Bupati Tanah Bumbu Terima Hasil Kajian Resiko Bencana

Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor menerima dokumen hasil Kajian Risiko Bencana (KRB) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Graha BNPB Jakarta Timur.(foto : istimewa)
BATULICIN, klikkalsel.com – Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor menerima dokumen hasil Kajian Risiko Bencana (KRB) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur.
Dokumen KRB langsung diserahkan Deputi Bidang Sistem dan Strategi, Wisnu Wijaya, kepada H Sudian Noor sebagai kepala daerah satu-satunya dii wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menerima dokumen tersebut.
Dokumen KRB merupakan sebuah dokumen yang memuat mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang resiko bencana di suatu daerah dengan hasil analisis yang menyangkut tingkat ancaman, tingkat kerugian, dan kapasitas daerah.
Selanjutnya, dokumen tersebut akan disampaikan kepada seluruh instansi Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) agar menjadi acuan realisasi proses pembangunan.
“Dokumen yang merupakan album peta ini akan disosialisasikan kepada seluruh SKPD terkait, dalam hal pengurusan perizinan atau pelaporan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sehingga Dokumen KRB tersebut sangat membantu dalam menurunkan indeks bencana di Kabupaten Tanbu,” Kata Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Tanbu, Eryanto Rais saat dikonfirmasi terkait proses penyerahan dokumen tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Wisnu Wijaya mengatakan bahwa di masa tehnologi yang sangat canggih saat ini, pencegahan bencana harusnya mampu dilakukan dengan cara lebih baik.
Terutama pemerintah daerah harus bisa memahami setiap resiko bencana yang kemunhkinan terjadi, sehingga proses pencegahannya mudah untuk dilaksanakan.
“Hendaknya kita semua faham resiko bencana di daerah kita masing-masing. Sehingga mudah bagi kita untuk melakukan pencegahan terhadap bencana tersebut atau sekurang-kurangnya mampu menghindari resiko yang akan dapat menimbulkan dampak yang besar,” sebutnya.(anto/adv)
Editor : Amran