfirmasi Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo menyampaikan oknum ASN tersebut terseret dari tersangka lain.

“Dia ketika itu disebut oleh tersangka lain yang kita amankan pernah makai bersama,” tuturnya.

Akan tetapi menurut Sabana, ketika pihak kepolisian melakukan penggeledahan dirumah oknum ASN tersebut untuk memastikan apa yang disampaikan oleh tersangka sebelumnya benar atau tidak.

Pihak kepolisian tidak menemukan barang bukti. “Jadi kita giat ke yang bersangkutan, namun barang bukti tidak ditemukan,” tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa ada salah satu oknum ASN di Lingkungan Kerjanya yang tersandung kasus tersebut.

Baca Juga : Oknum ASN Banjarmasin Diduga Tersandung Narkoba

Baca Juga : Kapolresta Banjarmasin Pimpin Ungkap Kasus dan Pemusnahan Narkoba

“Masih ditelusuri,” ujarnya, Selasa (7/6/2022).

Ibnu mengatakan apabila memang ASN itu terbukti menggunakan Narkoba, maka akan di tindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ada aturan tentang disiplin ASN. Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010,” bebernya.

Selain merujuk dengan PP Nomor 53 Tahun 2010, menurutnya juga ada Majelis Pertimbangan Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai (MPPHDP) yang memberikan pertimbangan kepada kepala daerah menjatuhkan sanksi.

“Hukuman itu ada kelas berat, sedang dan ringan. Sanksi berat itu misalnya pemberhentian, sanksi sedang penurunan pangkat dan sanksi ringan bisa teguran lisan,” tandasnya. (fachrul)

Editor : Amran