Batal Dibagi di Dinkes Banjarmasin, Cairan Disinfektan Didistribusikan Melalui Kantor Kecamatan

Rapat bersama PDAM Bandarmasih, Dinas Kesehatan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin.
BANJARMASIN, klikkalsel.com– Rencana pembagian cairan disinfektan oleh PDAM Bandarmasih yang akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Banjarmasin dialihkan untuk dibagikan di masing-masing kecamatan.
Rencana awal, PDAM Bandarmasih akan menyerahkan cairan disinfektan kepada Dinas Kesehatan Banjarmasin. Namun, setelah menggelar rapat bersama antara PDAM Bandarmasih, Dinas Kesehatan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin disepakati bahwa pembagian cairan kepada warga tersebut akan disalurkan melalui kecamatan masing-masing.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, DR Machli Riyadi usai rapat tersebut, Minggu (29/3/2020).
“Kita dibantu oleh PDAM akan menyalurkan cairan tersebut melalui kecamatan masing-masing. Jadi tidak seperti rencana awal bahwa pembagian akan dilakukan di dinas kesehatan,” ujar Machli.
Ditambahkan Machli, bahwa nantinya ditiap-tiap kecamatan akan disediakan tandon yang merupakan bantuan pinjaman dari PDAM Bandarmasih.
“Mulai malam ini akan mulai didistribusikan tandonnya dan mulai besok (Senin) pagi cairannya akan didistribusikan sehingga bisa digunakan masyarakat,” jelasnya.
Pembagian cairan tersebut ujarnya sebagai upaya dan kontribusi Dinas Kesehatan Banjarmasin dan PDAM Bandarmasih dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
Sementara itu Direktur Teknik Operasional PDAM Bandarmasih, H Supian didampingi Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wahid menerangkan bahwa cairan yang akan diberikan adalah berupa biang yang nantinya akan dicampur dengan air oleh pihak kecamatan sebelum dibagikan atau disemprotkan.
“Rata-rata tiap kecamatan kita berikan 5 liter cairan biang disinfektan yang jika diolah dapat menghasilkan 3 ribu liter cairan siap semprot,” ungkapnya.
Sebelum diserahkan ke pihak kecamatan untuk diolah, petugas PDAM Bandarmasih akan mengajarkan cara mengolah dan mencampur cairan tersebut supaya aman bagi petugas yang mengolah maupun bagi masyarakat yang menggunakan.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, M Hilmi yang turut hadir dalam rapat tersebut mengimbau kepada relawan BPK/PMK yang ingin melakukan penyemprotan dapat berkoordinasi dengan kecamatan di wilayahnya masing-masing guna ketersediaan cairan disinfektan tersebut.
“Tolong saat melakukan penyemprotan gunakan APD yang aman seperti pelindung mata, hidung, mulut dan sarung tangan supaya tidak membahayakan kesehatan,” imbaunya.(david)
Editor : Amran