Bupati Batola Turun Langsung Musnahkan Sarang Nyamuk DBD

Bupati Batola Hj Noormiliyani As melakukan penetesan cairan Lavarisda yang turut disaksikan warga.(istimewa)

MARABAHAN, klikkalsel – Serangan penyakit
demam berdarah dengue (DBD) selalu menjadi momok di masyarakat. Sehingga, Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS terjun langsung mensosialisasikan penanganan dengan melakukan penetesan cairan Lavarisida yang diyakini dapat membunuh jentik nyamuk DBD dan musnahkan sarangnya.

Mantan Ketua DPRD Kalsel ini, merasa perlu tindakan nyata pemerintah dalam menekan virus DBD, terlebih di kawasan pemukiman padat penduduk bantaran sungai. Oleh sebab itu, Ia mencanangkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di Kabupaten Barito Kuala, di Puskesmas Berangas Kecamatan Alalak, Kamis (28/02/2019).

Penetasan cairan Lavarisida ke penampungan air oleh Hj Noormiliyani AS. Turut disaksikan sejumlah lapisan masyarakat dan pejabat Dinas Kesehatan Setempat. “Pemkab Batola telah berkomitmen untuk mencapai eleminasi penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aydes aegypty,” tegasnya.

Ia menyebutkan, salah satu upaya dalam mempercepat pencapaian tujuan dengan melaksanakan 3M (menutup, menguras, dan mengubur) tempat-tempat bertelurnya nyamuk.

Selain itu, upaya pemberantasan DBD harus dengan meningkatkan kegiatan survelens penyakit dan survelens vektor, diagnosa dini dan pengobatan dini serta meningkatkan upaya pemberantasan vektor.

“Kepada para camat, lurah, kades dan seluruh masyarakat dengan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini tidak menentu hendaknya lebih fokus melakukan monitoring dalam mengantisipasi serangan mematikan ini,’ instruksi dia.

Terkait gerakan PSN 3M Plus, menurut anak mantan Gubernur Kalsel almarhum Aberani Sulaiman itu, pengendaliannya tak bisa hanya mengandalkan pengasapan atau fogging, namun cara yang paling ampuh dengan memberantas vektornya dengan membasmi sarang-sarang melalui penggalakkan PSN.

“Kalau seminggu sekali masyarakat melakukan bersih-bersih dengan mengurus, menutup dan menimbun barang bekas maka nyamuk pembawa virus DB tidak akan sempat berkembang lagi,” pungkasnya. (rizqon)

Editor : Farid