Ustadzah Muda Tewas di Banjarbaru, DPRD Kalsel Desak Pengungkapan Transparan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kematian tragis Hasnah (25), seorang ustadzah muda asal Martapura, yang ditemukan tak bernyawa di kawasan Sungai Ulin, Banjarbaru, menyisakan duka mendalam sekaligus mengguncang masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel).

Peristiwa ini pun memicu sorotan luas dan desakan agar aparat penegak hukum segera bertindak cepat.

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, angkat bicara dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penyelidikan agar tidak memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.

Baginya, pengungkapan yang cepat dan transparan menjadi kunci untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjaga kondusivitas publik.

Baca Juga : Warga Antasan Tewas Usai Ditusuk di Leher Oleh Orang Tak Dikenal

Baca Juga : Perkelahian Berdarah di Banjarmasin Barat, Seorang Pria Tewas Ditusuk Ipar Sendiri

“Masyarakat harus tahu dengan benar agar tidak terjadi informasi yang hoaks,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Lebih lanjut, Habib Umar meminta Polda Kalsel turun langsung mempercepat proses pengungkapan kasus, termasuk mengungkap motif di balik pembunuhan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pelaku harus dijerat dengan hukuman berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, ia turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi perempuan yang beraktivitas di luar rumah. Menghindari lokasi sepi serta membatasi aktivitas malam hari dinilai penting guna meminimalisir risiko kejahatan.

Tak hanya itu, ia juga mendorong penyidik untuk mempertimbangkan penerapan pasal-pasal perlindungan perempuan, mengingat korban termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih.

Sementara itu, gelombang doa dan dukungan terus mengalir bagi keluarga korban. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini secara adil dan memberikan kepastian hukum.

“Kasus ini harus diusut tuntas, pelaku dihukum seberat-beratnya, dan motifnya dibuka secara terang agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas Habib Umar. (azka)

 

Editor : Akhmad