Banjarmasin

Sejumlah Kawasan di Banjarmasin Masih Digenangi Air

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin terendam banjir, di beberapa kawasan tinggi air hingga mencapai lutut orang dewasa. Bahkan hingga pukul 15.00 Wita ketinggian air di beberapa ruas jalan masih belum menunjukan tanda-tanda akan surut.

Hal ini diduga disebabkan pasangnya air sungai di Kota Banjarmasin, ditambah tingginya curah hujan yang terjadi hingga pukul 14.00 siang tadi.

Dari pantauan klikkalsel.com, beberapa kawasan di Banjarmasin tergenang air dengan ketinggian yang variatif.

Khusus, di Jalan Hasan Basri, ketinggian air masih berada di atas mata kaki orang dewasa, dan kondisi serupa juga terlihat di kawasan jalan Cemara.

Dibeberapa tempat air juga merendam beberapa objek vital, antaranya, Kantor Pemko Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah, dan Polsek Banjarmasin Timur.

Selain itu, wilayah lain yang terendam banjir antaranya, kawasan Jalan Sulawesi, Simpang Sungai Mesa, Kolonel Sugiono, Rawasari, Jalan Cempaka X, XI, XII Batu Benawa, kawasan Antasan Besar, Jalan Flamboyan, Jalan Cendana dan sejumlah komplek di Jalan Sungai Andai.

Kemudian, kawasan Aspol Bina Brata, Keramat, Sungai Lulut, dan Benua Anyar. Sungai Miai, Sungai Jingah, dan Sultan Adam, Kelayan A, Kelayan B, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.

Jali Ketua RT 16 Kelurahan Antasan Besar, mengungkapkan bahwa banjir kali ini, merupakan yang terparah sejak puluhan tahun yang lalu. “Saya dari tahun 1983 jadi ketua RT, baru kali ini banjir,” ujar Jali.

Menurutnta, air mulai naik sejak pukul 03.30 dini hari dan belum ada tanda surut hingga siang sekira pukul 14.00 Wita.

Sementara itu, Syarian warga sungai Andai juga mengungkapkan bahwa sejak ia tinggal puluhan tahu di kawasan Sungai Andai, baru kali ini ia merasakan banjir.

“Baru tahun ini air sampai masuk ke rumah, dulu waktu jalan belum di aspal juga pernah air pasang tinggi hingga jalan banjir, tapi tidak sampai kedalam rumah,” tuturnya.

Hingga sampai saat ini, masih belum ada tanda-tanda yang signifikan kondisi air akan mulai turun. (fachrul)

Editor: David

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top