7 Tambahan Kasus Positif Diantaranya 3 PDP Naik Status

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim.
BANJARBARU, klikkalsel.com – Lonjakan kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali meningkat. Kamis 23 April 2020, kasus Covid-19 naik menjadi 114 positif, terdiri 97 dalam perawatan, 10 sembuh dan 7 meninggal dunia.
Sehari sebelumnya, tercatat 107 kasus positif. Hari ini terjadi penambahan 7 kasus positif baru berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel. Penambahan tersebut 3 daerah dan 1 pasien asal Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Banjar 1, Barito Kuala 3, Tanah Bumbu 1, Banjarbaru 1, dan 1 Kapuas Kalteng.
“Hari ini dijelaskan ada PDP yang terkonfirmasi positif yaitu sebanyak 3 yang berasal dari Rumah Sakit Umum Ulin yaitu dua orang atau 2 pasien berasal dari Tanah Bumbu dan Kapuas. Kemudian dari Rumah Sakit Idaman (Banjarbaru) 1,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim, di Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (23/4/2020).

Baca Juga : Dermaga Penyeberangan Orang Ditutup, Kadishub : Saya Tidak Mau Tahu

Muslim menambahkan, dengan adanya penambahan pasien positif Covid-19 tersebut. Maka total orang yang terpapar virus Corona berjumlah 114 kasus, terdiri 97 pasien dirawat, 10 sembuh dan 7 meninggal dunia.
“39 mereka yang positif Covid-19 dirawat di RS Ulin sebanyak 21, RS Anshari Saleh 4 kasus, RS Abdul Azis 2 kasus, RS Boeyasin 2 kasus, RS Idaman 2 kasus, RS Damanhuri 3 kasus, RS Badaruddin 2 kasus dan 3 kasus di RS Bhayangkara, sementara 58 kasus dilakukan perawatan isolasi mandiri dan karantina khusus,” imbuhnya.
114 kasus positif di Kalsel menjadikan menempati posisi 10 nasional dari 34 provinsi berdasarkan data Gugus Tugas pusat, Kementerian Kesehatan Nasional dan BNPB per 23 April 2020. (https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/).
Urutan 10 besar provinsi kasus Covid-19 data nasional sebagai berikut : DKI Jakarta 3.517, Jawa Barat 784, Jawa Timur 664, Jawa Tengah 538, Sulawesi Selatan 397, Banten 337, Bali 167, Papua 130, Nusa Tenggara Barat 115, dan Kalimantan Selatan 114.
Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini yang sedang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan maupun isolasi mandiri, dan karantina khusus mengalami penurunan dari hari sebelumnya sebanyak 22 menjadi 15 kasus PDP.
Juga diketahui, seorang PDP wanita usia 70 tahun asal Banjarmasin yang telah meninggal 19 April 2020 lalu, hasil tes PCR-nya menunjukkan negatif.
“PDP yang dinyatakan negatif berasal dari Banjarbaru 2 orang, Banjarmasin 2 orang dan HSS sebanyak 3 orang,” tutur M Muslim.
Sementara, jumlah orang dalam pemantau (ODP) di Kalsel mencapai angka 1.385. Jumlah itu naik 61 dari hari sebelumnya 1.324 ODP. Kota Banjarmasin masih di urutan pertama dengan 507 ODP, Tanah Bumbu 314 dan Banjarbaru juga 234 ODP, sisa daerah lainnya ODP masih berada di bawah angka 70.(rizqon)
Editor : Amran