Vaksin Sinovac Uji Klinis Tahap III, Kadinkes Banjarmasin: Angin Segar Dalam Penanganan Covid

Net
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebanyak 2.196 kasus positif dan jumlah kematian sebanyak 143 orang, Banjarmasin menjadi kota yang tertinggi kasus virus Corona (Covid-19) di Kalsel.
Meski angka kesembuhan telah mencapai 1.053 pasien, namun kekhawatiran akan terus melambungnya jumlah masyarakat yang terpapar virus ini masih menjadi perhatian berbagai kalangan.
Saat ini, masyarakat dihadapkan pada kondisi wajib memenuhi protokol Covid-19 untuk menghindari penularan. Namun dibalik itu, ada secercah harapan dari perusahaan farmasi pelat merah Bio Farma yang bekerjasama dengan Universitas Padjajaran untuk melakukan uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19 dari Sinovac, Tiongkok.
Berbagai sumber disebutkan bahwa 2.400 dosis vaksin itu telah tiba di Bio Farma pada 24 Juli 2020 lalu dan siap untuk pengujian klinis tahap III pada bulan Agustus 2020 mendatang.
Dimintai komentarnya terkait kabar tersebut, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Banjarmasin yang juga menjabat Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin, DR Machli Riyadi membenarkan bahwa kabar uji klinis tersebut membawa angin segar dalam penanganan Covid-19 di Banjarmasin.
“Tentu ini merupakan angin segar bagi kita semua dalam penanganan Covid-19. Kita harapkan vaksin ini lulus uji klinis sehingga dapat menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Machli, Kamis (30/7/2020).
Bahkan ujar Machli jika vaksin ini sudah lulus uji klinis dan telah diproduksi masal, pihaknya akan segera mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar mendapat jatah prioritas dalam distribusinya.
Hal tersebut menurutnya wajar mengingat Banjarmasin menjadi salah satu kota yang memiliki angka positif kasus yang cukup tinggi.
“Meski virus ini dapat bermutasi dengan cepat, namun saya yakin hal tersebut sudah dipertimbangkan oleh para peneliti yang membuat vaksin,” pungkas Machli.(david)
Editor : Amran