ASN Pemko Banjarmasin Diminta Jaga Netralitas

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Tugiatno.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tahapan Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) sudah dilaksanakan, karena akan digelar pada 27 November 2024.

Mengingat tahapan Pilkada sudah dilaksanakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin diingatkan untuk menjaga netralitas.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Tugiatno menyatakan, netralitas ASN pada pada pelaksanaan Pilkada 2024, termasuk Pemilihan Walikota (Pilwali) merupakan tuntutan undang-undang.

“Jadi kita harapkan seluruh ASN menjunjung tinggi nilai netralitas di Pilwali nanti,” sebut Tugiatno.

Apalagi, sambung Politisi PDI Perjuangan ini, netralitas ASN sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, serta Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Baca Juga ASN Pemko Banjarmasin kembali Dirundung Kasus Dugaan Kode Etik

Baca Juga Gandeng Bank Kalsel, Walikota Kenalkan ID Card ASN untuk Transaksi Non-Tunai

Ditambah lagi, terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

“Inikan menandakan pentingnya netralitas ASN, yang tidak dibenarkan untuk memihak pada satu calon kepala daerah,” tegasnya.

Tugiatno pun meminta, aturan terkait netralitas ASN itu gencar disosialisasikan oleh Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daereah (BKD).

“Kalau perlu jika ada ASN yang melanggar diberikan sanksi tegas hingga pemecatan,” ketusnya.

Dengan begitu, ia yakin, ASN tidak ada yang mau mengambil risiko terlibat dalam kegiatan politik praktis, karena hukumannya dipecat.

“Saya juga meminta masyarakat ikut mengawasin. Kalau masyarakat sudah mengetahui aturan larangan itu, tentu pengawasan akan makin ketat lagi. Jadi tidak bisa anggap enteng atau sembunyi-sembunyi,” tukasnya. (farid)

Editor : Amran