275 Reaktif Rapid Test Jalani Swab di Halaman Dinkes Banjarmasin

Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan Swab di Halaman Dinkes Banjarmasin
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kembali Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan pemeriksaan swab bagi ratusan orang yang berstatus reaktif hasil dari pemeriksaan Rapid tes di sejumlah pasar dan puskesmas di Banjarmasin.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di halaman Dinkes Banjarmasin, bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel, Jumat (22/5/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr Machli Riyadi, menyampaikan, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari penelusuran pemeriksaan rapid tes di enam pasar beberapa waktu lalu dan puskesmas yang ada di Banjarmasin.
Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan Swab di Halaman Dinkes Banjarmasin
Ia mengatakan, pemeriksaan swab ini sebagian besar adalah orang yang telah melakukan rapid tes di puskesmas, sedangkan untuk dari pasar kemarin itu hanya sisa yang belum sempat ikut swab saja.
“Ini yang sudah melakukan rapid tes, dan mereka dibawa oleh masing-masing kepala Puskesmas. Karena jumlahnya sangat banyak kita juga minta bantuan dari Kabiddokkes Polda Kalsel serta dibantu juga oleh swaber dari Dinkes Provinsi Kalsel,” ujarnya.
Swab massal yang dilakukan tersebut merupakan penyelesaian dari swab tahap pertama beberapa waktu lalu dari orang yang hasil rapid tesnya reaktif di 7 pasar termasuk pasar sentra antasari yang totalnya sekitar 176 orang.
Namun pemeriksaan tahap pertama lalu masih belum selesai dilakukan keseluruhan, karena masih menyisakan sebanyak 43 orang. “Tahap pertama kemarin kan belum selesai, baru 133 yang melakukan swab, jadi masih ada sisa, nah sisa itu yang kita habiskan hari ini, digabung dengan orang reaktif yang dari puskesmas sebanyak 232 jadi totalnya 275 orang,” jelasnya.
Sedangkan untuk hasil swab tersebut Machli menyampaikan bahwa dikarenakan laboratorium PCR hanya ada di Banjarbaru, maka pihaknya hanya bisa menunggu, yang mana biasanya hasil tersebut baru bisa diketahui sekitar 3 hingga 4 hari.
“Kita menunggu antrian juga jadi biasanya 3 sampai 4 hari baru keluar hasilnya,” pungkasnya. (fachrul)
Editor : Akhmad