Colek Hadir di Menara Pandang: Disbudporapar Siapkan Etalase Baru Produk Kreatif Khas Banjarmasin

Perkenalan Program Colek kepada para pelaku usaha kreatif Banjarmasin

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) terus berupaya memperluas peluang pemasaran bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.

Sebuah program baru bernama Central Oleh-oleh Kreatif Banjarmasin (Colek) resmi diperkenalkan sebagai wadah promosi dan penjualan produk kreatif khas daerah, oleh Disbudporapar Banjarmasin.

Program yang digagas Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudporapar Banjarmasin ini diluncurkan bersamaan dengan kegiatan pelatihan kelembagaan penguatan ekonomi kreatif daerah.

Nantinya, Colek akan berpusat di lantai dasar Menara Pandang Banjarmasin dan beroperasi setiap akhir pekan, yakni setiap Sabtu dan Minggu.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudporapar Banjarmasin, Widya Pelissa, menjelaskan bahwa Colek dirancang bukan sekadar menjadi lokasi berjualan, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar yang lebih luas, terutama wisatawan yang berkunjung ke Kota Banjarmasin.

“Colek kami hadirkan sebagai wadah yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin produk-produk kreatif lokal tidak hanya dikenal masyarakat Banjarmasin, tetapi juga menjadi pilihan utama wisatawan yang datang ke kota ini,” ujarnya.

Menurutnya, banyak pelaku ekonomi kreatif lokal yang telah menghasilkan produk berkualitas, namun masih menghadapi kendala dalam hal promosi dan akses pasar.

Karena tersebut lah Pemko Banjarmasin berupaya menghadirkan ruang yang dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produknya secara lebih luas.

Baca Juga : Sampah Menumpuk di Siring Menara Pandang, Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Langkah Penanganan

Baca Juga : Disbudporapar Siap Garap Potensi Wisata Taman Satwa Jahri Saleh

“Melalui Colek, kami memberikan ruang bagi pelaku binaan untuk menampilkan produk terbaiknya. Ini bukan hanya soal berjualan, tetapi bagaimana mereka mendapatkan eksposur, membangun jejaring, dan perlahan naik kelas,” jelasnya.

Menara Pandang pun dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Colek juga dinilai strategis. Selain menjadi salah satu ikon wisata Kota Banjarmasin, kawasan tersebut merupakan titik kunjungan wisata yang cukup ramai dan berada di tepian Sungai Martapura yang menjadi identitas Kota Seribu Sungai.

Dengan konsep tersebut, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati pemandangan sungai dan suasana kawasan siring, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal sekaligus membeli produk-produk kreatif khas Banjar.

“Menara Pandang memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi,” terangnya.

“Kami ingin wisatawan yang datang tidak hanya menikmati panorama sungai, tetapi juga membawa pulang produk kreatif khas Banjar sebagai kenang-kenangan,” tambahnya.

Ke depan, Colek diharapkan berkembang menjadi pusat oleh-oleh kreatif yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku ekonomi kreatif Banjarmasin.

Selain mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha, program ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah melalui produk-produk yang memiliki nilai budaya dan kearifan lokal.

“Target kami adalah menjadikan Colek sebagai hub ekonomi kreatif Kota Banjarmasin. Di sini akan lahir produk-produk unggulan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas daerah,” bebernya.

“Ketika wisatawan mencari oleh-oleh khas Banjarmasin, kami ingin Colek menjadi tujuan pertama yang mereka ingat,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran