Pasca Lebaran 1447 H, Pemko Evaluasi Wisata Siring Menara Pandang, 80 Kelotok Disiagakan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melakukan evaluasi dan penguatan pengelolaan destinasi wisata usai libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Evaluasi berfokus utama di kawasan Siring Menara Pandang yang menjadi pusat kunjungan selama momentum lebaran.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari penataan kawasan hingga penguatan aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Menurutnya, pembenahan dilakukan secara menyeluruh, termasuk penataan lingkungan di kawasan Siring Menara Pandang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemangkasan ranting pohon yang menghalangi pencahayaan.

“Kami ingin memastikan penerangan di kawasan wisata maksimal, terutama pada malam hari. Karena itu, ranting-ranting yang menutup lampu sudah mulai kami pangkas,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026), saat dikonfirmasi klikkalsel.com.

Baca Juga : Lakukan Penyegaran, Ratusan Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik

Baca Juga : Pemko Banjarmasin Berangkatkan Mudik Gratis dan Launching Layanan BTS Trans Banjarmasin

Selain penataan fisik, sektor wisata air juga menjadi perhatian utama. Sekitar 80 unit kelotok atau perahu wisata tetap disiagakan untuk melayani pengunjung yang ingin menikmati susur sungai di Kota Banjarmasin.

Ibnu Sabil menekankan bahwa seluruh kelotok yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pelaku usaha wisata di kawasan tersebut agar layanan tetap berjalan aman dan tertib.

“Kami dorong para operator kelotok agar benar-benar siap, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan penumpang,” bebernya.

Di sisi lain, ia menilai keberhasilan pengelolaan wisata tidak hanya bergantung pada kesiapan fasilitas, tetapi juga kesadaran masyarakat dan pengunjung dalam menjaga ketertiban.

Karena itu, Disbudporapar terus mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan wisata, mematuhi aturan yang berlaku, serta segera melapor jika menemukan hal yang mengganggu kenyamanan.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada petugas jika mengalami atau menemukan hal-hal yang mengganggu kenyamanan,” tandasnya.

Momentum libur Lebaran, lanjutnya, menjadi salah satu penggerak utama sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kota Seribu Sungai. Ke depan, Pemko Banjarmasin berkomitmen terus melakukan pembenahan agar destinasi wisata semakin tertata dan berdaya saing.

“Jangan lupa mengajak keluarga, saudara, dan rekan untuk berwisata di Banjarmasin,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran