Utamakan Peralatan Keselamatan Penumpang dan Kelayakan Kapal

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Supian HK. (foto : doc/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Musibah terbakarnya Kapal Motor (KM) Setya Kencana IX kembali menambah catatan hitam transportasi perairan. Sebab beberapa tahun lalu peristiwa serupa juga menimpa KM Marina Nusantara.

Banyak pihak yang berharap musibah serupa tak terulang kembali, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Supian HK menyampaikan, turun prihatin atas kejadian terbakarnya KM Setya Kencana IX yang mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia.

“Kita turut berbela sungkawa atas musibah itu,” ujar Supian HK, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Senin (6/8/2018).

Politisi Partai Golkar ini pun menyarankan Kantor Kesahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) harus memperhatikan kelayakan kapal sebelum berlayar.

Sebab, sambungnya, banyak kapal ketika berlayar penumpangnya melebihi kapasitas. Selain itu kata dia, alat keselamatan yang tidak memadai. Bahkan juga ada penumpang yang diangkut 200 orang lebih, padahal manifestnya kapal cuma untuk 100 orang.

Bukan itu saja, pelampung yang disiapkan pun tak sesuai dengan jumlah penumpang.

“Akibatnya ketika kapal tenggelam banyak penumpang yang tak selamat karena tidak menggunakan pelampung,” ujarnya menyayangkan.

Tak terkecuali saat terjadinya musibah kebakaran, kapal tak memiliki alat pemadam. Jadi hal-hal yang tak terduga tak bisa diantisipasi. Dia berharap insiden serupa tak terulang kembali.

“Makanya peralatan untuk keselamatan penumpang harus disiapkan,” saran Supian HK.(elo syarif)

Editor : Amran