Bawaslu Telusuri Ketua RT Jadi Caleg

Karikatur

BANJARMASIN, klikkalsel- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin mendata ada 29 orang pejabat lembaga kemasyarakatan Desa atau RT di Kota Berjuluk Seribu Sungai yang terdaftar sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.

Ramainya RT yang mengisi bursa caleg, memang tidak diatur dalam ketentuan pencalegan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, hal itu diketahui melanggar ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 tahun 2018, tentang lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa.

Kabid Politik Badan Kesbangpol Banjarmasin, Khairil Hidayat mengatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus, perihal keikutsertaan RT tersebut.

“Sudah ada laporan dan saat ini dibahas dibagian hukum pemko, terkait seperti apa tindak lanjut. Kita tunggu bagian hukum, acuan aturan ada di Permendagri nomor 18 tahun 2018,” ucapnya kepada awak media, Rabu (7/11/2018).

Selain itu, masa kampanye peserta pemilu, diwarnai persoalan pada ketetapan caleg yang sudah disahkan. Polemik itu mengemuka dari banyaknya para etua atau pengurus RT yang mengambil menjadi caleg dari partai politik.

“Sudah ada imbauan dari Bawaslu. Kita juga imbau melalui aparat kelurahan, agar bisa mundur,” timpal Kabag Tata Pemerintahan Pemko Banjarmasin, Iwan Ristianto.

Sementara itu, Bawaslu Banjarmasin mengkhawatirkan masalah tersebut, menjadi pengotakkan masyarakat dalam lembaga kemasyarakatan di tingkat RT.

Anggota Bawaslu Kota Banjarmasin, Rahmadiansyah menilai keterlibatan politik oleh Ketua RT maupun RW akan sulit menjaga netralitas. Lantaran pejabat di lingkup RT kerap terlibat dalan proses kepemiluan, misal pada panitia di tingkat TPS.

“RT merupakan pejabat publik, mereka dipilih masyarakat dan dipercayakan untuk membina. data kita hampir 25 RT ikut serta pemilu yang tersebar di Banjarmasin dari beberapa partai politi,” pungkasnya.

Dari data rangkuman Bawaslu, di Banjarmasin ada 20 orang lebih pejabat Lembaga Kemasyarakatan Desa yang ikut mencaleg. Diantaranya, 1 orang di Banjarmasin Timur, 8 Orang di Banjarmasin Utara, 3 orang di Banjarmasin Barat, 6 orang di Banjarmasin Selatan dan 9 orang di Banjarmasin Tengah. (rizqon)

Editor : Alfarabi