Cegah Kebakaran, Warga Cakra Indah Gelar Tolak Bala

Warga komplek cakra indah rt. 40 desa semangat dalam melakukan tolak bala sambil membaca burdah. Agar komplek mereka terhindar dari musibah dan bencana.(foto : syarif wamen/klikkalsel)

MARABAHAN, klikkalsel – Tradisi urang Banjar untuk mencegah segala macam musibah, terutama kebakaran kerap dilakukan doa bersama dan tolak bala.

Nah, saat musim kemarauĀ  panjang serta banyaknya musibah kebakaran lahan dan pemukiman yang terjadi akhir-akhir ini, membuat warga melakukan ritual tersebut.

Seperti yang dilakukan warga Komplek Cakra Indah RT 40 Desa Semangat Dalam, Alalak, Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan doa bersama dan tolak bala, Kamis (19/9/2019) malam.

Sebelum magrib puluhan warga sudah berkumpul di Mushala Darul Huda. Setelah melaksanakan salat magrib berjamaah warga pun membaca surat Yasin dan doa.

Dipimpin langsung Ustadz Ali Ridho Al Banjari dan sejumlah tokoh masyarakat setempat warga kemudian berkumpul di halaman mushala.

Mereka berkeliling komplek sambil membaca doa tolak bala dan syair burdah, dengan tujuan menolak bencana atau meminta agar dilindungi dari mara bahaya.

Puluhan warga lainnya menggiring pembacaan doa sambil berkeliling warga memercikan air dari cirat atau teko. Dari ujung komplek hingga ke depan komplek dan rombongan kembali lagi ke mushala.

Ketua RT 40 setempat, Agus mengatakan, kegiatan dadakan ini digelar menyingkapi seringnya terjadi kebakaran hutan dan lahan hinga pemukiman warga. Sehingga warga menggelar doa agar musibah tersebut tidak terjadi di komplek ini.

“Sambil berdoa kita juga mengumpulkan warga dan menghimbau agar berhati hati soalnya saat ini masih kemarau cuaca sangat panas. Sedikit saja api bisa membesar,” ujarnya

Ia juga berharap agar warga memperhatikan alat alat listrik di rumah dan jangan meninggalkan saat membakar sampah.

“Semoga apa yang menjadi harapan ini bisa diwujudkan sehingga segala musibah yang tidak diinginkan tidak terjadi,” pungkas dia. (syarif wamen)

Editor : Farid