KOTABARU, klikkalsel – Komandan Lanal (Danlanal) Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto memastikan Ranjau aktif peninggalan Jepang di pesisir Pulau Laut Kotabaru masih aktif dan harus dibersihkan.
Hal itu menurut Danlanal, berdasarkan Peta Laut, dan keberadaan Ranjau aktif tersebut berada di kawasan pesisir laut Kotabaru, termasuk di kawasan Pantai Siring Laut.
“Kalau namanya Ranjau ya aktif terus meski sudah sangat lama. Makanya harus diwaspadai, dan dibersihkan. Terlebih ketika ada wacana pengembangan Siring Laut,” ujar Danlanal Guruh, Sabtu (14/9) di Batulicin.
Dia menyebutkan, sebelumnya memang sudah dilakukan pembersihan Ranjau di Kotabaru menjelang puncak Hari Nusantara (Harnus). Namun, hal itu hanya Ranjau yang ada di permukaan, bukan yang terpendam di kedalaman lumpur laut.
“Nah, agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Maka harus dibersihkan. Kami juga sudah menyurati Dinas Pariwisata Kotabaru mengenai hal ini,” ujarnya.
Danlanal menambahkan, proses pembersihan dapat dilakukan apabila Dinas Pariwisata Kotabaru mengajukan permohonan untuk pembersihan Ranjau ke Markas Besar Angkatan Laut.
“Nah, ketika sudah disetujui, maka kami akan bentuk tim, dan segera turun melakukan pemusnahan Ranjau itu,” tegas Danlanal. (duki)
Editor : Farid





