50 Persen Lebih Kasus Covid-19 di Kalsel, dari Zona Banjarmasin

Infografis perkembangan covid-19 di prov. kalsel (klikkalsel)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Istilah zona merah Covid-19 disematkan kepada Kota Banjarmasin dengan catatan kasus terbanyak di Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel). Per 4 Juni 2020, jumlah kasus Covid-19 di ibukota provinsi tersebut sebanyak 580.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel M Muslim menerangkan, separuh 1.142 jumlah kasus Covid-19 di provinsi ini terjadi di Banjarmasin.
“Banjarmasin saat ini memiliki kasus lebih dari 50 persen atau sekitar 51 persen,” ujar Muslim di Command Center Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (4/6/2020) sore.
Baca juga : Lagi, Kalsel Tertinggi Penambahan Kasus Baru se Indonesia Sebanyak 109, Total Orang Terinfeksi Covid-19 Tembus 1.142
Selain total kasus terbanyak se Kalsel, Banjarmasin dengan jumlah penduduk 447.085 jiwa tersebut hari ini juga terbanyak penambahan kasus baru sebanyak 103. Demikian pula angka kematian Covid-19 terbanyak juga terjadi di Banjarmasin dengan jumlah 78, jauh di atas angka pasien sembuh 25.
Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 terbanyak kedua terjadi Kabupaten Tanah Bumbu di angka 134. Ketiga Kabupaten Banjar dengan total kasus 116.
“Kemudian yang kedua adalah dari Kabupaten Tanah Bumbu ada penambahan 1 dari 133 menjadi 134 atau saat ini presentasi kasus sebanyak 11,73 persen,” sebut Muslim.
Terus meningkatnya kasus positif di provinsi ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, meminta kerjasama masyarakat dalam memutus penyebaran mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat. Dengan cara melaksanakan anjuran pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona.
Antara lain, bersama-sama menerapkan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) dengan rajin mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan cairan antiseptic serta mengkonsumsi makanan bergizi, menggunakan masker jika keluar rumah, tetap jaga jarak dan kontak fisik.(rizqon)
Editor : Amran