Pyramid Suites Siap Bantu Kerusakan Sekolah

Hotel Pyramid Suites Jalan SKIP Lama, Banjarmasin.

BANJARMASIN, klikkalsel – Sejumlah bangunan SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin miring, rusak dan tak bisa digunakan untuk aktivitas belajar mengajar, karena membahayakan murid.

Pihak sekolah menuding kondisi bangunan sekolahan tersebut, imbas dari pembangunan Hotel Pyramid Suites yang berada persis di depan sekolah tersebut.

Bahkan pihak SDN Antasan Besar 7 mengadukan hal tersebut ke Komisi IV DPRD Banjarmasin.

Menanggapi itu, Direktur Pyramid Suite Arie Soleh Mulia mengatakan, siap membantu kerusakan bangunan kelas SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin tersebut.

Namun, kata dia, pihak sekolah meminta dibangunkan semuanya. “Ini yang berat. Bukan tidak mau bantu, tapi tidak mungkin sepenuhnya,” ujarnya, kepada klikkalsel.com, di ruang kerjanya, Rabu (12/2/2020).

Sebenarnya, kata dia, pembangunan hotel berlantai 7 sudah selesai awal Januari 2015 silam. Dan, pihak Hotel Pyramid Suites sudah bertanggung jawab sejak awal.

Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan perbaikan untuk sekolah tersebut, mulai dari atap, lantai kelas dipasangi keramik, peninggian halaman sekolah, toilet murid dan guru, hingga plafon, serta alat drumband untuk kegiatan sekolah.

Arie merasa, kerusakan sekolah tersebut juga dipengaruhi usia bangunan yang sudah tua dan lapuk, sehingga menyebabkan bangunannya menjadi miring mengarah ke bangunan hotel.

Ia menyatakan, keluhan pihak sekolah ke dewan tersebut juga sudah dikomunikasikannya langsung ke Komisi IV DPRD Banjarmasin melalui ketuanya Matnor Ali.

“Rencananya komisi IV bersama dinas terkait akan survei ke sekolahan tersebut, sehingga bisa mencari solusi untuk menjembatani, dan persoalan sekolahan rusak itu bisa selesai,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 16 setempat H Jali menyatakan, sejak awal pihak Hotel Pyramid Suites sudah banyak membantu perbaikan sekolahan tersebut.

“Misalnya WC guru dan murid, hanya sekolah,
Drumband. Bahkan pembuatan garasi sekolah, kayunya dibantu pihak hotel,” sebutnya.

Jadi, ia berharap, pihak hotel jangan dibebani da sekolahan jangan terlalu menuntut. “Artinya sama-sama memikirkan, sehingga semua berjalan bagus dan cepat terselesaikan,” katanya.

Apalagi, kata dia, dengan adanya hotel tersebut, bisa menampung warga sekitar untuk bekerja.

Soal bangunan sekolah miring dan retak, ia menduga, faktor kondisi tanah rawa di Banjarmasin juga ikut menjadi pengaruh. “Mungkin rawa tanahnya bergerak tiap tahun turun, jadi ikut turun. Dan bangunan ketarik ke arah hotel,” katanya. (farid)

Editor : Amran