YKI Kota Banjarmasin Kukuhkan Pengurus Baru, Perkuat Pendampingan Pasien Kanker hingga Deteksi Dini

Ketua YKI Wilayah Kalimantan Selatan, Prof. Laila Refiana Said, S.Psi., Ph.D saat mengukuhkan Pengurus YKI Kota Banjarmasin periode 2026–2031

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2031 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (15/7/2026).

Pengukuhan dirangkai dengan seminar awam tentang kanker serta layanan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini kanker serviks secara gratis.

Pengurus YKI Kota Banjarmasin periode 2026–2031 dikukuhkan oleh Ketua YKI Wilayah Kalimantan Selatan, Prof. Laila Refiana Said, S.Psi., Ph.D.

Dalam kesempatan itu, Dr. dr. Hj. Siti Wasilah, M.Si., Med kembali dipercaya memimpin YKI Kota Banjarmasin bersama 45 pengurus lainnya yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari dokter, dosen, wartawan hingga penyintas kanker.

Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda yang mewakili Wali Kota Banjarmasin, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin sekaligus Penasihat YKI Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani, S.Far., Apt, serta jajaran pengurus YKI Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar seminar awam bertajuk “Bergerak Bersama Melawan Kanker: Deteksi Dini, Dukung Keluarga dan Inspirasi Penyintas” dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. dr. Hj. Nia Kania, Sp.PA(K) dan Dr. dr. Hj. Siti Wasilah, M.Si., Med.

Ketua YKI Kota Banjarmasin, Dr. Siti Wasilah mengatakan, YKI tidak hanya berperan sebagai organisasi sosial, tetapi juga menjadi sistem pendukung bagi para penderita dan penyintas kanker di Kota Banjarmasin.

Baca Juga : 26BeritaPemerintahRapat Koordinasi Rakor April Pemko Banjarbaru Soroti Pelayanan Publik, PAD, hingga Pencegahan Kanker Serviks

Baca Juga : Dari PLN untuk Generasi Emas: Dukungan Makan Bergizi dan Nutrisi bagi Anak Pejuang Kanker

Menurutnya, program-program YKI dijalankan secara terintegrasi, mulai dari edukasi masyarakat, deteksi dini, pendampingan pasien selama menjalani pengobatan hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“YKI Kota Banjarmasin hadir bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendampingi pasien kanker agar memperoleh pengobatan yang optimal serta mempermudah akses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jumlah penerima bantuan dan pendampingan dari YKI Kota Banjarmasin terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2022, tercatat sebanyak 10 pasien menerima pendampingan. Jumlah itu meningkat dan mencapai puncaknya pada 2024 dengan 70 pasien yang mendapatkan bantuan selama menjalani proses pengobatan.

Selain pengukuhan pengurus, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), kolesterol total, trigliserida, HDL dan LDL.

YKI juga menyediakan layanan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode HPV DNA Self Sampling.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, sepanjang 2025 tercatat 80 kasus kanker di Kota Banjarmasin. Kasus terbanyak adalah kanker payudara dengan 42 kasus, disusul kanker leher rahim sebanyak 24 kasus.

Selain itu, terdapat lima kasus kanker darah, empat kasus kanker kolorektal, tiga kasus kanker hati, dan dua kasus kanker paru. (airlangga)

Editor: Abadi