BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wali Kota Banjarmasin M Yamin mengapresiasi kinerja jajaran Polresta Banjarmasin dalam mengungkap sejumlah kasus, mulai dari peredaran rokok ilegal, penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga rencana pembentukan Kampung Bebas Narkoba.
Hal tersebut disampaikan M Yamin usai menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolresta Banjarmasin bersama jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin, Kamis (13/8/2026) kemarin.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polresta Banjarmasin, TNI dan Bea Cukai,” ujar Yamin.
Menurutnya, Pemkot Banjarmasin mendukung penuh upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. Ia menilai, edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan agar warga memahami dampak dari penggunaan maupun peredaran rokok ilegal.
“Kita harus lebih proaktif memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa penggunaan rokok ilegal ini merugikan negara karena tidak sesuai dengan ketentuan atau izin usaha,” katanya.
Selain kasus rokok ilegal, Yamin juga memberikan apresiasi atas pengungkapan kasus penyalahgunaan teknologi AI yang digunakan untuk mengubah wajah seseorang hingga menghasilkan gambar bermuatan pornografi.
Baca Juga : Wali Kota Banjarmasin Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Seluruh Elemen Dukung Pendataan Instrumen Usaha
Menurutnya, kasus tersebut telah merugikan para korban sehingga langkah kepolisian dalam mengungkap dan menangani perkara tersebut patut didukung.
“Kami juga mendukung langkah strategis pihak kepolisian,” tegasnya.
Sementara itu, Yamin menyambut baik rencana Polresta Banjarmasin membentuk Kampung Bebas Narkoba sebagai salah satu upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
“Kami nanti akan mengoordinasikannya, mengampanyekannya serta menyosialisasikannya dari kecamatan, kekelurahan hingga RT,” jelasnya.
Ia menambahkan, sosialisasi mengenai bahaya narkoba perlu dilakukan secara masif, terutama kepada generasi muda. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan anak bangsa.
“Kita harus menyosialisasikan risiko penggunaan narkoba yang merusak masa depan anak bangsa, khususnya di Kota Banjarmasin,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi






