Demi Pulkam, Imung Mengais Rezeki di Kuburan

Imung (42) menjajakan dagangannya saat Lebaran Idul Fitri di TPU Guntung Lua Banjarbaru, Minggu (17/6/2018).(baha/klikkalsel)

BANJARBARU, klikkalsel – Hari Raya Idul Fitri menjadi berkah bagi penjual kembang dan minyak wangi untuk para peziarah.

Imung (42) menjajakan dagangannya saat Lebaran Idul Fitri di TPU Guntung Lua Banjarbaru, Minggu (17/6/2018).(baha/klikkalsel)

Tradisi tahunan ini pun mendatangkan rezeki sendiri bagi pedagang di sepanjang jalan masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU), salah satunya di TPU Guntung Lua, Minggu (17/6/2018).

Imung seorang wanita paruh baya asyik mengisi kantong plastik dengan tiga jenis bunga serta dicampur air dan wewangian.

Imung, merupakan ibu rumah tangga yang beralih profesi menjadi pedagang kembang saat-saat menjelang dan memperingati hari besar umat islam.

Bagi wanita yang berusia 42 tahun ini berjualan kembang (bunga) saat memasuki bulan puasa mendatangkan rezeki sendiri bagi keluarganya.

“Saya dagang kembang setiap hari besar keagamaan, lumayan kan penghasilannya bisa pulang kampung,” kata Imung yang asli orang Pantai Hambawang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Ibu dua anak ini memulai aktivitas sejak pagi hari dengan mengunjungi pasar membeli bahan kembang sebagai bahan jualannya.

Ia juga menawarkan harga variatif untuk satu kantong plastik yang berisi bunga yang bercampur wewangian tersebut.

“Untuk hari biasa 1 kantor plastik Rp5 ribu, tapu untuk hari begini ditaruh Rp10 ribu. Ada peningkatan harga sedikitlah,” tandasnya. (baha)

Editor : Farid