TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H. M. Noor Rifani menyerahkan bantuan dari Presiden Republik Indonesia berupa bahan bakar minyak (BBM) dan vitamin suplemen untuk menjaga stamina para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Penyerahan bantuan tersebut, berlangsung di halaman Kantor Bupati Tabalong, Kecamatan Tanjung, Rabu (4/11/2026), dengan dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bantuan tersebut, selanjutnya diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong untuk didistribusikan kepada para relawan yang bertugas di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tabalong yang akrab disapa Haji Fani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden atas dukungan bantuan untuk penanganan karhutla di Kabupaten Tabalong.
Ia mengatakan, pemerintah daerah bergerak cepat memanfaatkan bantuan senilai Rp10 miliar tersebut. Salah satunya melalui penyaluran 17.000 liter BBM untuk mendukung operasional pemadaman karhutla.
“Sebanyak 17.000 liter BBM kita siapkan untuk seluruh Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS), kemudian Kodim, kepolisian, dan BPBD yang selama ini berkolaborasi dan bersinergi bersama-sama memadamkan karhutla di Tabalong,” ujarnya.
Selain BBM, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan penambah stamina berupa susu dan vitamin C dosis tinggi yang praktis dikonsumsi oleh para relawan.
Bantuan tersebut, diharapkan dapat menjaga kondisi fisik personel UPBS maupun relawan yang selama ini berjibaku melakukan penanganan karhutla di lapangan.
Haji Fani menjelaskan, bantuan Presiden juga dialokasikan untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung penanganan karhutla. Di antaranya tujuh unit mobil tangki, 90 unit mesin pompa portabel, 10 unit mesin jinjing, serta alat pelindung diri (APD) berupa baju, helm dan sepatu.
Baca Juga : Pemkab Tabalong Perpanjang Status Siaga Karhutla dan Kekeringan
Baca Juga : Keluarga Korban KM Virgo Tolak Menunggu Salvage: Jangan Beri Harapan Palsu!
Seluruh perlengkapan tersebut nantinya diperuntukkan bagi relawan dan UPBS yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri dalam penanganan karhutla.
Ia berpesan, seluruh bantuan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, terutama peralatan yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kita memang tidak berharap lagi ada karhutla di Kabupaten Tabalong. Namun, sesuai prediksi BMKG, musim kemarau masih berlangsung hingga Desember. Karena itu, kita harus tetap waspada dan memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya,” katanya.
Terkait realisasi pengadaan sarana pendukung tersebut, Bupati menyebut pemerintah daerah berupaya mempercepat prosesnya melalui sistem katalog elektronik atau e-katalog.
Meski demikian, pengadaan mobil tangki tetap harus melalui tahapan penyesuaian dan pembuatan tangki sesuai spesifikasi serta standar keselamatan yang telah ditentukan.
“Jadi kita upayakan secepatnya, tetapi tetap harus memenuhi standar keamanan. Untuk mesin-mesin, saya kira prosesnya tidak terlalu lama karena menggunakan e-katalog. Dengan begitu, prosesnya lebih transparan dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh relawan,” pungkasnya.
Sementara itu, anggota BPBD sekaligus UPBS Rembakala, Faturrahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tabalong atas penyaluran bantuan dari pemerintah pusat tersebut.
Menurutnya, bantuan BBM dan suplemen sangat dibutuhkan para relawan untuk menunjang operasional serta menjaga stamina selama melakukan penanganan karhutla di lapangan.
“BBM ini sangat berguna untuk operasional kami di lapangan, sedangkan suplemen dapat membantu menambah stamina para relawan saat bertugas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, selama ini kebutuhan BBM untuk operasional pemadaman karhutla masih mengandalkan sumbangan sukarela dari anggota UPBS maupun masyarakat di sekitar desa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para relawan sekaligus mendukung kelancaran penanganan Karhutla yang ada di Tabalong. (adv/renn)
Editor : Akhmad







