TANJUNG, Klikkalsel.com – Tiga pilar Kabupaten Tabalong memberikan perhatian khusus kepada sebagian masyarakat yang tidak ada pilihan bercocok tanam kecuali dengan cara membakar lahan.
Diketahui, perhatian tersebut diberikan agar dapat mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Saraba Kawa.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani ketika wawancara kepada awak media di Lapangan Pertamina Tanjung Kecamatan Murung Pudak pada Rabu (9/8/2023).
“Karena mereka demi perut, demi makan. Nah ini yang kami 3 Pilar akan memberikan perhatian khusus,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa pihaknya akan membantu pangan kepada masyarakat tersebur semasa musim kemarau.
“Mereka akan kita bantu pangan selama musim kemarau, selama mereka belum menghasilkan,” tuturnya.
Lanjutnya, pihak pemerintah daerah melalui Badan Keuangan juga akan menghitung mengenai besaran bantuan tersebut.
Baca Juga : Bupati Tabalong Minta Kepala Desa Buat Surat Pernyataan Cegah Karhutla
Baca Juga : Cegah Karhutla, Pemkab Tabalong Apel Kesiapsiagaan
“Saya sudah tugaskan Kepala Badan Keuangan untuk menghitung, apakah setara dengan bantuan sosial yang diberikan Dinas Sosial atau tidak, kita tunggu hasilnya,” jelasnya.
Kemudian, apabila memang diharuskan melakukan pembukaan lahan maka akan dibantu oleh masyarakat di desanya. Bupati menjelaskan, masyarakat yang membantu tersebutlah yang akan dibantu oleh Pemerintah Daerah.
“Masyarakat membantu ini yang akan kita bantu, bukan upah tetapi bantuan keuangan, ini bansos juga,” tuturnya.
“Mungkin ini pertama kali di Indonesia, yang memberikan bantuan untuk pangan, membantu untuk gotong royong. Kami (3 pilar) memiliki tanggung jawab yang besar terhadap penanggulangan Karhutla ini,” ungkap Anang.
Selanjutnya, 3 pilar juga akan meminta surat pertanggungjawaban mutlak kepada para Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menyatakan akan membuat 0 angka Karhutla.
“Mereka ditugaskan menjabarkan pernyataannya ke masyarakat desanya, jadi kalau mereka bertiga sepakat mengosongkan, terus dijabarkan kebawah insyaallah kita bisa menekan Karhutla di Tabalong,” katanya.
Sementara Dandim 1008/Tabalong, Letkol Czi Catur Witanto meminta warga masyarakat dapat mendukung kegiatan pencegahan Karhutla tersebut.
“Kita juga selalu bergandengan tangan dengan Pemerintah Daerah, Polri, UPBS sehingga setiap titik yang mengalami kebakaran dengan segera kita padamkan. Oleh karenanya masyarakat juga bisa mendukung kegiatan ini,” katanya.
Adapun Kapolres Tabalong, AKBP Anib Bastian menuturkan, pihaknya juga mendukung pencegahan Karhutla melalui operasi Bina Karuna.
“Polres Tabalong bersama Polsek jajaran juga melaksanakan sosialisasi penyuluhan, pembinaan dan memberikan arahan kepada masyarakat terutama yang memiliki lahan,” tambahnya. (dilah/adv)
Editor: Abadi





