Banjarmasin

Warga dan Ketua RT Dilatih Membantu Kepolisian Jaga Kamtibnas

BANJARMASIN, klikkalsel – Sejumlah warga dan Ketua RT menerima Pelatihan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan (pelatihan deteksi dini) oleh Polresta Banjarmasin di Kelurahan Kebun Bunga. Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis (12/7/2018).

Pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur. (foto : fachrul/klikkalsel)

Kegiatan pelatihan dan diskusi tersebut sangat disambut antusias oleh peserta. Dan acara tersebut juga diisi dari beberapa narasumber dengan salah satu materinya, yakni peran Polresta Banjarmasin dalan mewujudkan keamanan dan stabilitas Kota Banjarmasin.

Pembicara dalam acara tersebut Wakil Kepala Sat Intelkam Polresta Mochammad Agoes Joenianto mengatakan, kegiatan pemeliharaan Kamtibmas oleh polisi sebenarnya pada aktualisasinya lebih kepada tindakan preemtif, preventif daan fefretativ.

“Dalam bidang tugas tersebut bisa dilakukan seperti penyelidikan, pengamanan dan penggalangan yang dilakukan oleh satuan Intelkam. Tidak cuma itu saja, pembinaan dan penyuluhan Binmas, Binluh dan Dikmas Lantas itu dilakukan oleh satuan lantas dalam bentuk Preemetif,” ucapnya saat melakukan diskusi dengan warga.

Dijelaskannya lagi, dalam hal preventif contohnya pengaturan di jalan, penjagaan terhadap objek vital lalu pengawalan terhadap individu dan patroli terbuka yang dilakukan oleh Sabhara.

Selain itu, kata dia, ada program kepolisian dari segi masyarakat, seperti Polmas, Deteksi Dini, Turn Back To Crime serta Anti Hoax dan Anti Hate Speech. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat bisa menjadi bagian dari kepolisian dan membantu melaksanakan programnya.

“Tujuannya adalah untuk menjadi aman, karena hakekatnya bahwa masyarakat adalah polisi untuk dirinya sendiri. Lalu masyarakat harus tanggap, peduli dan peka terhadap sekitar kita. Kemudian harus peduli terhadap terjadinya kejahatan di sekitar. Dan jangan berkata yang membuat sakit hati orang dan jangan membeberkan berita tidak benar (Hoax),” tandasnya. (fachrul)

Editor : Farid

To Top