Bangkit Setelah Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2026

Program Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2026 yang bakal digelar BPSDM Kalsel mendapat apresiasi Kepala LAN, Muhammad Taufiq.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Setelah sempat vakum selama empat tahun, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali bersiap menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) pada tahun ini. Sejumlah persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan pelatihan berjalan optimal.

Kepala BPSDM Kalsel, Faried Fakhmansyah, bersama Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional, Mahdiansyah, bahkan telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, di Jakarta, Rabu (1/4/2025).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan BPSDMD Kalsel sebagai penyelenggara PKN tahun 2026.

Faried mengatakan, koordinasi dengan LAN penting untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan dan tata kelola pengembangan SDM aparatur di daerah.

“Pada Juni nanti kami kembali menjadi penyelenggara PKN, yang selama ini cukup dinantikan, baik oleh pejabat di Kalsel maupun dari luar daerah,” ujarnya.

Baca Juga : Delapan Jam Tim Kejaksaan Periksa Kantor KSOP Banjarmasin, Bawa Keluar Dua Box Putih

Baca Juga : Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ramai, Pertamina : Belum Ada Pengumuman Resmi

PKN tahun ini mengusung tema kepemimpinan adaptif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola pemerintahan, dengan fokus pada penguatan ketahanan di bidang pangan, bencana, energi, dan ekonomi.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang. Peserta berasal dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi vertikal di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain itu, BPSDMD Kalsel juga menargetkan peningkatan akreditasi lembaga menjadi kategori A pada tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas kelembagaan, tenaga pengajar, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.

“Kami optimistis kualitas pengembangan SDM aparatur terus meningkat dan mampu mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional dan berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala LAN Muhammad Taufiq mengapresiasi langkah BPSDMD Kalsel yang kembali menyelenggarakan PKN. Ia memastikan dukungan penuh terhadap program-program pengembangan kompetensi aparatur di Kalsel. (rizqan)

Editor: Abadi