MARABAHAN, klikkalsel.com – Upaya pemerataan akses listrik di wilayah pedesaan terus digenjot. Bupati Barito Kuala (Batola), H. Bahrul Ilmi, menerima audiensi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kalsel, Kamis (2/4/2026), di Rumah Jabatan Bupati.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya bagi desa dan dusun yang belum sepenuhnya teraliri listrik.
Manager PLN UP2K Kalimantan Selatan, Winardi, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sinkronisasi data dan kebutuhan di lapangan. Meski rasio elektrifikasi di Kota Marabahan telah mencapai 100 persen, masih terdapat sejumlah dusun yang membutuhkan pengembangan jaringan listrik.
Ia menambahkan, PLN juga tengah menyiapkan rencana pembangunan lanjutan di wilayah Tabukan. Untuk itu, pihaknya berharap adanya komunikasi aktif dari pemerintah daerah terkait wilayah yang masih belum terjangkau listrik.
“Kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya. Jika masih ada dusun yang belum menikmati listrik, mohon diinformasikan agar dapat kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam memperluas akses listrik hingga ke wilayah terpencil. Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh setiap langkah strategis yang dilakukan.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program PLN. Masih ada beberapa wilayah yang belum teraliri listrik, dan kami berharap seluruh masyarakat Batola bisa merasakan manfaatnya secara merata,” ungkapnya.
Bahrul juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan PLN demi mempercepat pemerataan layanan kelistrikan.
“Kami siap berkolaborasi agar program listrik desa ini berjalan optimal dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





