Batola

Terdampak Banjir, Warga Tanipah Kekurangan Bahan Bakar

MARABAHAN, klikkalsel.com – Ketinggian air yang masih menggenangi Desa Tanipah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala (Batola), belum ada tanda tanda menyurut.

Pemukiman warga di Desa Tanipah masih terendam air setinggi paha dan pinggang orang dewasa.

Jumlah warga yang masih ada di Desa tersebut sebanyak 737 jiwa.Namun saat ini yang sudah terdata hanya 271 orang. Warga yang mengungsi akibat banjir sebanyak 21 kepala keluarga (KK), diantaranya lansia dan anak-anak.

Namun, karena tempat pengungsian kurang layak untuk menampung maka para lansia dipindah ke Kota Banjarbaru.

Ahmad Ridani, selaku Sekretaris Desa Tanipah dengan bersama koordinator lainnya membagikan makanan secara merata kepada pihak warga, melalui posko utama dan akan disalurkan ke posko lainnya.

“Bantuan yang sangat diperlukan berupa bahan bakar, karena air menggenang terlalu tinggi sehingga warga memanfaatkan transportasi klotok untuk mengambil bantuan logistik keposko utama, listrik disanapun sudah mati hingga 9 hari. Jika terlambat mengambil makanan ke posko utama, yang tersisa hanya beras dan air mineral. Sedangkan untuk lauk pauk sangat minim,” jelas Sekdes.

Selain bahan bakar untuk memasak, warga di Desa Tanipah juga memerlukan obat-obatan, karena kondisi warga, baik yanh bertahan maupun di pengungsian sudah terserang sejumlah oenyamit seperti gatal-gatal dan diare.

“Saat ini sudah banyak bantuan makanan yang sudah masuk, kita juga memerlukan obat-obatan, karena sudah ada warga yang gatal karena panyakit kulit,” katanya.

Sementara sejumlah relawan yang datang dari berbagai daerah termasuk luar Kalimantan Selatan (Kalsel), silih berganti masuk ke Desa Tanipah untuk menyerahkan bantuan, termasuk dari Kota Samarinda Kalimantan Timur.(aya)

Editor : Amran

To Top