BANJARMASIN, klikkalsel.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalsel menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VII 2022 di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.
Dalam Muswil VII yang juga turut dihadiri Ketua DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menyampaikan, bahwa agenda Muswil ini juga membahas isu-isu strategis terkait perkembangan LDII di Kalsel.
Salah satunya yakni terkait pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan saat ini yakni pandemi Covid-19.
Chriswanto pun berharap, dengan adanya konsolidasi muswil ini, program rekomendasi dan kepengurusan yang ada mampu membantu masyarakat dan pemerintah di Kalsel.
“Perpindahan IKN tentu berimbas kepada Kalsel. Dan ini tentunya bagaimana untuk Kalsel juga semakin maju,” ujarnya, Minggu (20/3/2022).
Ia juga menginginkan agar dengan dibangunnya IKN di Kaltim, dapat memberikan dampak positif di Kalsel.
Baca Juga : Pra Muswil VII, LDII Kalsel Minta Doa Restu MUI
Baca Juga : Pengurus IPSI Banjarmasin Diamanatkan Jaga Tradisi Juara
“Artinya ‘Kekalimantannya’ harus dipertahankan. Kekalimantannya yang dimaksud yakni Kalimantan yang hijau, Kalimantan yang sejuk dan damai jangan sampai rusak,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Kalsel, Dedy Supriatna mengatakan bahwa pihak LDII menyambut baik pelaksanaan Muswil di Kalsel tersebut.
“Mudah-mudahan dengan muswil ini terpilih kader-kader yang berkualitas sesuai motto LDII, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan religius,” bebernya.
Momentum muswil ini kata Dedy juga untuk membangun keumatan di Provinsi Kalsel. Bahkan ia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini dukungan Pemprov Kalsel terhadap LDII berjalan dengan baik dan lancar.
“Selama ini hubungan dan dukungan pemprov Kalsel sangat baik. Bahkan pemprov sangat mendukung kegiatan-kegiatan LDII di kalsel. Sesuai moto kita juga yakni bersanding bukan bersaing,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran





